dear friends,
ternyata bukan saya saja yang juga merasa tulisannya mbak tari sungguh 
menggugah hati, hehehe... koq jadi lebay...

saya sendiri tidak pernah mencoba memasukkan diri saya pada klasifikasi dengan 
cara atau style apa saya berjalan-jalan..
saya juga tidak begitu "ngoyo" harus mengunjungi tempat-tempat tertentu, kalau 
pun orang-orang punya like top 10 must visit list - wish... mungkin saya ada, 
tapi harus mikir lagi dan gugling dulu...
pada kenyatannya pun, saya mau naik gunung, ya hayuk, bekpekingan, atau 
jalan-jalan hura-hura, juga hayuk... selama masih dikasi sehat, ada waktu dan 
isi kantong, hehehe...
tapi, kalau secara pribadi, saya memang lebih suka melakukan 'trip' karena 
ingin mendapatkan sesuatu bagi diri saya karena butuh jeda dari kehidupan saya 
sehari-hari.. dan dari dulu, saya berpendapat "traveling broaden my horizon"... 
bahkan, terkadang saya pernah merasa jenuh juga berpergian ketika berpergian 
menjadi rutinitas "jalan-jalan" karena punya target untuk mengunjungi beberapa 
tempat...
tapi, people have their own way and purpose... jadi selama kita merasa Ok 
dengan sesuatu, ya dijalanin saja, pokoknya jangan sampe berpergian menjadi 
tidak 'fun' karena dipaksakan atau tidak sesuai dengan diri kita 
masing-masing...

warm regards, 
shinta

--- On Tue, 6/30/09, [email protected] <[email protected]> wrote:

From: [email protected] <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [indobackpacker] Top 10 places to visit/re-visit before I die
To: "Ms tari rahardjo" <[email protected]>, 
[email protected]
Date: Tuesday, June 30, 2009, 5:40 AM

Saya tergugah pengen nimbrung setelah membaca kalimat yg ditulis oleh mba Tari:
 
"Menulis ini, saya jadi sadar……..Rasanya, ternyata buat saya bukan 
destinasinya, tapi bagaimana destinasi itu memperkaya pemahaman saya. 

I think I am into learning & exploring, not traveling."

Saya sendiri, memulai travelling karena ingin "melarikan diri" dari rutinitas 
sehari-hari. Makanya saya selalu memilih daerah tujuan wisata yang tidak 
metropolis, bisa dikelilingi dengan berjalan kaki atau naik sepeda, dan 
memiliki sarana transportasi yg nyaman (maklum, sindrom pekerja sudirman yg 
selalu kena macet karena rumah dipinggiran kota). 

Idealnya c kota tua dengan arsitektur yang unik dan memiliki kebudayaan/adat 
istiadat yg kental namun saya tidak berkeberatan pergi ketempat lain asal salah 
satu "syarat" itu terpenuhi.. :D

Backpacking, saya pilih sbg cara bepergian karena selain lebih murah, saya suka 
mengatur perjalanan sendiri dan merasakan kepuasan luar biasa kalau bisa 
menemukan penginapan yg relatif murah tp bersih n nyaman.

Berbeda dengan kebanyakan IBPers yg aktif mengisi milis ini, saya bukan 
termasuk org yg suka camping (saya sangat concern dgn toilet! hehe..), 
diving/snorkeling (tdk bisa berenang dan fobia ruang tertutup+sempit), dan 
tidak bisa fotografi (modal saya cuma sedikit sense of art dan digital camera 
beresolusi rendah).

Lalu apa yg saya lakukan? Saya suka "menyerap" suasana... Menghirup udara 
tempat yg saya kunjungi, memandangi bangunan2 dgn arsitektur menarik yg berdiri 
kokoh dipinggir jalan, menyusuri jalan2 setapak dan gang kecil untuk 
"mendengar" interaksi penduduk setempat dengan tetangganya - berusaha memahami 
adat istiadat dan kebiasaan warga setempat.

Membaca tulisan mba Tari ("...ternyata buat saya bukan destinasinya, tapi 
bagaimana destinasi itu memperkaya pemahaman saya"), membuat saya merasa "lega" 
dan mengurangi rasa bersalah saya krn tdk bisa mengoptimalkan wkt mengunjungi 
smua tempat yg dianggap menarik dlm satu waktu, tdk ngotot cari tiket promo, 
atau tdk berani "susah/ngegembel" demi mencapai tmpt tujuan yg diinginkan. Toh, 
yg penting, saya bisa "menyerap" suasana dan menikmati perjalanan yg saya 
lakukan.

Jadi buat saya, kemanapun kita pergi (baik LN ataupun dalam negeri), apapun 
alasan kita kesana, dan bagaimana cara kita mencapai+menjalaninya, itu sah-sah 
saja, selama kita menikmati perjalanan tersebut, memperkaya pemahaman kita akan 
arti kehidupan, dan syukur2, berguna bagi org lain..

Note.
Maaf ya, kalau curhatnya jadi kepanjangan.. Soalnya, email mba Tari, benar2 
meninggalkan kesan mendalam buat saya.. :D

Diesty
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------------------------------

Indonesian Backpacker Community
visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di 
http://www.backpacker-indonesia.info/


Silakan membuka arsip milis 
http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   untuk melihat bahasan dan 
informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja

Milis Indobackpacker tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus 
dan menghemat bandwidth.

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

- Satu email perhari: [email protected]
- No-email/web only: [email protected]
- menerima email: [email protected]
- berhenti dari milist kirim email kosong : 
[email protected]
- Begabung kembali ke milist kirim email kosong : 
[email protected]! Groups Links






      

Kirim email ke