Hallo Netters, Kompas hari ini mengangkat topik mengenai jamu tradisional yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Kalau bapak dan ibu mencoba untuk berusaha di bidang ini, saya sangat yakin Bapak dan Ibu akan frustrasi karena investasi yang ditanamkan baik dalam bentuk fikiran, waktu, kesabaran, dan uang akan menjadi sia-sia karena Bapak dan Ibu akan menghadapi kesulitan yang amat sangat maha besar untuk mendapatkan ijin edar di Indonesia. Kalau belum yakin, silahkan coba. Petugas akan mengatakan mudah mengurusnya tetapi pada saat dijalankan untuk mengurus, sangat pasti akan menemui kendala-kendala yang tidak bisa dimengerti secara nalar umum. Mungkin sebaiknya kalau tetap ingin berusaha, alihkan pabrik atau pasarnya ke negara-negara lain seperti Malaysia, Brunai, China, Vietnam dll yang memberikan perlindungan kepada para pengusaha dengan sangat baik. Ijin usaha di negara-negara lain jauh lebih mudah dan lebih pasti daripada di negara sendiri. Adik-adik yang baru lulus dari perguruna tinggi, juga sebaiknya melupakan cita-cita untuk menjadi entrepreneur di indonesia. Karena akan sangat sulit melewati perjuangannya terutama masalah ijin, pajak yang mnecekik dan ketidak pastian peraturan. Sebaiknya para lulusan perguruan tinggi belajar bahasa Inggris yang baik dan pergi kerja di Luar Negeri. Lupakan niat ingin berusaha sendiri di negeri kita tecinta Selamat mencoba. Zali
25 Juni 2005: 2 Tahun IndoFirstAid.com ======================================= Donaatur IndoFirstAid Bank BNI cab UGM Yogya 0038436942 A/n. Yudhistira O. Kirimkan pesan melalui [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indofirstaid/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

