RADAR JOGJA

Rabu, 11 Jan 2006

Minggu, 08 Jan 2006
Formalin di Makanan Tak Berbahaya


Diurai Jadi CO2 dalam Waktu 1,5 Menit
JOGJA - Kandungan formalin pada bahan makanan ternyata
tidak akan menimbulkan efek negatif bagi manusia.
Termasuk kandungan formalin yang terdapat pada mie
basah, ikan segar, tahu, dan ikan asin. Berdasarkan
penelitian WHO, kandungan formalin yang membahayakan
sebesar 6 gram. Padahal rata-rata kandungan formalin
yang terdapat pada mie basah 20 mg/kg mie. Selain itu,
formalin yang masuk ke tubuh manusia akan diurai dalam
waktu 1,5 menit menjadi CO2.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (USD)
Dr Yuswanto menjelaskan, berdasarkan penelitian yang
dilakukan pihaknya pada tahun 2002, kandungan formalin
pada mie basah di pasar Jogja sekitar 20 mg/kg mie.
Kadar itu belum secara signifikan menimbulkan
toksifikasi bagi tubuh manusia.

"Penelitian WHO menyebutkan kadar formalin baru akan
menimbulkan toksifikasi atau pengaruh negatif jika
mencapai 6 gram," jelas Yuswanto saat dihubungi Radar
Jogja, kemarin. Menurut Yuswanto, sebenarnya proses
alam juga menghasilkan zat formalin yang selanjutnya
terserap oleh sayur-sayuran, buah dan daging hewan.

Dikatakan, buah-buahan dan sayuran juga mengandung zat
formalin sebagai hasil proses biologis alami. "Alam
ini sebenarnya menghasilkan zat formalin yang diserap
oleh tumbuhan dan hewan. Daging sapi mengandung
formalin kira-kira 30 mg, dan kerang laut mengandung
formalin 100 mg per kg. Tapi itu formalin yang
dihasilkan dari proses alami," katanya.

Bahkan, lanjut Yuswanto, para peternak sengaja
membubuhkan formalin dalam makanan ternaknya. Makanan
ternak diberi kandungan formalin sebesar 660 mg per
kg. Tujuannya untuk membunuh bakteri. "Keberadaan
formalin tidak mengakibatkan keracunan hewan ternak,"
tambahnya.

Akan tetapi, kata Yuswanto, kandungan formalin baru
akan menimbulkan bahaya jika dihirup oleh alat
pernapasan. Jika hanya dicerna alat pencernaan, tidak
akan menimbulkan risiko negatif. "Pemakaian formalin
hanya merugikan kalangan peternak. Ketika mereka
menghirup formalin lewat alat pernapasan, berpotensi
menimbulkan kanker paru-paru."

Yuswanto menyimpulkan, ada kesalahan informasi di
masyarakat tentang bahaya formalin di mie basah, ikan
segar, dan ikan asin. Sebenarnya, ketika formalin
masuk melalui alat pencernaan, tidak akan berpengaruh
negatif.

Kondisi itu akan berbeda jika secara terus menerus
formalin masuk melalui alat pernafasan, maka
dikhawatirkan akan menyebabkan kanker paru-paru.
"Perokok juga berpotensi menghirup formalin dari
setiap batang rokok yang dikonsumsinya. Ketika setiap
hari menghisap 20 batang rokok, sama saja setiap hari
menghirup 10 mg formalin," tambah Yuswanto.

Kenapa formalin di makanan tidak berbahaya? Kata
Yuswanto, proses metabolisme formalin yang masuk ke
tubuh manusia sangat cepat. Tubuh manusia akan
mengubah formalin menjadi Co2 dan air seni dalam waktu
1,5 menit.

"Secara alami, setiap liter darah manusia mengandung
formalin 3 mililiter. Sedangkan formalin yang masuk
bersama makanan akan didegradasi menjadi CO2 dan
dibuang melalui alat pernapasan. Jadi, meski formalin
dikonsumsi dalam jangka waktu yang cukup lama, tidak
akan terjadi proses akumulasi dan menyebabkan
toksifikasi."

Yuswanto menegaskan, informasi yang berkembang di
masyarakat salah kaprah. Sebab, baru dalam dosis besar
yakni sekitar 6 gram, formalin akan memunculkan efek
negatif bagi tubuh manusia.

"Lagi-lagi yang dirugikan masyarakat kecil. Penjual
mie basah, tahu, dan ikan asin dirugikan. Seharusnya,
kita berpegang pada hasil penelitian yang akurat.
Pemerintah harus segera mengambil sikap atas kekacauan
ini. Kasihan pedagang kecil," tambah Yuswanto. (lai)










---------------------------------------------------
Kirimkan pesan melalui [email protected]
Forum Diskusi http://forum.indofirstaid.com
Lowongan Kerja http://loker.indofirstaid.com
Pasang Iklan  http://iklan.indofirstaid.com
Iklan Baris http://iklanbaris.indofirstaid.com

Bantu kami menjalankan IndoFirstAid.com melalui
Bank BNI Cab UGM Yogya 0038436942 A/n. Yudhistira O.
Bank BCA KCP Mangkubumi 1260440850 A/n. Yudhistira O. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indofirstaid/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke