Oh. Jadi kemarin ada orang coba fax kesaya.. Kekirim 5 kali, dan kacau...

Itu tandanya gempa toh..

Thnaks banget.. 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Hakim Mohammad
Sent: Friday, April 15, 2005 1:46 PM
To: [email protected]
Subject: indofirstaid.com: Tips Mengenali Gempa Bumi dan Gejala Alam

Saya forwardkan email dari mailing list tetangga dibawah  ini, semoga
bermanfaat.

TIA,
Hakim
****************************

Gempa...  Lindu... Earthquake.... Jishin....
Apapun nyebutnya, yang jelas jenis bencana  alam yang satu ini lagi jadi
pembicaraan orang di mana-mana, menyusul  berbagai tragedi besar yang
terjadi akhir-akhir ini akibat gempa.  Berdasarkan catatan 6 bulan terakhir
ini, berikut berbagai gempa yang  terjadi di Indonesia (tanah tumpah
darah) dan Jepang (tanah tempat  tinggal sementara ini):
- 23 Octoboer 2004, gempa di Niigata prefektur, pang.  Kekuatan
6,8 skala Richter.
- 12 November  2004, gempa di pulau Alor, NTT, Indonesia. Kekuatan
6 Skala Richter.
- 26 November 2004, gempa di Nabire, Papua,  Indonesia. Kekuatan
6,4 skala Richter.
- 29 November 2004, gempa di  Hokkaido, Jepang. Kekuatan 7,1 skala Richter.
- 26 December 2004, gempa  di Banda Aceh, Indonesia. Kekuatan 8,9 skala
Richter disusul gelombang  tsunami dengan ketinggian mencapai 48 meter.
- 20 Maret 2005, gempa di  Fukuoka prefektur, Jepang. Kekuatan 7,8 skala
Richter.
- 28 Maret 2005,  gempa di pulau Nias, Indonesia. Kekuatan 8,7 skala
Richter. (negara-negara  yang lainnya sori sementara ini nggak
kecatet)

Yang jelas juga,  gempa-gempa yang terjadi itu mengakibatkan ribuan orang
meninggal dunia,  entah berapa banyak yang luka-luka dan entah berapa rumah
/ bangunan yang  runtuh. Apakah sekian banyak korban jiwa yang jatuh itu
disebabkan  karena susahnya memprediksi kapan datangnya gempa, atau
sedikitnya  informasi tentang gempa yang diketahui orang? Bisa jadi
dua-duanya.
Terus terang,  selama tinggal di Indonesia, gue gak tau sedikit-dikit acuan
tentang  gempa, kecuali yang diajarin di buku Geografi. Dan sedihnya lagi
ahli2  geologi kita sbg salah satu disiplin ilmu yang mempelajari tentang
kegempaan dan  gunung api, sama sekali tidak bisa memberikan kepastian dan
estimasi serta  tanda2 awal akan datangnya bahaya ini, seolah-olah mereka
menekuni ilmu2 sosial  (non-exact) padahal kebanyakan mereka bernaung
dibawak fakultas sains &  technology.
Pengetahuan  gue baru bertambah sejak gue tinggal di Jepang, negara yang
kebetulan  posisinya terletak di garis zona pertemuan dua lempeng bumi yang
sering  geser-geser. Disini gempa memang sudah seperti kejadian "rutin" dan
penduduknya sadar banget akan bahaya gempa dan tau banget apa yang  harus
dilakukan kalau ada gempa. Disini, ilmu geografi saja bisa mengeluarkan
prediksi2 awal tentang datangnya bencana, seperti, Baru-baru ini ada acara
yang sangat  menarik tentang gempa di Fuji TV. Disitu dijelasin gempa itu
apa, apa aja  impact-nya dan gimana cara penyelamatan diri darurat yang bisa
dilakukan setiap orang jika terjadi gempa. Mungkin anak-anak Indonesia  yang
tinggal di Jepang juga sempet nonton acara ini. Tapi buat yang nggak
nonton, niiiiih... gue ceritain yaa... Kalau gunung mau meletus, masih
relatif  memungkinkan dilakukan tindakan antisipasi lebih awal, misalnya
mengevakuasi penduduk. Karena aktivitas perut gunung masih memungkinkan
untuk dipantau. Kalau angin typhoon mau dateng juga masih memungkinkan
diketahui kapan datengnya, dibaca pergerakan arahnya dan malah diukur
kecepatannya. Tapi kalo gempa itu lain..........
Gempa tidak bisa  diprediksi lebih awal.
Nggak ada penelitian yang bisa dengan tepat  memperkirakan kapan dan dimana
gempa akan terjadi, serta seberapa  besar kekuatannya. Itulah sebabnya
kenapa gempa itu sangat berbahaya.  Tapiiiii.... biarpun susah diprediksi
lebih awal, ada beberapa fenomena  alam yang patut dicermati dan bisa
dianggap sebagai alert tanda akan  adanya gempa.
1. Mulai sekarang kalo jalan liat-liat ke  langit... Kalo di langit ada awan
yang berbentuk aneh seperti angin puting  beliung atau seperti pohon atau
seperti batang... pokoknya  bentuknya berdiri/vertikal... kemungkinan besar
itu adalah awan yang  disebut Awan Gempa yang biasanya muncul sebelum gempa
terjadi. Awan  berbentuk aneh itu terjadi karena adanya gelombang
elektromagnetis  berkekuatan sangat besar dari dalam perut bumi, sehingga
'menyerap'  daya listrik yang ada di awan... Makanya bentuk awannya kayak
kesedot  kebawah gitu. Gelombang elektromagnetis itu sendiri terjadi akibat
adanya pergeseran atau patahan lempeng bumi.  Tapiiiiiiii...
kalo ada awan seperti itu di langit, belum tentu itu  awan gempa juga.
Mungkin aja
karena asap pesawat atau emang bentuk  awannya dari sananya udah begitu.
Nah, untuk memastikan itu awan gempa  atau bukan, coba liat no. 2.

2. Coba  lakukan uji medan elektromagnetis di dalam rumah.
- Cek siaran  TV, tiba-tiba brebet-brebet apa enggak.
- Kalo ada mesih fax, coba cek apakah  lampunya tiba-tiba blinking padahal
lagi nggak transmit data.
-  Coba suruh orang lain kirim fax ke kita, cek apakah fax yang kita terima
teksnya berantakan apa enggak.
- Coba matiin arus  listrik. Cek apakah lampu neon tetap menyala
redup/remang walaupun nggak  dialiri arus listrik. Kalo TV tiba-tiba
mbrebet, lampu fax blinking padahal  lagi nggak transmitting, fax yang kita
terima teksnya berantakan dan lampu  neon tetep nyala walaupun listrik mati,
itu berarti memang sedang  terjadi gelombang elektromagnetis luar biasa yang
kasat mata dan nggak bisa dirasakan manusia. Tapiiii... kalo ada awan gempa
di langit dan  terbukti ada gelombang elektromagnetis luar biasa, belum
tentu juga akan  terjadi gempa. Nah, untuk memastikan lebih lanjut, coba
liat no.  3.

3. Perhatikan hewan-hewan. Amati apakah hewan-hewan  seperti "menghilang",
lari ngibrit atau bertingkah laku  aneh/gelisah... Biasanya insting hewan
sangat tajam dan hewan bisa  merasakan gelombang elektromagnetis.
Naaaahhhh... kalau tiga tanda tersebut  diatas itu ada atau terlihat dalam
waktu bersamaan, maka anda-anda  semua harus segera melakukan tindakan
antisipasi. Tiga tanda tersebut  kemungkinan besar menunjukkan bahwa memang
akan terjadi gempa  berkekuatan besar. Sebisa mungkin segera lakukan
tindakan penyelamatan  diri.
Walaupun sudah keliatan di langit, awan gempa tetap tidak menunjukkan kapan
persisnya gempa akan terjadi. Awan seperti salah  satu foto diatas itu
keliatan di langit Kobe 8 hari sebelum gempa Kobe  terjadi tahun 1995.
Sebelumnya di tahun 1993, awan gempa terlihat satu hari sebelum gempa
Kagoshima. Tapi awan seperti itu keliatan hanya 4 jam sebelum terjadi gempa
Niigata 2004. Makanya kalau memang liat awan gempa dan  memang sudah ada
tanda-tanda seperti yang disebut diatas, secepat mungkin  selamatkan diri
dan keluarga untuk menghindari kemungkinan yang  paling buruk.
Gimana kalau gempa besar keburu terjadi sedangkan kita  sama sekali belum
siap-siap? Yaaah... selain pasrah dan berdoa, kalo bisa  juga sigap. Cepat
buka pintu akses keluar lebar-lebar, tapi jangan  langsung lari keluar.
Lebih baik berlindung di bawah meja, karena  kalau berhamburan keluar rumah,
bisa-bisa nanti kepalanya ketiban benda-benda  keras yang berjatuhan dari
atas. Kenapa harus buka pintu lebar-lebar?  Karena ditakutkan kalau bangunan
rumah rusak akibat getaran, nanti bisa  menekan kebawah dan bikin pintu jadi
macet, susah dibuka. Kalau rumah  mau roboh dan pintu nggak bisa dibuka kan
malah bahaya, kita bisa  ketimbun didalam. Makanya, inget ya...
langsung buka pintu akses  keluar.

Gempa berkekuatan besar tentu saja ada impact-nya, yang bisa berwujud
bencana jenis lain. Kalau skala gempanya besar dan episentrumnya di dasar
laut, kita harus selalu waspada akan bahaya datangnya  gelombang Tsunami.
Tingginya gelombang bisa mencapai puluhan meter seperti  yang terjadi di
Aceh, bisa juga cuma 2 meter-an. Tapi biarpun cuma 2 meter, gelombangnya
nggak main-main. Kekuatannya dahsyat (seperti nggak
habis-habis) dan tekanannya bisa mencapai 190 kilogram. Bayangin kalau badan
ketimpa beban seberat itu....

Beberapa hal yang bisa  dijadikan tanda akan datangnya gelombang Tsunami
adalah laut tiba-tiba  menyurut sampai agak jauh ketengah dan burung-burung
laut terbang  dengan kecepatan tinggi ke arah darat.
Kalau sudah begitu, jangan pake  acara sempet ngambil-ngambilin ikan yang
ketinggalan di pasir deh...!!!  Langsung lari ke daerah yang lebih tinggi...
SEGERA!!!
Nah apa yang  harus dilakukan kalo nggak sempet lari sementara Tsunami udah
di depan  mata? Selain pasrah dan berdoa... Jangan berlindung di balik
tembok  atau pagar beton karena bisa pecah dan malah membahayakan orang yang
berlindung dibaliknya. Sebisa mungkin berlindung di balik  rimbunan tumbuhan
(pohon/tanaman/semak/rawa). Kekuatan gelombang jadi terpecah dan nggak
memusat kalau membentur tanaman. Salah satu rekaman video waktu pas kejadian
sunami december  kemarin menunjukkan seorang turis bule selamat karena
berlindung dibalik  rimbunan pohon. Betapa pun..... yang bisa meredam
kekuatan alam ternyata  justru alam itu sendiri.....
Impact lain dari bencana gempa bumi adalah  kebakaran. Seperti untuk yang
satu ini, Jepang memang lebih rawan daripada  Indonesia, karena rata-rata
bangunan rumah di Jepang terbuat dari kayu.  Selain itu penduduk Jepang kalo
nyalain kompor nggak pake gas tabung  elpiji seperti di Indonesia, melainkan
gas-nya udah disalurkan melalui  saluran pipa-pipa gas dibawah tanah dari
perusahaan gas negara langsung ke  rumah-rumah. Waktu gempa Kobe terjadi,
banyak rumah dan bangunan terbakar  karena gempa mengakibatkan saluran pipa
gas dalam tanah pecah dan  bocor. Tapi walaupun begitu, ada baiknya penduduk
Indonesia juga  waspada akan bahaya kebakaran pasca gempa, mengingat banyak
lokasi  pemukiman yang rapet-rapet...
sehebat-hebatnya manusia,tetep aja dia cuma  titik kecil di dunia. Tapi...
Tuhan itu baik kok. Buktinya, walaupun  ada bencana alam dahsyat, manusia
tetap masih diberi kesempatan untuk  menyelamatkan diri dan kalau selamat
supaya menjadi manusia yang lebih  baik. Semoga berguna.

Baiklah,  sekian dulu.






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/AybhMB/UOnJAA/xGEGAA/5HyolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Kirimkan pesan [email protected]
=======================================
http://indofirstaid.com/forum
Diskusi masalah first aid, rescue dan emergency care   
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indofirstaid/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke