hi, anin.
 
Aku juga baru gabung di sini. Mau nyumbang masukan, mudah2an bmanfaat. Untuk 
rute malang-probolinggo aku ga tahu detilnya karena udah lama tinggal di 
bandung, dan hanya pulang ke jatim setahun sekali. Untuk trik kereta ekonomi, 
berdasarkan pengalaman dulu waktu kuliah bolak-balik ke surabaya pake Pasundan, 
berikut beberapa hal yg bisa kita siasati:
1. Dapatkan tiket dengan tempat duduk. Caranya dengan memesan tiket. Waktu itu 
pemesanan tiket untuk kereta ekonomi dapat dilakukan H-1. Mudah2an sekarang msh 
bisa. Kalaupun tidak, pastikan sudah ada di loket ketika pertama kali loket 
dibuka.
2. Untuk perjalanan jakarta-malang, spertinya kursi window lebih aman. Coba aja 
minta kursi window sewaktu memesan tiket.
3. Di hari H, datang seawal mungkin. Paling tidak satu jam sebelum jadwal 
keberangkatan. Kalau kereta sudah ada, segera masuk ke kereta. Tempati 
kursinya. Kadang walaupun kita punya tiket dengan tempat duduk, tetap saja 
penumpang duduk seenaknya dimana saja. Dengan datang lebih awal, space yg kita 
punya di rak barang di atas juga banyak.
4. Jangan membawa tentengan, kecuali makanan di kereta. Maksimal bawa ransel, 
tas kecil yang selalu nempel di badan kita, dan kresek isi makanan buat di 
kereta. Simpan ransel di rak barang di atas yg dekat dan bisa kita awasi. Bawa 
nasi cukup berguna, buat menghemat dan karena kualitas nasi yang dijual pasti 
tidak lebih baik dari makanan rumah kita. Tas kecil bisa buat tiket, sebagian 
duit, buku bacaan, music player,...
5. Jangan memakai baju yang terlalu tebal. Btw, keretanya malam/siang ya? Kalau 
siang, panasnya naudzubillah, karena fan tidak jalan, penumpang berdesakan, 
jendela tidak semua bisa dibuka. Kipas selalu berguna. Simpan saja di kresek 
makanan tadi.
6. Ketika menyimpan ransel di rak, kaitkan tali ransel ke rak, diikat. 
Setidaknya kalau ada yang mau ngambil, butuh waktu lebih lama. 
7. Awasi ransel. Kalau tidur, begitu terbangun, liat ransel. :-)
8. Perjalanan sangat lama. Ngobrol dengan teman sebangku bisa ngilangin bete. 
Atau baca buku yang menarik. Aku dulu suka pake sendal jepit, jadi bisa naikin 
kaki ke kursi, tapi kalau sedang berdesakan, jadi ga aman karena gampang 
keinjek. Kenal dengan teman sebelah juga berguna kalau kita mau nitip barang 
karena harus ke toilet.
9. Dapat dipastikan air di toilet tidak mengalir. Kalaupun mengalir, paling 
hanya di 10% trip. Bawa air sebotol aqua besar di kresek tadi buat keperluan 
toilet dan wudhu. Kalau BAB, yang paling aman bereskan sebelum naik kereta.
10. Kalau mau pake sepatu sepanjang perjalanan, wudhu kita akan lebih mudah. 
Caranya wudhu dulu sblm brkt, terus pake sepatu. Di kereta, kalau wudhu kita 
batal, dan pengen wudhu lagi, kita tidak perlu membuka sepatu, cukup membasahi 
bagian atas sepatu. Atau kalau mau tayammum saja, ya monggo.
 
Semoga bermanfaat,
Selamat jalan-jalan
-meon-




--- On Wed, 12/24/08, anien anien <[email protected]> wrote:


 














      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke