Maksud saya untuk tidak meninggalkan 'ruang' adalah membuat kesempatan
petugas untuk curiga sehingga makin bertanya. Misalnya : ketidakpastian
tempat tinggal, ketidakpastian tanggal berangkat dll.

Untuk visa Schengen di negara tertentu bagi kunjungan sosial (atas undangan
teman, keluarga etc) Kedutaan akan meminta surat undangan plus surat
pernyataan dari pemda setempat bahwa mereka punya akomodasi. Semacam
sponsorship atau Verpflichtungserklärung (bahasa Jerman, serupa juga untuk
Perancis). Makanya beberapa rekan disini menganjurkan via Kedutaan Italia.
Saya sendiri tidak pernah melamar via Italia, tetapi melalui kedutaan
Swedia, Belanda, Perancis, & Irlandia. Walau dalam perjalanan saya mampir
juga ke Italia.

Sedangkan visa Schengen untuk turis (please bedakan antara jenis visa turis
dan social visit), surat sponsorship itu ngga perlu. Undangan (invitation)
walaupun informal tetapi memerlukan formalitas (bukti dia si pengundang
exist di negaranya misalnya kopian paspor, tempat bekerja etc -usually
diminta fax ke Kedutaan langsung atau via surat).

1. Untuk social visit jika surat sponsor atau undangan cukup (ada semua dan
asli), biasanya ngga memerlukan hotel. Itu tergantung dari kebijakan
kedutaan masing2.
2. Untuk visa turis biasanya mereka minta itinerary yang jelas dan lengkap
dan bersifat pasti. Jadi jika ngga yakin, pastikan dulu akomodasinya dengan
bukti tertulis (misalnya pernyataan bertanda tangan atau bukti pembayaran).
Harus dipilih apakah tinggal dengan teman/keluarga (sponsor based) atau
menjadi turist ketika melamar visa. Ini dua jalur yang berbeda. Kalo menurut
saya pribadi, untuk turis visa booking aja hotel yang bisa dicancel tanpa
denda dan jangan sebutkan kalau belum pasti. Kemudian begitu visa dapet,
batalkan segera.  Ohya akomodasi ngga musti hotel berbintang loh, bisa juga
hostel (backpacker style yang lebih murah).
3. Jadi gini, semua visa Schengen adalah mempunyai masa berlaku. Biasanya
2-3bulan adalah masa anda boleh melakukan perjalanan. Contohnya di stempel
begini 1 Maret - 30 April 2009. Tetapi ada yang disebut durasi perjalanan,
yakni banyaknya hari yang diperbolehkan tinggal, misalnya 10-14 hari (yang
lamanya ditentukan dengan itinerary yang kita berikan).

Dalam prakteknya : anda pergi ke Eropa diantara bulan Maret dan April kapan
aja  tetapi hanya boleh tinggal 10 hari saja.

Catatan : ini mungkin ngga terlalu menguntungkan buat backpacker tapi
biasanya petugas Kedutaan itu melihat apakah kita punya keterikatan dengan
tanah air sehingga ngga overstay (misalnya sekolah,  pekerjaan tetap dengan
slip gaji, atau properti/usaha).

Silakan di lihat ketentuan di Kedutaan negara mana yang akan mengeluarkan
Schengen (negara pertama dimasuki atau paling lama tinggal).

Silakan dunlud di http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker  pilih Files
pilih Travel Documents pilih
Info__Verpflichtungserkl_C3_A4rung,property=Daten.pdf<http://f1.grp.yahoofs.com/v1/sPtkSRUFhgM5UHdMe8V5wPsZltfkHninjeiYOArFmTGRQzrS172oNWAcMfRNJd0zDZoFhHEpfwcy8W7DaqhvDw/Travel%20Document%20%28paspor%20dll%29/Info__Verpflichtungserkl_C3_A4rung%2Cproperty%3DDaten.pdf>
atau Surat Sponsorship untuk kunjungan sosial Jerman.


Salam,
Ambar

2009/1/6 .- SeLi - wrote>

>
>
> *t**aktik visa backpacker : jangan tinggalkan ruang petugas embassy untuk
> bertanya, siapkan skenario lain.
> *
> Maksud nya gimna ya Mbak?



>
> Pertanyaan lain:
> 1. Soal booking hostel, nanti disana rencana saya nginap sana sini. Saya
> akan minta invitation letter dgn alamat lengkap di kota entry point. apakh
> juga hrs tetep buking hostel?
> 2. Itin saya muterin bbrp negara, perlu ditulis semua? Dan kalau belum
> pasti alamat orang yg ditumpangin, apakah saya harus booking hostel (yg bisa
> dibatalkan nantinya)?
> 3. Durasi visa disni maksudnya kadaluarsa visa atau jangka waktu perjalanan
> di negara2 Schengen yg dibolehkan?
>
> Thanks a lot.*
> *
> 2008/7/17 Ambar Briastuti <[email protected]>
>
>>   visa shengen/eropa itu tipikal rewel minta macem2, jadi booking aja
>> semua.
>> ini taktik saya :
>>
>> 1. booking hostel yang bisa dibatalin tanpa dikenai biaya. jadi baca dulu
>> peraturan tems&conditions baru pesan. enaknya sih tipe hostel seperti
>> youth
>> hostel tapi booking jauh2 hari (sekitar 4-5 bulan in advanced)
>> 2. kalau dah dapet visa, batalin hotel dengan segera. jadi kita luwes aja
>> mo
>> milih pake apa nanti. misalnya ketemu temen trus ditawarin nginep gratis
>> kan
>> enak tuh :)
>>
>> perlu diperhatikan durasi dan masa berlaku. Misalnya 16 Juli 2008-15
>> september 2008 artinya bukan visanya 3 bulan tapi hanya boleh masuk ke
>> negara itu dalam jangka bulan juli-september bergantung pada durasi
>> (jumlah
>> hari) yang diberikan.
>>
>> durasi (jumlah hari) biasanya dibatasi bergantung pada itinerary yang kita
>> berikan. kalau bisa sih kasih jadwal yang rapi lengkap dengan pemesanan
>> (walau semua nanti bisa dibatalin he he he..). semakin lengkap surat2nya
>> semakin meyakinkan petugas imigrasi. taktik visa backpacker : jangan
>> tinggalkan ruang petugas embassy untuk bertanya, siapkan skenario lain.
>>
>> -amb-
>> .
>>
>> 
>>
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke