Terima kasih tanggapannya pak sarono.......]
Sebelumnya saya mohon maaf.....karena telah men-generalisasi kalo orang indonesia banyak yang tidak peduli.
Itu sekedar "rangsangan" supaya email saya dibalas he he he.....Maaf maaf maaf
Jadi permasalahannya ada pada sistem yang mengkoordinir seluruh komponen penanggulangan bencana alam kacau balau ya????
Apakah sudah ada wadah yang mengurusi/mengkoordinir tindakan pra&pasca bencana????
Atau masih pada jalan sendiri2????
Terima kasih atas ilmunya!!!!!!!!!!
--- Agung Sarono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Agung Sarono <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sun, 10 Apr 2005 17:17:08 -0700 (PDT)
To: [email protected]
Subject: Re: indofirstaid.com: i need help!!!
Mas Ivan:
Kalau dikatakan orang Indonesia tidak peduli terhadap
bencana, tidak tepat mas...
Kemarin sewaktu saya meninggalkan Sibolga (2/4/05)
masih banyak sukwan kita ke Nias kok...
Yang menjadi masalah adalah republik ini tidak pernah
mau belajar dalam membentuk sistem tanggap darurat.
Kita sudah berkali-kali terkena bencana; Maumere
(90-an), Nabire, Alor, Aceh dan terakhir Nias. Namun
tidak ada pelajaran yang bisa dipetik; kita hanya
terperangah dan 'gendadapan' saat ada bencana.
Sewaktu bencana Nias terjadi, saya berada di Sibolga
dan sempat berdiskusi dengan seorang safety dari NHN
yang kebetulan pernah ikut latihan ERT di luar sono.
Ia mengatakan sebaiknya Indonesia harus memiliki suatu
sistem tanggap darurat yang berdasarkan pada kemampuan
masing-masing daerah dalam penanganan kedaruratan.
Di US misalnya (kata dia) masing-masing distrik
memiliki tim ERT yang mobile dan siap digerakkan kapan
saja jika ada distrik lain yang membutuhkan. ERT ini
terdiri dari tim rescue dengan kemampuan penyelamatan
di berbagai situasi dan kondisi ditambah dengan unit
MFR dan EMT-Paramedic.
Konsep mobile ERT ini sudah diadopsi oleh berbagai
perusahaan besar di Indonesia semacam Freeport,
Newmont, KPC dll. Hanya nampaknya PEMDA dan Jakarta
(baca: pemerintah pusat) tidak memiliki hal ini.
Nah masalahnya, bagaimana dengan Indonesia? Nggak ada
mas... WOng aturan untuk pembentukan ERT di setiap
propinsi atau distrik aja nggak ada...
Kalaupun ada KSR itu seperti 'timun wungkuk jaga
imbuh' yang tidak dipayungi oleh oleh suatu
undang-undang sehingga susah untuk bergerak sehingga
ya repot... Basarnas pun jumlah dan kemampuannya
sangat tidak memadai beda dengan US Coast Guard,
Pasukan Bomba Malaysia, ERT Australia, dll yang
memiliki kemampuan dan peralatan yang sangat memadai
(chopper, kapal, dll).
AS
(Anytime anywhere We are ready to help)
Click: http://asarono.tripod.com
__________________________________
=================
Kirimkan pesan anda melalui alamat
Jangan lupa kunjungi http://indofirstaid.com
Yahoo! Groups Links
http://groups.yahoo.com/group/indofirstaid/
[EMAIL PROTECTED]

