Teresita, Harga tiket Kathmandu-Lhasa nya bisa dijual per leg perjalanan (Air China http://www.airchina.com/ US$273+US$205), jadi ngga ada harga paketan pp (kecuali dibeliin sama travel agent di Chengdu/Lhasa US$ 555.00). Salah satu alasannya adalah faktor cuaca sehingga pesawat sangat bergantung pada kondisi terakhir. Nepal/Tibet memang terkenal temperamental soal penerbangan. Jadi siap-siap sedia hari cadangan jika gagal. Pengalaman domestik dengan Royal Nepal wajar2 aja, ngga ada telatnya. Sedangkan dari Bangkok-Kathmandu dengan Thai Airways sangat lancar, saya liat di bandara Tribuvan dua airlines ini yang stabil.
Seperti disarankan Chacha, untuk bisa menikmati lebih baik dipilih salah satu Nepal atau Tibet. Jadi enaknya gini kalau mau agak lama backpacking, alternatifnya : -Nepal digabung dengan India (overland, kereta, atau penerbangan) -Tibet digabung dengan China (permit di Chengdu) -Nepal aja (via Bangkok atau Hongkong untuk kemudahan visa) -Tibet aja (via Hongkong, Chengdu dengan visa China dan Tibet permit) ps : bisa pesen Air China di Indonesia tapi harganya jadi US$619 pp untuk simulasi bulan Mei 2009 (blun fee agent) Salam, Ambar Briastuti www.ceritaambar.com | ym : ambar_briastuti | Adventures. Backpacking. Photography. On 5 Jan 2009, at 02:30, teresita listyani wrote: Saya berencana berangkat di bulan Mei, dari Jakarta ke Kathmandu dengan Thai Airways via Bangkok Harga tiket: $550-ish. Adakah alternatif yang lebih murah, misal: dengan Royal Nepal Airlines dari Bangkok (Jakarta- BKK flight pakai Air Asia)? Tapi bagaimana dengan reliability jadwalnya? Saya sudah mengecek jadwal Royal Nepal flight dari Bangkok dan hanya ada hari Rabu. Ada yang punya pengalaman apakah jadwal ini tertepati atau missed dan tercancel entah kapan? (teman saya punya pengalaman terkatung-katung dengan Drag Air ke Bhutan via Bangkok, jadi agak waswas, maklum cuti terbatas) Rencananya kami akan mendarat di Kathmandu lantas (jika memungkinkan) masuk ke Tibet [Non-text portions of this message have been removed]
