Cuaca Jatim dan Jakarta Masih Menghawatirkan Selasa, 06-02-2007 21:48:19 oleh: Prima Sp Vardhana Kanal: Peristiwa Redanya guyuran hujan yang membuat Jakarta banjir. Demikian pula yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur, belum dapat diartikan sebagai proses melunaknya kondisi cuaca. Keraguan akan kondisi cuaca yang terjadi di Jakarta dan Jatim itu terdeteksi dari data yang dikumpulkan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) di Juanda. Dari data-data yang masuk dihasilkan kesimpulan cuaca kurang bersahabat di Jatim juga sama yang akan terjadi di Jakarta. Selama beberapa hari ke depan, menurut Kepala Unit Analisis dan Prakiraan BMG Juanda Syamsul Arifin, cuaca di atas Jatim akan didominasi hujan dan angin kencang. Kondisi sejak tanggal 1-3 Februari 2007 bisa menjadi contoh prakiraan cuaca ini. "Curah hujan sejak tiga hari itu sampai sekarang mencapai 164 milimeter Sedangkan intensitas hujan diperkirakan antara ringan hingga lebat. Kategori itu sudah termasuk tinggi. Hujan, kata Samsul, akan terjadi antara sore dan malam hari," kata Samsul kepada Surya, Senin (5/2). Dengan kondisi cuaca demikian, diakui, tidak tertutup kemungkinan terjadi banjir besar seperti di Jakarta. Kendati peristiwa banjir tersebut bergantung pada kondisi daratannya. Jika kondisi daratannya memungkinkan banjir, seperti adanya hutan gundul, maka tragedi banjir pasti akan terjadi. Kondisi yang akan berlangsung merata di seluruh Jatim ini, diprediksi, terus berlangsung hingga Maret. Sebab pada periode itulah curah hujan berada pada peringkat tertinggi. "Karena itu, warga di sekitar lokasi bencana alam yang pernah terjadi sebelumnya agar berhati-hati. Terutama kawasan bencana yang mungkin belum direhabilitasi. Ada kemungkinan banjir atau tanah longsor akan terulang," ujarnya.Selain itu, Syamsul mengingatkan, warga maupun para pelaku industri penerbangan tampaknya harus cermat melihat kondisi cuaca saat ini. Perkiraan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), dalam satu atau dua hari ke depan, hujan disertai angin kencang masih menyambangi sebagian besar kawasan di Indonesia. Perlu diwaspadai adalah kemungkinan terjadinya badai siklon, karena ada bibit badai siklon di utara Australia yang terus bergerak ke selatan. Kondisi ini yang yang membuat cuaca di sebagian besar Indonesia sedikit memburuk," tambahnya. Dia menjelaskan, saat ini, udara bergerak dari daratan Asia utara (yang bertekanan tinggi) menuju selatan ke arah Australia. Lintasan inilah yang menjadikan cuaca di kawasan yang dilintasi (termasuk Indonesia) sedikit berubah. Dampaknya, selain angin kencang (terutama di sekitaran laut Jawa, Flores, sampai Kupang), juga terjadi penumpukan awan Cb (Comulonimbus) yang menjadi penyebab hujan. Kondisi ini, sedikit banyak akan berpengaruh pada lalulintas penerbangan di Bandara Juanda. Kendati demikian, BMG masih menilai kondisi cuaca saat ini masih layak digunakan untuk penerbangan. "Tapi untuk kepastiannya, kami minta semua maskapai terus meng-update cuaca. Jika memang tidak memungkinkan jangan dipaksakan," katanya. Sedangkan Kasi Observasi dan Informasi BMG Maritim Perak, Arif Triono, khawatir adanya tropical depression di 14 derajat Lintang Selatan (LS) dan 136 derjat Bujur Timur (BT) atau di Teluk Carpentaria, Utara Australia, yang berpotensi menjadi siklon tropis. Dampaknya terjadi hujan badai. "Sampai hari ini, 'tropical depression' masih ada. Jadi,'tropical depression' itu dikhawatirkan akan menimbulkan 'tropical cyclone' dan hujan badai. Namun, biasanya dalam waktu 1-3 hari biasanya tropical depression akan hilang," ujarnya. Dampak yang ditimbulkan dari "tropical depression" , menurut ia, menghasilkan tingginya gelombang di perairan Indonesia dalam satu hingga dua hari ke depan. Ketinggian gelombang Selat Bali dan Selat Lombok bisa mencapai kisaran 1-2 meter, sehingga menggangu penyeberangan antar selat. Sedangkan di Laut Jawa dan Laut Flores ketinggian gelombangnya berkisar antara 2-3 meter. Karena itu, masyarakat pelayaran dan nelayan diharpkan berhati-hati, khususnya pelayaran yang menggunakan kapal tidak terlalu besar. "Kami harapkan para nelayan diharapkan dalam dua hari ini, tidak mencari ikan terlalu jauh dari perairan, karena kondisi gelombang saat ini tidak kondusif," ucapnya. Life for Success Regards, HENDRY RISJAWAN - YC0LKJ
imstp_chubbi_by_im_en.gif
Description: GIF image

