Ini perjalanan iseng, tampa planning apalagi di rencanakan.

 

Setelah pusing ngurusin trip dadakan kawan saya yang juga datang mendadak di
airport, akhirnya tampa planning apalagi di rencanakan, kami keluarkan
sepeda motor, langsung berangkat menuju Citalahab.

Dimana lagi, kalau bukan di kawasan Hutan Hujan pegunungan  terbesar yang
tersisa di Jawa.

 

Bekalnya peta Buta, bikinan CBN map.  Dari tangerang kami menuju kec. Tenjo,
maklum rumah say adi tangerang tapi sangat dekat ke Bogor, dari sini liat
peta, kami ke Ciparahu. (sayang di Map ada nama ini, kampungnya nggak
ketemu)  ketemunya Pertigaan Cigudeg lalu belok

Kanan arah di Capatat, lewat jalan rusak berat!  Akhirnya nyampe jug adi
Perkebunan Nirmala.

 

Sorenya baru setelah mengurangi kecepatan max 5-10km / jam.  Nyampe jug adi
rumah Pak Suryana.  Pengelola ekowisata juga memiliki Homestay di citalahab.
Harga home stay ini masih seperti 4 tahun silam Rp. 50.000 / N

 

Update!

Ada rencana Pemda Bogor akan aspal jalan dari cinanggung sampe ke Citalahab,
jadi kalau mau ke Halimun, sekarang lebih mudah lewat lewieLiang, lalu lewat
kecamatan cinanggung, belok jalan sampe deh, Perkebunan Nirmala.

Jarak tempuh, kalau dari Jakarta sekitar 4-5 Jam, tentu kalau nggak kena
Macet di Kota sejuta Angkot.. Bogor tentu!

 

Kalau nggak mau Macet, bisa lewat Tangerang - Tiga Raksa - Tenjo - Jasinga -
Lewieliang - Gunung Halimun.

 

Photo tengok di http://odesya.multiply.com/photos/album/75

Perjalanan ke 4 untuk odesya berkunjung ke Taman Nasional,  sebelumnya
Kelimutu, Komodo, Karimun, Ujung Kulon.

 

ARIS

 <http://community.webshots.com/user/kunlun_it>
http://community.webshots.com/user/kunlun_it
"The true mountaineer-climber or hill walker walks softly through the
wilderness striving to leave not the slightest trace in his passage."

"Mountaineering - Freedom of the Hills"
--



 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke