Rekan backpakers,

 

Bagi-bagi pengalaman selama ke Ming Tomb Beijing, siapa tahu berguna.

 

Hari minggu kemarin adalah hari terakhir saya bisa jalan-jalan seputar
Beijing setelah

hari sabtu mengelilingi Summer Palace yang cukup luas dan jalanannya naik
turun.

 

Ming Tomb (Shisanling) :

Adalah kompleks kuburan raja-raja dari dynasty ming. Terdapat 13 komplek
kuburan tetapi

Hanya ada 3 kuburan raja yang dibuka untuk umum yaitu ding ling, zhao ling
dan chang ling.

Komplek kuburan lainnya masih dalam tahap restorasi. Ling artinya kuburan.
Ding Ling artinya adalah kuburan raja Ding.

Selain ke-3 kompleks kuburan tersebut terdapat pintu gerbang Ming Tomb yang
disebut sebagai The Spirit Way atau Shen Lu.

Untuk memasuki The Spirit Way, ding ling, zhao ling dan chang ling
masing-masing dikenakan ticket sendiri-sendiri

Dan cukup mahal sekitar 30-65 Yuan. Lokasi Ming Tomb cukup jauh dari beijing
tetapi cukup dekat dengan lokasi Great Wall

Badaling section itulah sebabnya ada 1 day tour Ming Tomb, Great Wall
Badaling.

 

Berikut cuplikan singkatnya:

- Berangkat dari hotel sudah cukup siang sekitar jam 10. 

- Terdapat 2 cara murah meriah menuju Ming Tomb daripada naik taxi yaitu:

            1) Hotel -> Subway menuju Jinshuitan (deschengmen bus station),
2Yuan -> Bus 345 menuju Changping, 1 Yuan -> Bus 314 menuju Ming Tomb, 1
Yuan

            2) Hotel -> Subway menuju Lishuiqiao, 2 Yuan -> Mini Bus 22
menuju Ming Tomb,  2 Yuan 

- Karena belum pernah ke Ming Tomb sebelumnya, pilihan no 2 menjadi pilihan
dengan alasan lebih simple. Ternyata walaupun simple tetapi memakan waktu 

yang lebih jauh karena melewati rute-rute jalan kampung yang sepi dan
berdebu. 

- Sesampainya di terminal subway Lishuiqiao, exit B. Keliling sebentar
mengamati lokasi dan mencari halte pemberhentian mini bus 22. Sempat ragu
dan bingung

Karena disisi saya berdiri dan diseberang jalan juga terdapat halte
pemberhentian mini bus 22. Salah satu halte pasti menuju ke Ming Tomb,
tetapi yang mana?

Sempat tanya orang sekitar tetapi tak ada satupun yang bisa memberikan
keterangan. Mereka hanya bisa menjawab NO, mengeryitkan dahi atau
menggelengkan kepala.

- Akhirnya saya memutuskan untuk menuju halte bus diseberang berdasarkan
argumentasi bahwa Ming Tomb berada di sebelah utara Beijing dan saya melihat
tanda

Jalan yang menuju ke Lishuiqiao North harus menyeberangi jalan dan untungnya
tanda jalan tersebut memiliki huruf latin dibawahnya, makanya saya tahu kalo
tulisan tersebut Lishuiqiao North!

- Cukup jarang mini bus 22 dan udara beijing saat itu sangat terik matahari.


- Tidak seperti bus lainnya yang bisa menggunakan IC Card (Shopping Card)
semacam flash card yang tinggal di tempelkan ke mesin pembaca, melainkan
bayarnya harus melalui

Sang kondekur yang kalo di beijing banyak kondektur perempuan. Sang kondekur
menanyakan tujuan saya kemana karena harga tiketnya minimal 0.5Yuan untuk
jarak dekat.

Saya tunjukan gambar patung Ming Tomb dan saya kasih 5 Yuan karena nggak
ngerti dia ngomong apa. Akhirnya dikasih kembalian uang lecek dan robek 3
Yuan.

- Jarak tempuh menggunakan mini bus 22 sekitar 1.5 jam melewati kawasan
kampung kumuh, sepi dan berdebu. Sang kondektur sampe ketiduran.

- Sesampainya di gerbang utama Ming Tomb yaitu The Spirit way/shen lu, sang
kondektur menunjukkan dimana saya harus turun. Tentu saja tidak lupa saya
ucapkan Xie Xie bye bye.

- Ternyata yang namanya kuburan dimana-mana sama sepi dan angker. Hanya saya
saat itu yang berada di depan gerbang penjualan ticket dan penjaganya sampe
ketiduran.

- Sang penjual ticket berusaha ingin meyakinkan saya bahwa harga ticketnya
adalah 30Yuan sekali masuk. Mungkin dia heran kenapa saya mau keluar 30 Yuan
hanya

Untuk memasuki lokasi the spirit way yang ternyata isinya hanya sederetan
patung-patung kuda, unta, gajah, barongsai, patung jenderal, dll.
Patung-patung ini seolah-0lah

Sedang menjaga dan mengiringi perjalanan akhir sang raja.

- Memasuki pintu masuk the spirit way tidak ada petugas jaga yang meminta
dan merobek ticket yang baru saya beli. Dalam hati saya berguman kenapa tadi
mesti beli ticket, toh

yang jual juga ketiduran dan pintu masuknya nggak ada yang jagain!

- Di dalam the spirit way tidak ada orang selain saya dan 2 sejoli dari
portugal yang asyik panjatin patung-patung tersebut seenaknya nggak takut
kualat, aman karena nggak ada petugas.

sempat minta tolong ke-2 sejoli tersebut untuk di photoin.

- Sesampainya di ujung the spirit way yang merupakan pintu keluar, giliran
saya kebingungan dimana lokasi kuburan ding ling, zhao ling dan chang ling?
Tidak ada panah dan tulisan

yang bisa membantu menjelaskan. Yang ada malah supir taxi gelap yang nawarin
jasanya. Ditawarin jasa taxi saya hanya bilang NO Sorry dan geleng kepala
malah dijawab dengan

ketus dalam bahasa mandarin yang artinya saya tidak tahu. Disilah saya
merasa beruntung sekali tidak memahami artinya.

- Dalam keadaan bingung dan tidak tahu arah saya coba aja jalan terus
menyusuri jalan yang saat itu dalam keadaan sepi dan panas hanya ditemani
jangkrik yang seolah ingin menghibur.

saya jalan sekitar 1KM tidak ada tanda-tanda yang jelas. Jalan yang saya
lalui tidak begitu lebar. Tidak ada jalan pedestarian yang memadai. Jadi
posisi saya berjalan sangat berdekatan

dengan bus-bus besar yang hilir mudik membunyikan klakson seolah
memperingati saya akan bahaya.

- Sepanjang jalan ada encim-encim nungguin untanya, sepertinya ojek unta.
Kemudian saya mencoba berdialog dengan encim-encim lainnya menanyakan lokasi
kuburan. 

Dijawabnya jalan yang saya lalui sudah benar dan masih lurus terus. Saya
coba lanjutkan perjalanan tetapi jalanan semakin sempit dan berbahaya.
Akhirnya saya nyerah

dan mencoba balik arah. Ditengah jalan ketemu encim-encim yang tadi. Saya
lambaikan tangan dan bilang dalam bahasa inggris, It is too far I will take
bus then. Si encim malah tersenyum

kayaknya ngerti maksud saya.

- Capek kelelahan akhirnya saya memutuskan untuk naik bus no 314 menuju
pulang. Nyerah!

- Di dalam bus saya iseng buka-buka lagi buku turis guide dan melihat peta
lokasi dan entah dapat kekuatan dari mana saya putuskan untuk turun di halte
terdekat dan naik

Bus dengan no yang sama 314 tetapi arah balik berharap sampai ke lokasi
kuburan terdekat dan ternyata benar saya tiba di lokasi kuburan pertama Ding
Ling! Ketika

Saya ingin turun sang kondektur sempat keheranan saya baru naik tetapi
segera ingin turun lagi makanya pintu belakang sempat tidak dibuka dan
akhirnya dibuka juga ketika

Saya mencoba lari ke pintu yang seharusnya untuk orang masuk karena pintu
keluar belakang tidak dibuka.

- Puas banget rasanya tiba di lokasi Ding Ling malaupun tiket masuknya cukup
mahal 65Yuan. Ding Ling merupakan sebuah komplek kuburan yang

tidak terlalu besar. Cukup banyak barang-barang peninggalan raja ini
dipamerkan dalam museum. Yang menjadi topik utama dari kuburan Ding Ling ini
adalah

kuburan bawah tanah yang cukup dalam sekali. 

- Masih ada 2 kuburan lainnya yang belum saya kunjungi yaitu Zhao Ling dan
Chang Ling, ternyata ke-2 kuburan tersebut tidak dilewati oleh bus No 314.
Cara mudah menuju

kesana adalah menggunakan mobil pribadi atau bus tour.

- Lokasi Ding Ling merupakan lokasi pemberhentian terakhir Bus 314 sekaligus
merupakan titik balik bus kembali menuju Changping - Beijing. Jadi pulang
malah menggunakan

Pilihan no 1 diatas karena lebih cepat melalui highway.

- Selesai, next trip Jakarta!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IMPORTANT NOTICE: 
The information in this email (and any attachments) is confidential. If you are 
not the intended recipient, you must not use or disseminate the information. If 
you have received this email in error, please immediately notify me by "Reply" 
command and permanently delete the original and any copies or printouts 
thereof.  Although this email and any attachments are believed to be free of 
any virus or other defect that might affect any computer system into which it 
is received and opened, it is the responsibility of the recipient to ensure 
that it is virus free and no responsibility is accepted by American 
International Group, Inc. or its subsidiaries or affiliates either jointly or 
severally, for any loss or damage arising in any way from its use.

Kirim email ke