PMI Distribusi Hygiene
Kit dan Terpal untuk Korban Banjir dan
Longsor Cilacap
Palang Merah Indonesia
(PMI) Daerah Jawa Tengah mendistribusikan bantuan darurat berupa paket hygiene
kit dan terpal masing-masing 230
paket untuk korban banjir dan tanah longsor di Kecamatan Karangpucung,
Cimanggu, dan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (4/2).
“Bantuan darurat ini
kita berikan untuk para korban yang rumahnya rusak berat sehingga tidak bisa
ditinggali serta yang masih tergenang air,” kata Muhammad Nashir, Kepala Bidang
Humas PMI Daerah JawaTengah.
Di Kecamatan
Karangpucung, PMI mendistribusikan bantuan untuk 326 jiwa warga Desa Pamulihan
yang menjadi lokasi terparah terkena dampak longsor. Distribusi barang bantuan
di Kecamatan Cimanggu diberikan kepada para korban longsor di empat desa, yaitu
Desa Negarajati, Bantarpanjang, Cilempuyang, dan Cibalung. PMI mendata terdapat
69 rumah rusak berat di empat desa tersebut.
Sementara itu PMI juga
mendistribusikan bantuan untuk para korban banjir di Desa Mulyasasri (Dusun
Rajasari dan Dusun Bojongsari) dan Desa Mulyadadi (Dusun Sidamulya dan Dusun
Bojongjati). Akibat genangan air yang masih tinggi, mayoritas korban banjir
kini mengungsi di rumah-rumah panggung dan sekitar tanggul sungai.
“Ketinggian banjir di
dua desa ini masih berkisar 1 hingga 1,5 meter sehingga warga banyak yang
mengungsi di rumah-rumah panggung, sekitar tanggul sungai, maupun di gedung
olahraga setempat,” jelas Wahyu Adiwiharso, Staf Bidang Penanganan Bencana PMI
Cabang Cilacap.
Ditambahkannya, distribusi
bantuan di Desa Mulyasari dan Mulyadadi dilakukan PMI dengan menggunakan perahu
karet bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap.
PMI Cabang Cilacap
menurunkan 8 relawan Satgana (Satuan Siaga Penanganan Bencana) dan 1 unit truk
yang dikerahkan dari PMI Daerah Jawa Tengah untuk melakukan distribusi bantuan
bagi korban banjir dan longsor hari ini.
Data asesmen PMI
menyebutkan hingga saat ini para korban banjir di Kecamatan Karangpucung,
Majenang, dan Cimanggu masih membutuhkan bantuan sembako dan obat-obatan.
“Kebutuhkan kami taksir untuk sekitar 1.800 jiwa,” kata Muhammad Nashir.
Untuk
informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:H. Thobari HR, Ketua Bidang PB PMI
Daerah
Jawa Tengah, Hp. 0813 255 34858 atau
Wahyu Adiwiharso, Staf Bidang Penanganan Bencana PMI Cabang Cilacap, Hp. 0815
429 866644. Kontak Media: Muhammad Nashir, Hp. 0815 751 50066.
Apakah wajar artis ikut Pemilu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers.
http://id.answers.yahoo.com