DEar IBP's Lover,
Saya punya pengalaman bepergian di PAris dan di Mekah , MAdinah pas musim
dingin.
Sebisa mungkin minum sebanyak2nya ketika masih dihotel minimal 1 jam sebelum
pergi. MEtabolisme tubuh untuk air biasanya 1 jam jadi setelah itu akan buang
air. Bayangkan ketika di Mekah kondisi dingin kita tidak haus padahal tubuh
kehilangan air yg bisa menyebabkan daya tahan tubuh jadi berkurang. Tenggorokan
jadi kering mudah menyebabkan batuk dan flu. Toilet jauhnya minta ampun dan
antri lagi. Oleh karena itu saya minum sebanyak2nya setelah itu baru dalam
perjalanan saya hanya minum seteguk kecil untuk membasahi kerongkongan. Baru
ketika akan kembali ke maktab saya minum seperti orang kalap, Zam-zam melimpah.
Cuma saya tidak berani dingin supaya daya tahan tubuh tidak turun. Sehingga pas
buang air saya sudah di maktab. Es akan menurunkan suhu tubuh untuk sementara.
Buang air di German juga mahal. PAs musim dingin tidak haus tapi pingin minum
terus. Waktu itu harganya 0.9 Euro, pas di PAris 0.5 Euro, sekali masuk ke
toilet. Dan parahnya di mal sulit didapat. Di jalanan letaknya jauh, tempat yg
mudah coba masuk hotel jadi gratis. Cuma kalo pakai jean masuk hotel berbintang
akan diikuti Satpam, saya mengalaminya di daerah Republic, Paris, karena yg
masuk para perlente yg pakai jas.
Hindari anggur( tergantung daya tahan seseorang) buah anggur akan memicu batuk.
Hindari Kubis, akan memicu buang gas.
Salam
zanni
Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis.
Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/