Inna lillahi waa inna ilaihi rojiuun

Semoga Allah akan mengampuni semua dosa dan kesalahan
nya dan menerima seluruh amal ibadahnya dan akan
diberikan tempat yang indah disisiNya.
Amiiin.

Dalam usia yang masih sangat muda dia meninggalkan
kita   setelah mengabdi dengan  tulus ditempat yang
sangat terpencil dimana tidak banyak diantara kita
yang bersedia ditempat disana.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan
ketabahan dan kita semua bisa megambil hikmah dan suri
ketauladan darinya .

Turut beduka cita yang sedalam-dalamnya

kemala

BATAN Serpong
--- yudhis97 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dr. Erina Natania Nazarudin (P, 29 tahun), gugur
> dalam tugas, Minggu
> (15/7) sepulang mengantar pasien placenta previa
> dari Puskesmas Kokas
> ke RSU Fakfak, Propinsi Irian Jaya Barat, Sabtu
> (14/7). Jarak antara
> Puskesmas Kokas dan RSU Fakfak diperkirakan 40 km.
> Pada perjalanan
> pulang, mobil Puskesmas keliling (Pusling) yang
> dikendarai dr. Erina
> bersama seorang perawat, tergelincir masuk jurang
> sedalam 20 meter.
> Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIT di km 20
> jalan Fakfak –
> Kokas. Saat kejadian dr. Erina dan perawat Gofur
> Meram sempat
> dilarikan ke RSU Fakfak. Dr. Erina meninggal dalam
> perjanalan sebelum
> tiba di RSU Fakfak, sementara perawat mengalami luka
> dan patah tangan.
> Dr. Erina tercatat sebagai sebagai dokter pegawai
> tidak tetap (PTT) di
> Puskesmas Kokas, Kebupaten Fakfak, Irian Jaya Barat
> dengan kategori
> daerah sangat terpencil . Dr. Erina terdaftar
> sebagai doketr PTT
> periode Mei 2007 untuk masa tugas selama 6 bulan.
> Jenazah dokter
> lulusan Universitas Pajajaran, Bandung ini akan
> diberangkatkan ke
> Jakarta, Selasa (17/7). Selanjutnya, jenazah akan
> disemayamkan di
> rumah duka Jl. Bima No. 98 Bandung.
> Menteri Kesehatan Dr. dr. Siti Fadilah Supari
> Sp.JP(K), hari ini
> mengunjungi kediaman dr. Erina Natania di Bandung
> untuk menyampaikan
> belasungkawa dan memberi bantuan dana duka cita
> secara pribadi. Dengan
> peristiwa ini, dr. Erina Natania akan diberi gelar
> kehormatan Ksatria
> Bakti Husada Arutala dari Menteri Kesehatan, selain
> itu juga akan
> diberikan tunjanga dua belas kali gaji pokok sebagai
> dokter PTT.
> Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik,
> Sekretariat
> Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih
> lanjut dapat
> menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-5223002
> dan 52960661, atau
> alamat e-mail [EMAIL PROTECTED] 
> 
> 



       
____________________________________________________________________________________
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows. 
Yahoo! Answers - Check it out. 
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545433

Kirim email ke