Seruan Bersama: Together We Can Stop Disaster
   
  Kaitkan dua jari telunjuk Anda, dan serukan; “Together We Can Stop Disaster”. 
Inilah kampanye bersama yang ditelurkan dari hasil pra rapat kerja ACT 13-14 
November 2007 di Cipanas, Jawa Barat. Seruan ini merupakan hasil pemikiran para 
peserta raker selama kurang lebih dua hari dua malam, dan menjelang akhir raker 
kampanye ini diperkenalkan oleh tim komunikasi ACT. 
   
  Stop Disaster, tidak bermakna menghentikan bencana seperti bencana alam yang 
termasuk act of God, semata karena kehendak Allah, antara lain gempa bumi, 
tsunami, angin puting beliung dan gunung meletus. Stop Disaster dimaknai untuk 
semua bentuk bencana, baik bencana alam maupun sosial. Stop Disaster lebih 
diartikan mencegah, baik mencegah bencana itu sendiri maupun mencegah dampak 
resiko yang lebih besar. 
   
  Banjir bisa dicegah, kemiskinan, kelaparan, busung lapar, gizi buruk, konflik 
sosial pun bisa  dihindari. Sementara gempa bumi, tsunami, angin puting beliung 
memang tidak bisa dicegah atau kejadiannya, namun dampak dan resiko bencananya 
bisa dikurangi dengan berbagai bentuk kegiatan mitigasi bencana seperti 
pelatihan kesiapsiagaan gempa, penyebaran brosur, flyer berisi himbauan siaga 
bencana, penyadaran kesiapsiagaan banjir, edukasi langsung ke masyarakat akan 
potensi bencana di berbagai daerah yang kesemuanya bermuara pada satu target 
mewujudkan masyarakat sadar bencana (MSB). 
   
  Anak-anak misalnya, sejak dini sudah harus diajarkan untuk membuang sampah 
pada tempatnya. Bahkan jika perlu, mereka sudah diajarkan bagaimana memilah 
sampah organik dan non organik, sehingga sebagian sampah tersebut bisa 
bermanfaat sebagai kompos. Memang terdengarnya mudah membudayakan buang sampah, 
namun ternyata ini menjadi salah satu persoalan terbesar negeri ini. Tentu kita 
masih ingat kasus keributan yang terjadi ketika tempat pembuangan akhir (TPA) 
warga Jakarta hendak dipindah dari Bantar Gebang, Bekasi ke Bogor. Contoh lain 
terjadi di Bandung yang beberapa waktu lalu tiba-tiba menjelma menjadi kota 
sampah yang bau dan jorok lantaran kota Paris Van Java itu tidak memiliki 
tempat pembuangan akhir. 
   
  Membuang sampah pada tempat yang sebenarnya, hanyalah salah satu bagian 
penting dari pencegahan banjir. Begitu juga dengan bencana lainnya, kelaparan, 
gizi buruk dan busung lapar, kemiskinan, konflik sosial, juga pemanasan global 
(global warming), bisa dicegah dan dihindari sebelum benar-benar terjadi. 
   
  Jika hari ini masih terjadi berbagai bencana di sekitar kita, masih terlihat 
anak-anak yang putus sekolah, anak-anak gizi buruk dan busung lapar di banyak 
tempat, keributan, kerusuhan dan pertikaian antar daerah, suku dan agama, serta 
fenomena kemiskinan yang tak kunjung reda bahkan makin meluas. Atau saat 
masyarakat Jakarta terus menerus dihantui bencana banjir setiap kali musim 
penghujan tiba. Bahkan bagi warga Jakarta, kemacetan pun menjadi bencana yang 
setiap hari harus dihadapi. Sungguh, semua bencana itu akan terus terjadi 
menimpa kita, keluarga kita, hingga anak cucu kita di masa datang, hanya karena 
kita belum bersama-sama menangani, mengantisipasi, bahkan mencegah terjadinya 
bencana. 

  

  ACT, MRI (Masyarakat Relawan Indonesia), DMII (Disaster Management Institute 
of Indonesia), serta berbagai masyarakat dan elemen peduli bencana mengajak 
Anda semua untuk, mengaitkan dua jari telunjuk Anda dan berseru “together we 
can stop disaster”.
   
  Serukan “together we can stop disaster” kepada siapa pun yang Anda temui, 
perkenalkan simbol kebersamaan dengan mengaitkan dua jari telunjuk Anda, agar 
ini menjadi sebuah gerakan nasional, bahkan mendunia. Together we can stop 
disaster, Insya Allah, untuk tempat hidup yang lebih baik. (Gaw/ACT) 
   
  Bayu Gawtama
Communication Senior Manager ACT
bayugautama@ yahoo.com
085219068581
www.aksicepattangga p.com 
021-7414482

   
  Don't wait for the disaster... if we can stop them... 
  Karena sesungguhnya bencana terjadi juga karena ulah manusia...  
  Kenapa harus menunggu... baru bertindak... kalau kita bisa mencegahnya...
   
  Semoga informasi ini bermanfaat, maafkan jika Anda tidak berkenan....
   



  Salam, 
~Vie 
http://virgina.multiply.com 
http://blog.360.yahoo.com/virghien 
http://kksmelati.multiply.com

       
---------------------------------
Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.

Kirim email ke