menggaris bawahi ceritanya mas / mbak Dee Dee, kalo mau sarapan gratis sampe kenyang ya di Tsukiji itu tempatnya, dan memang begitu, n'dak perlu sungkan, ukuran saya lha wong backpacker bule aja melakukan hal itu, mereka melakukannya sambil tersenyum dan ngedip'in saya, lalu saya contek mentah mentah, di salah satu sudut Tsukiji ada los - semacam gang dengan kios dikanan kirinya ( los nya panjang dan kiosnya banyak ) yang jualan makanan mateng berbahan mentah dari laut, dan bener bener bermacam macam makanan, mereka biasanya menyediakan "contoh" makanan didepan kios nya yang kalo contoh itu habis langsung di tambah lagi, ya sudah, cicipin saja satu persatu dari kios diawal los sampai ujung, keqnya siy kalo normal normal aja, ditanggung kenyang, dan buat saya waktu itu senengnya makanan contoh itu tidak di tunggu'in, jadi kalo kepaksanya bolak balok selama 2 - 3 hari ya n'dak malu ( itu saya lho ) salam, poet
--- On Wed, 6/17/09, Dee Dee <[email protected]> wrote: From: Dee Dee <[email protected]> Subject: Re: [indobackpacker] Mohon Info Jepang To: [email protected] Cc: [email protected] Date: Wednesday, June 17, 2009, 9:17 PM Hallo Mas Efhandi Saya cuma mau nambahin sedikit informasi Untuk penginapan murah atau backpacker hostel banyak terdapat disekitar daerah Asakusa, dengan kisaran harga paling murah sekitar 2.800 – 3.000 per orang per bed untuk kelas dormitory (dalam satu kamar terdiri dari 6-10 bed). Biasanya Cuma antar bed di pisahkan oleh gorden. Tapi meskipun begitu akan lebih nyaman jika di bandingkan dengan capsul hotel dengan kisaran harga yang hampir sama, 2.000 – 4.000 yen. Terutama bagi yang kurang terbiasa, karena sesuai dengan namanya ruangannya sangat sempit ( miring seperti lemari penyimpanan mayat)..heheh. ., tapi mungkin bagus juga untuk sekedar pengalaman…^_^ Beberapa penginapan murah yang sering digunakan oleh para backpacker antara lain Khaosan Tokyo Guest house, Sakura hostel, dan masih banyak lainnya, mungkin bisa di googling untuk informasi lebih lengkapnya. Asakusa termasuk daerah yang cukup strategis juga, letaknya berdekatan dengan Ueno ( banyak museum di sekitar Ueno Park), Okachimachi ( bisa belanja dengan harga yang lebih murah di Ameyoko street) dan Akihabara ( Electronic city). Selain di Asakusa, di sekitar stasiun Ikebukuro ( west exit) juga banyak terdapat hotel biasa atau ryokan ( hotel gaya Jepang ) dengan harga yang cukup terjangkau (4.500-6000 yen / org). Terus untuk transportasi selama di Tokyo dengan menggunakan subway ( Tokyo Metro) saya sarankan untuk menggunakan ichi nicho kippu ( one day ticket). Karena akan jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membeli per ticket per tujuan, dimana tarif terkecil untuk subway adalah 160 yen. Ichi nichi kippu ini berlaku untuk semua line subway yang ada di Tokyo area selama seharian penuh. Kalau tidak salah harganya 710 yen. Bisa di beli di ticket vending machine yang ada di stasiun. Untuk informasi lebih lanjut mungkin bisa di cari di websitenya Tokyo Metro. Seperti yang di jelaskan oleh mbak Dewi Citrowati sebelumnya, Kota Tokyo mudah dipelajari, jadi jangan khawatir walaupun tidak bisa bahasa Jepun. Petunjuk-petunjuk yang ada di Tokyo cukup jelas, biasanya tersedia dalam 4 bahasa, terutama petunjuk di stasiun; bahasa Jepang, China, Korea dan Inggris. Letak sight seeing area nya rata-rata dekat dengan stasiun (eki). Dipeta subway ( bisa di ambil di stasiun) bisa dilihat juga lokasi stasiun di mana letak Landmark Tokyo yang wajib di kunjungi. Selain dibeberapa tempat yang di beritahu oleh mbak Dewi Citrowati, makanan yang murah bisa juga di dapat kedai-kedai yang ada di dalam stasiun, seperti di kedai udon atau soba ( mie khas Jepang). Atau bisa ke supermarket terdekat lainnya yang mungkin ada di sekitar penginapannya, 1 jam sebelum tutup biasanya bento-bento di supermarket akan di diskon sampai 50%, misalnya bento seharga harga 500 yen menjadi 250 yen. sangat lumayan karena bisa mendapatkan bento dengan menu komplit dengan separo harga…(salah satu trik yg dulu sering saya lakukan untuk menghemat uang bulanan…hehehe). Jika ingin menikmati sushi dengan harga terjangkau dapat mengunjungi kaiten sushi ( sushi yang ada di ban berjalan), harga termurahnya antara 99-105 yen per plate ( biasanya isi 2). Tetapi jika ingin merasakan sushi yang terlezat, disarankan untuk mengunjungi Shukiji Market (pasar ikan terbesar di dunia). Klu mas Efhandi memiliki banyak waktu di Jepang dan berniat mengunjungi kota-kota diluar Tokyo yang cukup jauh jaraknya, seperti daerah kansai area ( Kyoto , Osaka , Nara , Kobe ), akan lebih baik jika membeli JR pass. JR pass terdiri dari beberapa macam harga sesuai dengan validity hari 7, 10 dan 14 hari kalau saya tidak salah. Dan ada dua macam, yang green (eksekutif) dan yang biasa. JR pass ini berlaku untuk semua transportasi di bawah naungan perusahaan JR – kereta JR dan shinkansen, bus dan kapal ( klu kapal kyknya tidak semuannya). Jadi dengan tiket ini bisa keliling beberapa tempat di Jepang dengan harga yang sangat jauh lebih murah. Sebagai gambaran, harga tiket shinkansen jur. Tokyo-Kyoto sekitar 12.500 yen untuk sekali jalan. Dua orang teman dari Switzerland, spring tahun lalu berkunjung ke Jepang dan menggunakan JR pass biasa yang 7 hari dengan harga sekitar 25.500 (mungkin sudah naik sekarang). Dalam waktu 5 hari mereka bisa mengunjungi Nagoya, Kyoto, Kobe, Osaka, Nara, Hiroshima, sampai Nagasaki. Atau jika tidak punya cukup waktu banyak, tetangganya Tokyo, Yokohama juga sangat menarik untuk di kunjungi dan cukup banyak yang bisa dilihat di sekitar Minato Mirai dan Motomachi-Chukagai (China Town). Dapat di jangkau sekitar 30 menit - 1 jam dari Tokyo, tergantung dari stasiun mana dan jenis kereta yg digunakan) Oh ya, Biasanya bulan juni adalah tsuyu ( musim hujan ) di Jepang, jadi disarankan untuk membawa payung atau jas hujan ke mana-mana, kalau tidak mau acara jalan-jalannya terganggu. Ok semoga sedikit informasinya bisa membantu yoi ryokou wo ne..^_^ New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does!
