Terima kasih info nya, saya juga pernah bawa tabung Oksigen, di  Cengkareng 
pihak Security ( yang di tempat scanning, waktu baru masuk  ruangan check in ) 
yang meminta untuk dibuang isinya.
  Hal ini perlu kita perhatikan kalu bawa tabung bertekanan, termasuk juga 
tabung Chlorethyl.
  OK . tetap siaga.
  
  Wass.
  Ali Imam
  Malang.
  

Off-Roader Peduli <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                    
              Di  Detikcom pagi ini tertulis berita diketemukannya camera bawah 
air  (underwater camera) di antara salah satu serpihan yang ditemukan di  
perairan Pare-Pare 
(http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/01/tgl/12/time/074952/idnews/729501/idkanal/10).

Just  curious, mengingat Adam Air naas tersebut bertujuan ke Manado yang  
merupakan salah satu tujuan diving, maka ada kemungkinan pesawat  tersebut juga 
membawa scuba tank milik penumpang yang akan diving ke  Bunaken dan sekitarnya. 
Mungkinkan pesawat meledak karena meledaknya  scuba tank di bagasi pesawat? 

Prosedur pengangkutan scuba tank  dengan pesawat udara adalah harus dalam 
kondisi kosong (tanpa tekanan)  dan  valve dalam keadaan terbuka. Biasanya,  
ground   crew bagian bagasi  tidak luput memeriksa bahwa scuba tank harus  
dalam keadaan kosong. Namun, bagian yang sering terlupakan adalah bahwa  valve 
(keran) scuba HARUS dalam keadaan terbuka,  agar scuba tank itu selalu memiliki 
tekanan yang sama dengan udara  sekitar, mengingat bahwa ruang cargo pesawat 
kemungkinan adalah  non-pressurized. Seorang diver yang bertanggungjawab 
seharusnya  memastikan bahwa valve scuba tank yang dibawanya harus dalam 
keadaan  terbuka.

Jika benar ini yang terjadi (mudah2an tidak), maka bisa  jadi, pada saat 
pemeriksaan kargo, petugas di bagian kargo telah  memeriksa dengan memutar 
valve ke posisi terbuka dan memeriksa bahwa  tidak ada tekanan. Namun kemudian 
karena masalah kebiasaan, petugas  tersebut setelah putaran membuka, secara 
refleks langsung melakukan  putaran menutup valve kembali. Ini sangat 
berbahaya, dan merupakan  sebuah kesalahan prosedur yang fatal. Valve tersebut 
harus dalam  keadaan terbuka selama air transport.

Just curious,
Rendra Hertiadhi
i love   diving!!

 __________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 
      
                                    

 
---------------------------------
Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask your question 
on Yahoo! Answers.

Kirim email ke