Siaran Pers


15 Januari 2008


 


PMI Distribusi Air Bersih untuk Korban Banjir
di Bojonegoro


 


 


Mengantisipasi
kebutuhan air bersih di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Palang Merah
Indonesia (PMI) mendistribusikan air bersih bagi para korban banjir di Kecamatan
Kanor dan Krucuk. Hingga Selasa (15/1), PMI telah mendistribusikan hingga 140
ribu liter air bersih untuk korban banjir di tiga desa, yaitu Desa
Kedungprimten dan Kedungarung, Kecamatan Kanor dan Desa Sumbang Timun,
Kecamatan Krucuk. “Tiga desa tersebut adalah lokasi terparah yang terkena
dampak banjir. Akses ke sana juga masih sulit dilalui karena banyak jalan yang
terputus,” jelas Eko Novi Ardianto, anggota tim watsan (water & sanitation) 
PMI. 


 


Untuk
memenuhi kebutuhan air para korban, PMI mendistribusikan air bersih sebanyak
15-20 ribu liter per harinya yang dikirim 2-3 kali sehari. Mayoritas air
digunakan warga untuk keperluan air minum dan memasak. Dalam mendistribusikan
air bersih, PMI menyediakan 1 kantong air (bladder)
berkapasitas 5 ribu liter air yang diambil dari PDAM setempat. 


 


Menurut data
asesmen tim watsan PMI, terdapat 546 sumur penduduk di Kecamatan Kanor yang
terkena dampak banjir. 80 persen di antaranya tercemar air kotor dan endapan
lumpur sehingga airnya tidak bisa digunakan. Sementara di Kecamatan Krucuk, 160
sumur tercemar akibat banjir. 


 


Untuk
membantu memulihkan air sumur yang tercemar, PMI berencana memberikan obat
penjernih air ke sumur-sumur penduduk. “Mulai hari ini kita akan membagikan obat
penjernih air kepada masyarakat. Obat penjernih itu akan membantu mengendapkan
kotoran di sumur,” kata Erza Adimenggala, Koordinator Lapangan Tim Watsan PMI. 


 


Sementara
itu, pelayanan air bersih PMI di Jawa Timur juga diberikan di Kabupaten
Lamongan, terutama di Kecamatan Laren. Hingga Selasa (15/1), PMI telah
mendistribusikan 35 ribu liter air bersih untuk korban banjir di tiga desa,
yaitu Desa Laren, Desa Gelap, dan Desa Telangwot. “Sumber air kita ambil dari
sungai Bengawan Solo. Sebelum didistribusikan ke warga, air kita olah dahulu 
hingga
menjadi air bersih,” jelas Syahroni, anggota tim watsan PMI.  


 


Untuk
menyediakan air bersih ini PMI menurunkan tim watsan yang dimobilisasi dari
Jakarta dan Jawa Barat yang telah 
berpengalaman dalam memberikan pelayanan air bersih saat bencana. Pelayanan
air bersih PMI juga mencakup daerah Surakarta dan Kudus, Jawa Tengah.


 


Untuk informasi lebih lanjut, dapat
menghubungi: Fajar
Sumirat, Staf Watsan Markas Pusat PMI, hp. 08159292960 atau Ezra Adimenggala, 
Koordinator Lapangan Tim
Watsan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, hp. 08122004959. Kontak Media: Aulia
Arriani, hp. 0816795379





Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke