PMI Dirikan Pengungsian
untuk Antisipasi Pengungsi Gunung Kelud Merespon meningkatnya aktifitas Gunung Kelud, Jawa Timur, Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan lokasi pengungsian untuk mengantisipasi pengungsi di Kabupaten Kediri dan Blitar. Di Kediri, PMI mendirikan lima titik pengungsian yaitu di Desa Siman, Desa Segaran, Desa Tawang Wates, Desa Kepung dan Desa Puncu. Masing-masing pengungsian bisa menampung 800 hingga 1.000 warga. Saat ini pengungsian di Desa Siman adalah yang terbesar dan sudah menjadi pengungsian permanen, kata Ketua PMI Cabang Kabupaten Kediri, Subagyo SW. Terdata terdapat 2 ribu warga kini telah mengungsi di pengungsian PMI di Desa Siman. Untuk memberikan kebutuhan konsumsi bagi para pengungsi, PMI telah menyediakan hingga 2.000 paket makanan yang akan segera didistribusikan. Selain itu, PMI juga membuka 1 unit dapur umum di setiap titik pengungsian. Kita upayakan memberikan kebutuhan makanan sebanyak tiga kali sehari bagi para pengungsi, kata Subagyo. Sebagai pelayanan kesehatan, PMI mengerahkan tim klinik berjalan (mobile clinic) yang dimobilisasi ke setiap titik pengungsian serta rumah-rumah warga untuk mengantisipasi warga yang tinggal di kediaman mereka. Tim klinik berjalan PMI terdiri dari 2 unit kendaraan ambulan dan tim medis yang merupakan tenaga dokter dan paramedis. Sementara itu lokasi pengungsian PMI di Kabupaten Blitar didirikan di 20 titik, yaitu Kecamatan Nglegok (4 titik), Kecamatan Garum (6 titik) dan Kecamatan Gandusari (10 titik). Titik-titik pengungsian ini diperkirakan dapat menampung hingga 17 ribu jiwa. Kami telah siapkan sejumlah tenda di lokasi pengungsian tersebut meski sebagian besar warga belum mengungsi, kata Sekretaris PMI Cabang Kabupaten Blitar, Bambang Wahyudianto. Untuk pelayanan kesehatan bagi pengungsi di Kabupaten Blitar, PMI membuka rumah sakit lapangan di Dusun Sumber Sari, Desa Sumber Asri, Kecamatan Nglegok, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat dan Korps Sukarela (KSR) PMI Universitas Brawijaya. Kami mendirikan tiga tenda regu sebagai rumah sakit lapangan yang dapat menampung sampai 60 pasien, kata Bambang. Sementara tim medis KSR Universitas Brawijaya memberikan rawat jalan ke sejumlah dusun terdekat dengan mengerahkan tenaga 3 dokter. Sebagai bantuan untuk warga di sekitar Gunung Kelud, PMI telah mendistribusikan 15 ribu masker dan menyiagakan 50 ribu masker yang siap diberangkatkan dari gudang regional PMI di Surabaya. Selain itu, PMI juga menyiagakan 2 unit kendaraan tangki air masing-masing berkapasitas 5.000 liter air yang siap dimobilisasi untuk memberikan keperluan air bersih bagi para pengungsi. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Arifin Muh. Hadi, Kepala Divisi Penanganan Bencana Markas Pusat PMI, Telp. 021-7992325 ext. 201 atau Dra. Arna Ferrajuanie, Kepala Bidang Penanganan Bencana PMI Daerah Jawa Timur, Hp. 0811 317 455 atau Aswi Reksaningtyas, Kepala Divisi Komunikasi Markas Pusat PMI, Tlp. 021-7992325 ext 201. Kontak media: Aulia Arriani, 021-7992325 ext 201. Posko Markas Pusat PMI, telp. 021-7992325, ext. 112. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

