----- Forwarded Message ----
From: Wahana Adhi Wibowo <[EMAIL PROTECTED]>
To: toegalan <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, July 24, 2007 7:05:08 PM
Subject: [Energy_Troops] Sadar nggak, udara makin panas


> Tahukah Anda kenapa penyakit yang disebarkan vektor,
> seperti demam berdarah dan flu burung terus merebak?
>
> Tahukah Anda kenapa suhu di Jakarta terus meningkat
> dari 32-34'C menjadi 36-37'C? Terasa makin panas aja
> nggak, sih..?
>
> Tahukah Anda kenapa cuaca sering berubah –tadinya
> panas, tiba-tiba hujan lebat, atau sebaliknya—dan
> banjir sering terjadi, sedangkan di saat yang sama
> banyak daerah yang mengalami kekeringan parah?
>
> Tahukah Anda bahwa ratusan pulau di Indonesia
> hilang/tenggelam? (Hei, kabarnya kalau cuaca terus
> panas begini, Jakarta diperkirakan tenggelam di
> tahun 2090!)
>
> Tahukah Anda bahwa salju di puncak Gunung Jayawijaya
> (satu-satunya lokasi bersalju di negeri kita) sudah
> hilang?
>
> Kenapa semua itu terjadi? Jawabnya: pemanasan global
> sedang meradang BUMI kita.
>
> Kenapa pemanasan global terjadi?
>
> Katanya nih, pemanasan global terjadi karena
> pemakaian energi secara berlebihan yang dilakukan
> manusia dalam kegiatannya sehari-hari dengan
> mengeksploitasi energi yang dihasilkan bumi.
> Pemakaian energi yang berlebihan ini menyebabkan
> pemanasan yang terus menerus naik menuju atmosfer.
> Masalahnya, suhu panas itu tidak bisa lepas ke
> angkasa luar sana, jadi berbalik kembali ke bumi
> (efek rumah kaca) dan jadilah panas semakin menumpuk
> di bumi sehingga kita makin nggak bisa lepas dari AC
> dan kipas angin.
>
> Nah, apa yang bisa kita lakukan untuk membuat bumi
> kembali sejuk dan enak ditinggali?
>
> Simpel aja, kok. Kita bisa melakukan hal-hal
> sederhana di bawah ini:
>
> - memilih naik bis atau angkot saat
> bepergian, kecuali kalau bareng-bareng boleh naik
> mobil pribadi atau taksi
> - matikan PC komputer saat jam makan siang
> di kantor
> - matikan semua alat elektronik yang tidak
> dipakai, seperti matikan AC atau lampu di ruang yang
> sedang kosong atau TV yang sedang tidak ditonton
> (saya sering nih, nemuin yang begini di rumah
> temen).
> - gunakan lampu dan alat-alat elektronik
> lain yang sudah berlabel "hemat energi"
> - kembalikan plastik belanjaan di
> supermarket kalau cuma beli vitamin C atau sebuah
> barang kecil lainnya --yang sebenarnya, tidak pakai
> kantong pun nggak masalah!
> - kumpulkan plastik atau paper bag belanjaan
> yang tak terpakai dengan rapi di sebuah laci, suatu
> hari Anda pasti akan memanfaatkannya. Jadi nggak
> perlu belanja kantong lagi saat memerlukannya.
> Selain hemat energi dengan mengurangi produksi di
> pabrik juga, ini bisa mengurangi panas akibat
> pembakaran sampah pula!
> - jangan sering-sering main gas saat
> berkendara; mobil maupun motor
> - tanam pohon, perdu, bunga-bungaan, atau
> lainnya di rumah (walau cuma sebatang di dalam pot)
> - kurangi memakai barang yang diproduksi
> pabrik, dan mulai gunakan barang konsumsi yang
> diproduksi tangan manusia serta ramah lingkungan
>
> Sebenarnya, banyak sekali hal sederhana yang bisa
> kita lakukan. Secara naluriah, setiap manusia
> sebenarnya tahu bagaimana caranya menghemat energi
> dan mengurangi panas bumi dalam kegiatan sehari-hari
> kita. Jadi, dengarkan baik-baik naluri Anda.
>
> Memang sih, awalnya susah berpanas-panas ria naik
> angkot ke mana-mana. Sepi juga tanpa hiruk-pikuk
> TV/radio/playstation/ DVD player di setiap ruangan
> di rumah. Kasihan juga tukang taksi dan
> pabrik-pabrik yang berproduksi. Tapi, ini gerakan
> urgent yang harus kita lakukan segera, bersama, di
> seluruh dunia! Kita mesti kompak! Nggak tahan kan
> booo... udara makin panas begini. Apa enaknya?
> Tenang saja, banyak negara yang mulai memikirkan
> membuka peluang lapangan kerja tanpa membuat bumi
> makin panas. Eh, PR kita juga, tuh!
>
> Nah, pengen bumi tetap sejuk dan enak ditinggali?
> Yuk, jangan cuma menyebar email ini, tapi lakukan
> hal-hal di atas secara nyata. Cuma butuh dibiasakan
> aja, kok. Bayangkan kalau nanti bumi sudah kembali
> sejuk. Hmmm, uenaaakkk tenan!!
>
> Salam!
> Nina Samidi*Tri Wahyuningsih *Linda*Hamwardi*Wahana Adhi Wibowo*Abdul Basith 
> Al Husaini
> (Penduduk bumi biasa yang ingin bumi tetap nyaman
> ditinggali... ;) )
>
> *terakan nama Anda di samping nama saya setiap kali
> menyebarkan email ini, sebagai simbol dukungan dan
> partisipasi Anda dalam gerakan membuat bumi kembali
> sejuk. Semakin banyak nama tertera, makin besar
> peluang keturunan kita hidup nyaman di bumi. Iya,
> nggak?!







      
____________________________________________________________________________________
Shape Yahoo! in your own image.  Join our Network Research Panel today!   
http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 



[Non-text portions of this message have been removed]




Yahoo! Groups Links




       
____________________________________________________________________________________
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. 
Yahoo! Answers - Check it out.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469

Kirim email ke