Dear Mbak DeeDee,
Yang pasti Kupang panas banget. Kota Kupang itu kecil dan bisa berkeliling 
sehari pasti selesai. nah, menurut saya, yang indah-indah dan eksotik itu 
justru berada di luar Kupang. Artinya, masih di wilayah NTT, tetapi di 
kabupaten-kabupatennya.  Misalnya, di Sumba Barat atau Timur, di Alor, di 
Flores-Ende, dan sebagainya. Nah, susahnya adalah untuk sampai di 
kabupaten-kabupaten itu kita harus naik pesawat Trans-Gana. tarifnya lumayan 
mahal. Misalnya, dari Kupang ke Alor, tahun 2007 harga tiket Rp670.000. tapi 
memang rata-rata segitu untuk antarkabupaten. NTT memiliki kurang lebih 500-an 
pulau. karena itu, pesawat Fokker 27 sangat membantu menghubungkan antarkawasan 
di NTT. 

Jika mau menginap di Kupang, hotel di sana mahal-mahal, tetapi jangan dikira 
pelayanannya seperti di Jawa. Barangkali di sana tidak ada tradisi melayani, 
kali ya he he he..... 
Yang pasti, saya bisa merekomendasikan Hotel Pantai Timor. Kamarnya luas, ber 
AC, pelayanan layaknya hotel beneran, lokasi dekat pantai. Jadi, sore hari 
tinggal menikmati sunset di depan hotel. Harga kompetitif. Tahun 2007 tarifnya 
Rp170.000. Di hotel itu juga disediakan kamar ekonomi AC (tidak disediakan 
selimut dan kamar lebih kecil). Tarif kamar ekonomi AC di hotel itu Rp100.000. 

Di kota KUpang juga ada toko-toko souvenir kerajinan NTT. yang mempesona bagi 
saya adalah kain tenun ikatnya. Tiap wilayah memiliki motif masing-masing, yang 
memiliki makna sesuai dengan filosofi kehdupan mereka. memang agak mahal 
harganya, tetapi wajar karena tenun ikat itu kan dibuat secara manual. 

OK. Selamat menikmati Kupang. 

Salam, 
ObingK 
Jakarta  


      

Kirim email ke