Sekalian numpang tanya, ada yg punya info lebih tentang ini atau tanggapan?
Saya anggota KSR ITB, pernah ada yg tanya ini waktu training singkat panitia 
P3K ospek, tapi saya sendiri belum bisa jawab. 
Thanks.


----- Forwarded Message ----
To: 2003 <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, April 11, 2008 9:47:34 AM
Subject: [M2003] Angin duduk


Dear all,
Lampiran ini menggambarkan Pembuluh darah yg mengeras dan saluran pembuluh 
darah yg tersumbat karena kolesterol tinggi yg lama dan gambaran lokasi 
nyeri/sakit dan penjalarannya sebagai tanda kemungkinan serangan jantung.

Regards,
dr. Kasyunnil

ANGIN DUDUK = SSJKA (Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut) 

Kemarin ada seorang teman dikantor yg meninggal di usia yg ke-31 dgn status 
single. Menurut dokter-dokter yg turut melayat, kemungkinan penyebabnya adalah 
Angin Duduk, karena hari senin. Dia masih masuk kantor, walaupun pada saat jam 
istirahat minta ijin pulang karena kepalanya pusing. Kebetulan ybs tidur 
sekamar dgn kakak perempuannya yg juga bekerja di kantor yg sama dan masih 
sempat terbangun karena adiknya menanyakan minyak kayu putih sekitar setengah 
12 malam, lalu paginya waktu dibangunkan pagi hari utk berangkat ke kantor, 
ternyata sang adik sudah meninggal dgn posisi tidur dgn wajah sedikit menahan 
rasa sakit dan kebiruan sekitar leher. 

Atas dasar itulah saya informasikan sedikit mengenai Angin Duduk atau nama 
kerennya Sindrom Jantung Koroner Akut. 

1. Angin Duduk sama dgn Sindrom Jantung Koroner Akut Hanya dlm 15 menit sampai 
30 menit, orang yg terserang angin duduk bisa meninggal. Padahal, penderita, 
sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Dunia kedokteran selama dua tahun 
terakhir berhasil mengidentifikasi istilah baru penyakit jantung yg akrab 
disebut angin duduk. 

2. Ternyata, penyakit ini tak sekedar masuk angin berat, tetapi identik dgn 
sindrom serangan jantung koroner akut(SSJKA). Teridentifikasinya istilah ini, 
menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh 
Santoso.SpPD, di Jakarta, pekan lalu. 

Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yg berkembang dimasyarakat selama 
ini. Bahwa masuk angin hebat itu adalah penyakit yg berbahaya, bahkan bisa 
menimbulkan kematian hanya dlm waktu 15 hingga 30 menit sejak serangan pertama. 

Jadi kata Teguh lagi, jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak 
melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks. Segeralah pergi ke 
rumah sakit yg menyediakan fasilitas penanganan gawat darurat jantung. 

Ingat! Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama. 

Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak 
disikapi masyarakat dgn tindakan yg salah. Misalnya,penderita dikerok, diberi 
minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan utk mengeluarkan angin. Padahal, 
penderita bisa meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit 

Gejalanya: 
Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti 
· Rasa ditekan 
· Rasa diremas-remas, menjalar ke leher, lengan kiri dan kanan, serta ulu hati. 
· Rasa terbakar dgn sesak napas dan keringat dingin. 

Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu, 
serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yg disertai kembung pada ulu hati 
seperti masuk angin atau maag. 

Sumber masalah sesungguh hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung 
(vasokonstriksi) . 

Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal : 
· Pertama, adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dlm pembuluh darah akibat 
konsumsi kolesterol tinggi. 
· Kedua, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus); 
· Ketiga, Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yg terus 
menerus. 
· Keempat, infeksi pada pembuluh darah.. 
Penyempitan itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan berkurangnya oksigen yg masuk ke 
dalam jantung. 

Ketidak-seimbangan pasokan dgn kebutuhan oksigen pada tubuh mengakibatkan nyeri 
dada yg dalam istilah medisnya disebut angina. 

Namun kata Teguh, hendaknya dibedakan antara keluhan nyeri pada sindrom 
serangan jantung koroner akut (SSJKA) dgn serangan jantung koroner (SJK) 
(infark miokard). 

Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan total pembuluh darah jantung karena 
aktivitas fisik yg berlebihan. Sementara pada SSJKA angina terjadi akibat 
sumbatan tidak total yg dirasakan saat istirahat. 

"SSJKA ini memang mendadak. Bukan karena capek, masuk angin, atau 
penyakit-penyakit lainnya. Biasanya penderita akan meninggal paling lama lima 
belas menit setelah keluhan rasa nyeri pertama kali dirasakan" kata Teguh. 

Masyarakat diminta waspada terhadap keluhan angin ini. Soalnya penderita 
sebelum terserang akan tampak sehat-sehat. 

Solusi.....NYA: 
Satu-satunya hanyalah melonggarkan sumbatan yg terjadi, yaitu dgn memberikan 
obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau, obat utk 
mengantisipasi ketidak-seimbangan supplai oksigen dan kebutuhan oksigen. 
Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis. 

Di tempat terpisah. Ahli jantung RS Jantung Harapan Kita dr.Santoso Karo-Karo 
MPH:, SpJp mengungkapkan kondisi rumah sakit di Indonesia tidak terlalu bisa 
diharapkan utk pengobatan SSJKA. Rumah sakit terkesan lambat menangani pasien. 

Untuk itu ia menyarankan agar penderita yg sudah tahu bahwa dirinya memiliki 
gangguan jantung sebaiknya membawa tablet antiplatelet kemanapun ia pergi. 

Obat antiplatelet yg paling murah dan gampang di cari adalah ASPIRIN. Obat ini 
selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri dan melonggarkan 
kembali pembuluh darah yg tersumbat oleh thrombosit atau platelet (sel pembeku 
darah). 

Info & Tips 

Bisa juga sedia pill CEDOCARD, murah harganya, sediakan sekitar 2-6 butir, 
selipkan di dompet, dibawa kemana pun pergi. 

Cara pake nya jangan ditelan, tapi dimasuk kan ke bawah lidah, dibiarkan 
mencair dibawah lidah. 
Cara kerjanya: Pil cedocard akan mencair jadi larutan yg mudah diserap pembuluh 
darah dibawah lidah, berfungsi menimbulkan pelebaran pembuluh darah di kepala, 
terutama kearah otak, sehingga otak tetap mendapat supply darah dan oksigen yg 
cukup, jika jantung mengalami gangguan. Sementara itu selekasnya penderita di 
bawa ke RS Gawat Darurat utk mendapat pertolongan lebih lanjut. 

. 
    


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke