Nanya lagi nih. Ceritanya (ini baru ceritanya) di Indonesia BASARNAS sudah menangani darat dan laut secara keseluruhan, udah nggak mengkhususkan diri pada kecelakaan transportasi laut & udara. Nah, kemudian, karena tuntutan kualitas dan kuantitas SDM, maka perlu dibuat suatu pusat pendidikan dan pelatihan SAR, dari tingkat survival sampe rescuer spesialis bidang tertentu, juga tenaga manajemen bencana/SAR, dll.
Nah. Kemudian BASARNAS - ceritanya - mulai memikirkan alternatif-alternatif lokasi headquarter pusdiklat ini. Pertimbangan-pertimbangannya (yang udah kepikiran sama saya) kurang lebih begini; berdasarkan medan, secara secara sangat umum ada 2 bidang kerja SAR: darat & air (dengan masing-masing jenis & sub-nya). Ada pelatihan laut, sungai, hutan-gunung, high-angle, caving, teori, medik, dll. Beberapa dari hal-hal di atas itu sifat medannya (untuk latihan) sama sekali nggak bisa digantikan dengan buatan manusia, seperti misalnya laut & hutan. Sementara high-angle & cave masih bisa diwakilkan dengan bidang vertikal. Tapi justru soal darat & laut itu yang paling ribet. Sepertinya mesti pilih salah satu yang diprioritaskan (sebagai lokasi), sementara medan yang satunya lagi yah dikunjungi secara khusus pada jadwal pelatihan tertentu. Pertanyaannya; kalo menurut temen-temen, kira-kira di mana lokasi yang cocok ya? Tentu dengan pertimbangan-pertimbangannya. Makasih banyak. CATATAN: Pertanyaan ini nggak ada hubungannya dengan BASARNAS atau organisasi manapun, cuma dalam rangka tugas aja. setan ____________________________________________________________________________________ Don't get soaked. Take a quick peak at the forecast with the Yahoo! Search weather shortcut. http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#loc_weather

