Salam kemanusiaan,
Ehm... Ini pendapat pribadi: PMI selalu terbuka untuk bekerjasama dengan
siapapun dalam mengelola bantuan, artinya secara riil, PMI bukanlah penerima
bantuan namun PMI mendapatkan amanah untuk menyalurkan bantuan kepada yang
berhak atau membutuhkan. Amanah tersebut mengandung nilai sebuah kepercayaan;
diantaranya kepercayaan bahwa PMI merupakan lembaga yang tahu kemana sebaiknya
bantuan tersebut disalurkan, percaya bahwa PMI mampu mengelola bantuan tersebut
secara profesional sesuai prinsip-prinsip dasar yang dianutnya, percaya bahwa
PMI mempunyai sumber daya yang memadai untuk mengemban amanah tersebut.
Kepercayaan tersebut tidak serta merta datang begitu saja, kepercayaan tersebut
dibangun dari detik ke detik, dari menit ke menit, dari hari ke hari, bulan ke
bulan dan tahun ke tahun melalui kerja keras dan belajar.
PMI tahu, kepercayaan bisa dipertahankan bila adanya kepuasan dari pemberi
bantuan dengan indikator antara lain: sasarannya tepat, waktunya tepat,
kapasitasnya sesuai, dan hasil yang positif. Tentu saja banyak metode untuk
membuktikan secara nyata atau ilmiah nilai kepercayaan tersebut, misalnya
melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) dan Auditoring. PMI mempunyai tools
khusus Monev untuk melihat apakah prosesnya berjalan dengan baik dan atau
tidak, misalnya untuk bantuan yang berjangka. PMI di diaudit oleh lembaga
auditor luar organisasi PMI untuk menjaga transparansi dan independensinya
salah satunya adalah Price Water House Cooper (PWC) yang dibayar oleh dana
internasional bukan oleh PMI, dan beberapa donor juga menyertakan auditornya
sendiri. Perlu diketahui, pengauditan tersebut tidak hanya masalah keuangannya
saja juga termasuk barang bantuan (logistik). Siapapun berhak untuk mengetahui
bagaimana PMI mengelola bantuan, dan PMI wajib memberitahukannya secara
tranparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ehmm, saya pikir ketika PMI terang-terangan mempublikasikan adanya bantuan
dari manapun, berarti PMI harus siap dipertanyakan pengelolaan atau
penyalurannya. Dan selama bertahun-tahun "terperangkap" di PMI baik sebagai
Relawan maupun staf, terus terang belum menemukan hal-hal yang memalukan, dan
juga saya melihat PMI terus berkembang berusaha menjadi lembaga yang lebih baik
dan profesional.
Om John begitu, kalau relawan PMI yang pernah terlibat dalam bantuan berupa
program berjangka (project) tentu merasakan begitu ketatnya pegawasan dari
donor, terutama masalah keuangan. Ditongkrongin malahan. Om John pernah
ngerasain? kadang-kadang kesel juga, tapi itulah harga amanah yang harus
diemban dan dari situ kita belajar menjadi lebih baik.
Demikian, semoga ada yang baca.. (termasuk mas Syech AQ)
Indra Yogasara
Relawan pang Kasepna
john do <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
tentang aja bro.....PMI tuh diAudit kok bukan begitu om Indra
bencana!!!!
syekh AQ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
waduh..hebat ya..banyak dana juga yg masuk ke PMI, tapi apa ngomong2 PMI
diaudit dia tuh kan lembaga yg banyak dapat duit ber milyar2 sampe triliiun?
Telkomsel pernah nyumbang diatas 1 milyar ketika nyumbang ke PMI diminta
laporan penggunaan dana susah amat dapetnya, apa bisa akuntabel n transparan,
F Sidikah R <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
----- Forwarded Message ----
From: fi sira <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, April 3, 2008 8:33:52 PM
Subject: Fw: [kpmppmi] Pengumuman Kerjasama Lee Cooper dengan PMI
dear all,
Sekedar fyi,
Lee Cooper Indonesia telah melakukan kerjasama dengan Palang Merah Indonesia
dalam rangka HUT Lee Cooper sedunia yang ke-100 tahun.
Kerjasama dilakukan dalam bentuk penggalangan dana, dimana Lee Cooper
Indonesia telah mencetak 1000 pcs celana jeans desain khusus "Red Cross Jeans".
Celana ini dikeluarkan dalam seri pria dan wanita. Penjualan dilakukan di
outlet - outlet Lee Cooper tertentu.
Bagi yang berminat dapat mengunjungi outlet - outlet Lee Cooper di bawah ini.
Sebagai tambahan informasi, harga per celana sekitar Rp 250 ribu.
Jakarta
⢠Btq Lee Cooper Pondok Indah Mall
⢠Btq Lee Cooper Mall Kelapa Gading
⢠MDS Metropolitan Mall, Bekasi
⢠MDS Blok M Plaza
⢠MDS Cilandak Town Square
⢠MDS Karawaci
⢠MDS Citraland
Bandung
⢠Btq Lee Cooper Bandung Indah Plaza
Yogyakarta
⢠Btq Lee Cooper, Mal Malioboro
⢠Btq Lee Cooper, Mal Ambarukmo
Surabaya
⢠Btq Lee Cooper TP3
⢠MDS Tunjungan Plaza
Medan
⢠MDS Medan Fair
Makassar
⢠Btq Lee Cooper Mall Panakukang
⢠Btq Lee Cooper Mall Ratu Indah
Manado
⢠MDS Mega MAs MAnado
Bali
⢠Btq Lee Cooper, JL Diponegoro
best regards,
Robert Simatupang
Kadiv Pengembangan Sumber Daya
Kantor Pusat Palang Merah Indonesia
Jl. Gatot Subroto Kav. 96
Jakarta - 12790
Indonesia
Telp. : 021 - 7992325 ext 207
Fax : 021 - 7995188
Mobile: 0813 - 1687 8512
Email : robert_simatupang@ pmi.or.id
Web : www.palangmerah. org
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster
Total Access, No Cost.
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com