dari mailist tetangga....
----- Forwarded Message ----
From: arys <[EMAIL PROTECTED]>
To: KSR Alumni <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, July 9, 2007 9:58:02 AM
Subject: [ksrub_ljkt] Fw: [fh_unibraw] Fw: Urgent...!!!! Carstensz diambang
kehancuran, apa tindakan kita
FYI
----- Original Message -----
From: helmi
To: FH Unibraw98 ; FH_Unibraw
Sent: Friday, July 06, 2007 11:18 AM
Subject: [fh_unibraw] Fw: Urgent...!!! ! Carstensz diambang kehancuran, apa
tindakan kita
-----Original message-----
From: harley sastha harleymount@ yahoo.com
Date: Thu, 05 Jul 2007 12:26:39 +0700
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Subject: [PKS] Urgent...!!! ! Carstensz diambang kehancuran, apa tindakan kita
Mau bagi-bagi informasi nih mengenai alam lingkungan Indonesia. Kebetulan kami
dari teman2 penggiat alam bebas beberapa kali mempunyai data yang mengerikan
mengenai Cartenz termasuk yang berbahasa Inggris. Berikut salah satu data
terakhir dari kawan saya. Paling tidak teman2 disini bisa mengetahuinya dan
mempunyai pemikiran lain untuk renungkan. Tetapi saya tidak ingin ini
dipolitisir. ..saya hanya ining ini menjadi bahan renungan bagi semua komponen
bangsa di negeri ini.
Kemaren seorang teman baru balik dari Carstensz, dan dia bercerita gimana
hancurnya lembah Zebra wall, sayang pas saya minta fotonya dia ngga mau ngasih
karena ngga enak sama Freeport, hubungan mereka dah mesra dengan Freeport,
mereka ngga mau merusaknya. (ok bagi saya itu ngga masalah) yang mau saya ulas
di postingan ini adalah, keadaan terkini dari Carstensz, kata teman saya ini
sekarang truk tambang sudah bisa sampe ke dekat camp zebra wall dan kemaren
mereka dianter sama truk Freeport hingga ke Zebra wall dan menurut dia lagi
sebuah danau di dekat Zebra wall sudah tetimbun batu-batu buangan pertambangan
Freeport, dan ada sebuah danau lagi yang sudah dibolongin agar airnya kering
dan tentunya akan ditimbun lagi dengan batu-batu buangan pertambangan. Miris
memang mendengarnya, kita semua tahu dulu di lembah Zebra Wall itu ada daerah
rawa rawa yang dikenal dengan sebutan Carstensz Swamp dan rawa ini juga sudah
tertutup habis oleh timbunan batuan buangan pertambangan.
Freeport bukannya tidak tahu kalau merusak lingkungan, mereka tau kok, ini
terbukti dengan ketatnya ijin melewati Freeport jika mendaki carstensz dan juga
kalaupun dapat ijin akan sangat diawasi dan tidak boleh mengambil dokumentasi
apapun hingga sampai di daerah basecamp, bahkan ada kelompok PA Dari Unila
Lampung yang baru-baru ini kesana dan lewat Freeport, mereka mendapat
pengawasan yang super ekstra dan tidak boleh memotret apapun baru setelah
sampai basecamp mereka boleh memakai cameranya.
Jelas sekali terlihat dengan sikap seperti itu agaknya Freeport cemas kalau
sampai perusakan lingkungan yang mereka lakukan akan diketahui publik.
Lalu bagaimana? Jika ini dibiarkan terus pasti tidak lama lagi kita akan
kehilangan gunung yang kita banggakan itu, pasti tidak lama lagi pegungan itu
akan rusak parah. Keindahan lembah-danau- danau yang banyak danau itu akan
hilang. Susah membuktikan kalau penghancuran lingkungan pengunungan Jayawijaya
ini begitu parah tampa ditunjang bukti-bukti yang kongkrit seperti foto-foto.
Freeport tidak akan dengan begitu mudahnya mengijinkan kita mengambil foto-foto
kerusakan alam tersebut, semua yang bermain di Carstensz tahu persis hal ini
tapi mereka seperti tutup mulut karena bisa-bisa akses mereka kesana
di banned oleh pihak Freeport.
Dan bagaimana tindakan kita? Saya berpikir dan tidak ada salahnya kita mencoba,
setidaknya kita ngga kalah sebelum bertempur. Mungkin teman-teman ada yang
mengenal atau tahu atau syukur-syukur dekat dengan LSM lingkungan yang bisa
membiayai seorang wartawan foto dan seorang saksi lainnya (yang harus pendaki
gunung juga dan punya perhatian dengan carstensz jangan yang gampang di sogok)
untuk terbang dengan helicopter dan mengabadikan kerusakan pegunungan
Jayawijaya dari udara, dan hasilnya kita ekspos baik dalam dan luar negri kita
sampaikan juga pada UIAA. Setidaknya dunia mountaineering
tahu bahwa salah satu puncak dari seven summits sekarang tengah sekarat dan
menunggu kehancuran. Kita tidak bisa mengharapkan pemerintah karena mereka juga
ikut andil dalam kehancuran ini.
Saya pribadi berharap postingan ini tidak menjadi wacana saja, karena sekarang
sudah ada FMI hendaknya masalah carstensz ini menjadi tujuan utama, saya yakin
jika topik ini terangkat hingga diketahui masyarakat mountainerring dunia, akan
melapangan jalan buat FMI untuk semakin bermain di peta outainerring Indonesia
dan dunia.
Bagaimana temans, berhentilah hanya berdiskusi tapi mari kita lakukan sesuatu
hal yang nyata sebelum semua terlambat. Saya yakin dimilis ini banyak
teman-teman yang mempunyai link dengan LSM lingkungan. Dan saya yakin LSM
tersebut juga pasti akan tertarik.
Wassalam,
Harley B. Sastha
(Modetator Highcamp The Adventure dan Pengurus FMI, Penulis Tentang Kegiatan
Alam Bebas)
.
____________________________________________________________________________________
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz