Saya hanya heran dengan Petinggi GAN diluar Negeri.. (sudah jadi WNA) Mereka bis hidup tenang dan Damai diatas penderitaan rakyat ACEH yang juga Tanah asal merekal. dan satu yg jadi pertanyaan saya... Apa saling bunuh diantara kedua belah pihak ini sudah menjadi hal yang dianggap biasa sehingga sudah tidak memikirkan sebab akibat... mungkin kedua belah pihak sama-sama merasa dipihak yg benar sehingga membunuh musuh itu tidak menjadi sesuatu yg berat.. apa kita tidak pernah berpikir.. dari kejadiaan yang baru saja berlalu... Saya hanya menghimbau untuk kedua belah Pihak ... KITA INI SAUDARA.. JAUHKANLAH RASA SALING BERMUSUHAN.. DAN YANG PALING PENTING HIDUP INI CUMAN SEKALI.. PERGUNAKANLAH DENGAN SEBAIK-BAIKNYA KARENA MASIH ADA KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN YANG LEBIH KEKAL DAN ABADI..
I LOVE RI INDONESIA.. SABANG SAMPAI MERAUKE. ADANAN HARAHAP -----Original Message----- From: Asep Saefullah [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, April 06, 2005 3:00 PM To: [email protected] Subject: indofirstaid.com: Damai untuk Aceh Persis 100 hari lalu pekan ini, gempa dan tsunami besar melanda daerah kami. Musibah itu menewaskan lebih 220.000 manusia; salah satu tragedi kemanusiaan terbesar abad ini. Tapi, 220.000 hanyalah angka. Hanya statistik. Pandanglah wajah kami... Setiap orang Aceh yang tewas adalah tragedi bagi kami. Mereka ayah, ibu, kakak, adik, paman, bibi, kakek, nenek dan sahabat-sahabat kami. Kami bersyukur selamat dari tsunami. Tapi, haruskah kami menelan musibah lain yang umurnya lebih tua dari tsunami: konflik bersenjata antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pasukan Brimob? Haruskah? Setelah tsunami kami mungkin punya rumah baru, yang lebih bagus, kota-kota baru, yang lebih mentereng. Tapi, jika tembak-menembak tak berhenti, kami tetap tak bisa bersekolah dan bermain dengan damai. Anda bisa membantu kami keluar dari "tsunami" lain. Tsunami peluru. Tsunami kebencian. Dan tsunami ketakutan. PERDAMAIAN adalah sumbangan terpenting bagi kami sekarang.... 1 Agar kami bisa sekolah dan bermain, tanpa takut sewaktu-waktu mengungsi karena tembak-menembak GAM dan TNI/Brimob 2 Agar ayah dan ibu kami bisa mendidik dan membesarkan kami, tanpa takut intimidasi GAM dan TNI/Brimob 3 Agar ayah dan ibu kami bisa bertani, berladang dan mencari ikan di laut, tanpa takut razia oleh GAM maupun TNI/Brimob 4 Agar paman dan bibi kami bisa berbisnis, membuka kios, menyelenggarakan toko, tanpa takut terkena peluru nyasar GAM maupun TNI/Brimob 5 Agar ayah teman-teman kami bisa mendirikan pabrik, mengusahakan perkebunan, tanpa takut dituduh antek-GAM atau antek-TNI/Brimob -------------- Anda bisa membantu meneriakkan perdamaian bagi kami, anak-anak Aceh. Caranya, kunjungi http://www.penaindonesia.org/damai-aceh/petisi.htm ================= Kirimkan pesan anda melalui alamat Jangan lupa kunjungi http://indofirstaid.com Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/V_qgJD/3MnJAA/xGEGAA/5HyolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ================= Kirimkan pesan anda melalui alamat Jangan lupa kunjungi http://indofirstaid.com Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indofirstaid/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

