Teman,

Saya memilih catatan perjalanan yang detail untuk diposting ke milis, karena 
kadang2 ketika saya search di arsip milis, saya memulai dari kata kunci yang 
cukup spesifik. Baru setelah tidak keluar hasilnya, saya melebar ke kata kunci 
yang kira-kira berasosiasi dengan subyek pencarian saya.

Pada awalnya saya berprinsip anti duplikasi di dunia maya. Maksudnya kalo sudah 
di posting di blog seharusnya tidak di posting di milis, atau sebaliknya. Cukup 
pranalanya saja yang diposting ke milis. Ternyata yang saya alami adalah search 
engine google terkadang gagal mengkutui kata kunci di blog pribadi.

Untuk rekan Shasa, setting daily digest sangat membantu untuk mengurangi jumlah 
email yang masuk. Atau kalo suatu milis sudah dirasa tidak memberikan informasi 
yang berguna, biasanya saya banned dari mailbox saya; entah unsubscribe atao 
di-setting no-email.

Tabik,
Puguh

> Dear Om Moderator & rekan2...
> 
> Saya perhatikan banyak sekali teman2 yg menuliskan cat-per nya di milis ini. 
> Saya punya beberapa pertanyaan:
> 1. Apakah memang wajib setiap anggota milis yg bepergian utk menuliskan 
> cat-per nya? 
> 2. Lalu apakah harus detail sampai (maaf) memenuhi inbox? 
> 3. Apakah tidak ada cara lain dalam memuat cat-per tersebut? misalnya 
> dihubungkan dengan link website pribadi? Saya sendiri termasuk yang tidak 
> faseh alias tidak trampil menulis jadi tidak punya blog pribadi, tapi 
> beberapa teman saya lihat blog-nya bagus2 dan menarik. 
> Mungkin ini hanya sekedar masukan dan tidak bermaksud offensive atau 
> personal. 
> 
> Mohon tanggapan.
> Terima kasih atas atensinya.
> 
> Cheers,
> 
> Shasa Sigit
> 
> 
>

Kirim email ke