----- Forwarded Message ---- From: Palang Merah Indonesia <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, March 4, 2009 1:59:47 PM Subject: [PMI-news] PMI dan PT Telkom Gelar Donor Darah Besar-Besaran Press Release Tuesday, March 03, 2009 PMI dan PT Telkom Gelar Donor Darah Besar-Besaran Palang Merah Indonesia (PMI) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menggelar kegiatan donor darah massal serentak di 51 kota yang menjadi lokasi kantor PT Telkom di Indonesia, Selasa (3/3). Donor darah dalam rangka hari ulang tahun ke-9 Serikat Karyawan Telkom (Sekar) ini menargetkan hingga 8 ribu pendonor yang merupakan karyawan PT Telkom dan masyarakat umum di 51 kota tersebut. Ketua Umum PMI, Mar’ie Muhammad beserta Sekretaris Jenderal PMI, Iyang D. Sukandar, hadir untuk membuka kegiatan yang dipusatkan di kantor PT Telkom di Bandung. Pada sambutannya Mar’ie Muhammad mengucapkan terima kasih kepada para donor darah sukarela yang senantiasa ingin membantu dalam bidang kemanusiaan. “Penghargaan harus kita berikan kepada masyarakat yang telah mau secara sukarela menyumbangkan darah mereka. Saya ucapkan terima kasih kepada para pendonor sukarela. Karena kita harus ingat, bahwa darah itu tidak bisa dibeli dimana pun,” kata Mar’ie Muhammad.. Sementara itu Vice President Public and Marketing Communication PT Telkom, Eddy Kurnia, mengatakan pihaknya ingin menjadikan kegiatan donor darah sebagai tradisi yang berkembang di tengah masyarakat. “Melihat maraknya masyarakat yang mendonor, kami harap kegiatan donor darah dapat menjadi semacam life style atau budaya di masyarakat,” ujarnya. Untuk pusat donor darah di Bandung ini, PMI menurunkan hingga 70 unit velbed beserta 70 personil. Para personil terdiri dari tenaga dokter, petugas pengambil darah, dan staf administrasi yang dikerahkan dari Unit Transfusi Darah Cabang (UTDC) Kota Bandung, Subang, Garut, Sumedang, dan Kabupaten Bandung. Dari 8 ribu pendonor yang ditargetkan, 1.000 di antaranya ditargetkan di kota Bandung. “Untuk kegiatan hari ini kami memang menargetkan 1.000 donor darah sukarela, meski kami menyediakan hingga 2 ribu kantong darah. Jadi kalau memang masih ada masyarakat yang ingin donor darah, kami tentunya akan menerima. Intinya, kami tidak akan menolak masyarakat yang ingin donor darah,” kata dr. Chaerul, Kepala UTDC Kota Bandung. Tidak seperti biasanya, kegiatan donor darah kali ini juga didukung oleh sistem informal on line yang terintegrasi secara nasional melalui aplikasi SIDORA atau Sistem Donor Darah. Sidora adalah sebuah sistem informasi untuk mencatat administrasi kegiatan donor darah. Sistem ini dibuat dengan mengacu pada standar operasi prosedur kegiatan donor darah yang diterapkan di UTDC Kota Bandung. “Mengingat banyaknya proses yang harus dilakui pada kegiatan donor darah, maka sistem ini akan mengatur proses antrian pendonor, berisi kegiatan administrasi pencatatan di setiap tahapan, dan juga memberi pelaporan tentang kondisi kegiatan donor darah yang sedang dilakukan,” jelas Eddy Kurnia. Ketua Umum PMI Mar’ie Muhammad menegaskan, dengan adanya sistem informasi donor darah ini, diharapkan kegiatan donor darah dapat menjadi lebih transparan dan mudah dikelola dalam skala besar. Ke depan jika dibutuhkan, sistem ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh PMI untuk diberlakukan secara nasional. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:MR. Aswi Reksaningtyas, Kepala Divisi Komunikasi Markas Pusat PMI, Tlp. 021-799 2325, ext. 222 atau Ria Thahir, Kepala Sub Divisi Humas Markas Pusat PMI, Tlp. 021-799 2325, ext. 201. Kontak Media: Aulia Arriani, Hp. 0816 795 379. E-mail. p...@palangmerah. org

