tidak solutif........................!!!! walo BASARNAS ada di bawah presiden langsung ato menjadi departemen yang mandiri dan dipimpin oleh seorang menteri, semua itu sekedar mensikapi secara emosional dan tidak komprehensif. Bagaimana dengan KNKT dan kadang keterliabatn POLRI dalam penanganan kecelakaan transportasi, kalo dulu BASARI sebagai penyempurnaan dari Tim SAR Jakarta, dan selanjutnya berkembang hingga membentuk KKR, dengan 4 wilayah operasi beserta SKR yang pernah ada, juga FKSD yang sudah dibentuk di daerah yang tidak terdapat SKR, kalolah BASARNAS langsung di bawah presiden tidak menjamin menjadi sebuah lembaga yang profesional dan responsif, Ingat dalam BASARNAS sendiri masih terdapat dualisme dalam memegang teguh jiwa "AVIGNAM JAGAD SAMAGRAM" yaotu: pegawai Dep Hub yang sekarang ada dalam Kantor SAR baik type A maupun B, yang kedua unsur militer dalam struktural BASARNAS, masih banyak tokoh 'kecewa' di sana dari jajaran AL maupun AU, beserta semua potensi SAR yang melengkapinya. ................................................................................. bertanggung jawab pada musibah penerbangan dan pelayaran an sich........ bersifat on call pada kejadian bencana alam yang besar berkoordiansi dengan BAKORNAS PBA saat bencana alam, .................................................................................... kita ini hidup di sebuah negara yang berdaulat penuh kenapa setiap pemegang KTP 'tidak punya jaminan keselamatan" di negara sendiri, tidak tenang dengan adanya gempa bumi, gunung meletus, angin puting beliung, BOM meledak di pusat kota, pencemaran limbah kimia , dlll ada apa dengan 'budaya safety' yang susah tersosialisasi??? kalo ada benacana besar ( baca: musibah massal) begitru sibuk dan gegap gempita kepedulian orang dalam penyelamatan dan pencarian korban bencana.................. so................... saat ada seorang pencari rumput jatuh ke jurang dan butuh pertolongan, siapa peduli??? seorang anak yang mandi di sungai hanyut dan hilang terbawa arus sungai, kebetulan anak tersebut putera dari keluarga yang sangat sederhana, hampir tidak ada respon dari "tokoh-tokoh SAR"............... kemudian ada pesawat Garuda terbakar di landas pacu, dalam sebuah komplek Lanud, luar biasa..................begitu besar perhatian orang pada musibah tersebut, kebetulan penumpangnya adalh atase tamu dari luar negeri dengan beberapa profesor dan guru besar sebuah perguruan tinggi ternama.................... seminggu sesudahnya ada angin puting beliung yang mengacaukan lahan pertanian dan sempat memporak-porandakan rumah penduduk di desa, terasa............ begitu lain dalam penanganannya???? saya Jabrik...................aktivis di kegiatan SAR Jogja sejak sekian lama menggeluti dunia kemanusiaan ini belum mendapatkan solusi terbaik bagaimana membentuk sebuah TEAM Rescue yang ideal...... bencana awan panas Gunung Merapi 22 November 1994, tanah longsor di Kedungrong Samigaluh Kulonprogo 2003 pencarian mahasiswa UGM di Gunung Slamet Februari 2001 dan musibah "skala kecil" lainnya, mohon masukan........................... di Jogja ada SARDA DIY dan ada SATKORLAK Propinsi DIY sama sekali tidak pernah ada koordinasi di antara keduanya masing-masing bergerak dengan potensinya sendiri dan salah satunya dibiayai dengan APBD Provinsi DIY
mohon masukan dan pendapat tentang BASARNAS dan BAKORNAS PBP, SKR/KAntor SAR dengan SATKORLAK< FKSD Propinsi dengan kelembagaan SATKORLAK, SATLAK dan SATGAS PBP, kalau ada korban hilang di gunung, sungai, pantai, gua, jeram..... siapa yang seharusnya bertanggung jawab???????? Sugeng 'JABRIK" Triyono SARDA Jogja bambang triyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: bagus dong sekarang punya wewenang yang tinggi, tapi akan lebih bagus jika di barengi dengan menyiapkan sdm di basarnas yang baik dan bermental, karna sebelumnya meski di bawah mentri tetapi dalam operasi sar cukup punya power tetapi belum maksimal, mungkin juga karna sdm yang kurang memadai dan fasilitas yang kurang maximal, dan saya berharap klo di bawah presiden basarnas tidak hanya berfungsi mengkoordinir operasi sar kecelakaan penerbangan dan pelayaran tapi semua operasi sar baik orang hilang di hutan, di sungai dll yang memerlukan tenaga sar, dan juga adanya peningkatan kemampuan personil basarnas ketika berperan sebagai unit sar. --- YSI <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > informasi selengkapnya ada di: > > http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/11/tgl/24/time/163242/idnews/712447/idkanal/10 > > > --------------------------------- > Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell? > Check outnew cars at Yahoo! Autos. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --------------------------------- Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell? Check outnew cars at Yahoo! Autos. --------------------------------- Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell? Check outnew cars at Yahoo! Autos.

