Temans,

Sudah dicoba untuk dikencangkan tali sepatunya? ato merubah cara menyilang tali 
sepatunya? 

Tapi kalau sudah dicoba semua dan jari tetap mentok di depan, mungkin memang 
ukuran sepatunya yang kekecilan. Apalagi ketika pake kaos kaki dobel, kaki 
secara keseluruhan terdorong kedepan.

Kalo lecet di tumit dan lecet di daerah punggung kaki atau telapak kaki, bisa 
dianggap sebagai bagian dari 'break-in' period.

Sepatu gunung yang 'serius' selain ukuran panjang kaki juga ada ukuran lebar 
kaki. Belum pernah lihat produk lokal yang memberi pilihan ukuran lebar telapak 
kaki.

Tempelkan saja plester di kaki - kalo saya memilih surgical tape micropore 
keluaran 3M dengan lebar kurang lebih 2 cm - ditempat yang rawan lecet. Ato 
paling tradisional minyak kelapa plus bawang merah dioles.

Sole Vibram, apakah berhubungan dengan kekakuan sole? Saya agak ragu. Karena 
kekakuan sole lebih ditentukan oleh bahan mid-sole. Kalo gak salah, Vibram 
mengklaim ketahanan terhadap abrasi yang baik sementara tetap lunak sehingga 
mencengkram permukaan dengan baik pula.

Tabik,
Puguh

--- In [email protected], Ambar Briastuti <ambar.briast...@...> 
wrote:
>
> Berikut adalah ngobrol soal sepatu boots buat hiking lwt fb (yang  
> kagak bisa dilink dengan email luar-payah deh). Diforward dengan ijin  
> penulisnya, Rio.
> 
> Mungkin temen2 yang punya masalah yang sama bisa sharing gimana  
> menyempitkan bagian depan boots yang melebar?
> 
> 
> ===============


Kirim email ke