Setuju..... Namun Jiwa relawan di kalangan masyarakat kita, belum banyak ada. mari sosialisasikan sikap rela menolong sesama. dan hapuskan birokrasi IGD untuk hal-hal yang darurat(menyangkut nyawa manusia), untuk setiap rumah sakit.
--- On Tue, 9/16/08, bakar yogya <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: bakar yogya <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [indofirstaid.org]: tragedi pasuruan To: "Palang Merah" <[EMAIL PROTECTED]>, "IndofirstAid" <[email protected]> Cc: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED] Date: Tuesday, September 16, 2008, 2:15 PM 21 orang meninggal karena antri pembagian zakat sebesar 30 ribu nyawa pun jadi taruhan, maksud baik jadi petaka. seandainya muzaki/pemberi zakat mengantisipasi dengan baik, atau mungkin ada orang yang bisa melakukan pertolongan pertama dengan baik, atau ada orang yang bisa menghubungi ambulance/menghubun gi instalasi kesehatan dengan cepat, atau pada saat itu ada relawan yang lewat. mungkin korban meninggal atau luka 2 bisa ditangani dengan baik atau mungkin jika........ ......... ......... ???????!! !!!!?!?!? [EMAIL PROTECTED] $%$%^^&**

