Estra,

Dari pengalaman saya yang ngg banyak soal tiketing US, ada beberapa
alternatif untuk membeli tiket. Karena semua pemesanan tiket lewat onlen,
jadi saya bedakan seara garis besar ada dua, yakni direct booking dan travel
agent. Catatan : saya berhenti make travel agent konvensional, kecuali
ketika di Indonesia. Ini karena sistem booking online disini belum memadai
seperti di US atau Eropa.

Direct booking, adalah pemesanan langsung lewat website maskapai penerbangan
yang bersangkutan. Jadi tidak ada pihak lain. Posisi ini biasanya dilakukan
oleh travel agent, karena mereka bisa 'nalangi' tiket. Karena pesan sendiri,
kemungkinan harga lebih rendah tetapi tingkat resiko tinggi  jika belum
berpengalaman deal dengan customer services atau bagian ticketing ketika
terjadi perubahan skedul. Ini ngga bisa dilakukan oleh orang yang sibuk atau
jadwal penerbangannya mepet. Kelebihannya adalah kemungkinan murah dan lebih
bebas.

Travel Agen, disini adalah website yang berlaku sebagai pihak ketiga untuk
menjualkan tiket atau paket. Ini dilakukan seperti Travelocity, Zuji,
Expedia, Kayak, STA Travel, Priceline dll. Dalam beberapa bulan terakhir,
mereka mengurangi biaya fee bahkan menghilangkan biaya booking untuk
menjaring lebih banyak penumpang. Soalnya situasi ekonomi lagi seret, jadi
tingkat kompetisi lebih keras disini.

Sebelum memesan, saya cari info lewat website yang memberikan perbandingan
harga. Seperti cheapflight.com, travelzoo.com, priceline, airfare.com,
hotwire.com. Harga tiket sangat bergantung pada :

1. kapan perginya : peak season atau low season
2. kapan pesannya : promo atau bukan
3. maskapai : high end penuh services, atau yang fasilitas biasa.
4. situasi penerbangannya : direct flight, berapa kali transit, lewat mana,
bisa direfund atau tidak, masa berlaku tiket, open tiket atau tidak.
5. sharing kode penerbangan : ini agak kurang diperhatikan karena sebenarnya
maspakai itu tidak sendiri, tetapi punya jaringan. Misalnya Delta  bekerja
sama dengan Korean Airways dan Southeast Atlantic.

Kombinasi keadaan diatas, membuat harga bisa naik dan turun, mahal atau
"murah". Jadi sangat kondisional sekali. Yang membuat mahal ditangan travel
agen karena merekalah yang menanggung resiko jika terjadi perubahan. Misal :
ngga jadi berangkat padahal udah beli. Soal denda dan fee, harga diluar
tiket yang disepakati.

Untuk membeli tiket internasional online terutama bagi yang baru, rasanya
perlu sedikit nyali. Mungkin kalau udah biasa pesen tiket budget
internasional rasanya mirip tetapi dengan jumlah nominal yang lebih gede :)
Pemesanan juga harus memperhatikan soal dokumen perjalanan -visa dan
pasport.

Satu hal, seharusnya travel agen konvensional bisa mencarikan harga yang
lebih pantas karena mereka ini sebagian bekerja dengan cara komisi (tidak
semuanya sih) atau menggunakan mileage. Tapi kan namanya bisnis perlu
bayarin gaji he he he...So, coba ditanyakan lagi ke agen sembari memberikan
hasil pencarian yang udah Estra lakukan. Istilahnya sih kayak bargain,
nawar. Toh kita udah dapat harga dasarnya :)

Iseng liat tiket Delta lewat Bangkok harga bulan Agustus pertengahan untuk
non refundable adalah 60,665.00 THB (Bath Thai) atau US$1,776.95 pp lewat
Seoul. Sedang Airasia dari Jakarta ke Bangkok pp 1.3juta Rupiah.

Salam,
Ambar
bukanagentiket


2009/5/19 [ e | s | t | r | a ] <[email protected]>

>
>
>  Karena agustus ini ada rencana ke USA, maka saya mulai mencari banyak
> alternatif penerbangan, yang sudah pasti bisa memberikan harga termurah
> sekaligus memberikan kemungkinan transit yang paling oke. Setelah
> mengekplore puluhan alternatif dari banyak maskapai baik milik USA ataupun
> milik Asia ataupun milik Eropa melalui website mereka, maka pilihan saya
> jatuh pada Airasia menuju Bangkok trus lanjut dengan Delta Airlines menuju
> Key West, FL, dengan total biaya sekitar USD 2000-an (roundtrip). Setelah
> mencatat itinerary yang saya inginkan, saya coba kontak beberapa
> tours/travel agents besar di Jakarta untuk membookingkan pesanan saya
> tersebut. Ternyata, harga di travel agent lebih mahal hampir 1,5 kali lipat
> dari harga di website dengan itinerary yang saya inginkan (USD 3200). Jika
> saya memilih itinerary apapun, yang penting murah, saya bisa dapatkan dengan
> harga USD 2600, tetap jauh lebih mahal ketimbang booking lewat website.
>
>
>

Kirim email ke