----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


NINDJA News, 1999.2.2.

'Kerjasama ekonomi':
Menko Indonesia minta dukungan Jepang karena defisit

Harian Mainichi, 19 Januari 1999

Pada tanggal 19 Januari Menteri Perdagangan dan Industri Yosano Kaoru
berunding dengan Menko Ekuin Indonesia, Ginanjar, yang sedang
berada di Jepang. Menko menyatakan bahwa defisit anggaran keuangan tahun
depan akan menjadi sekitar  $ 9 milyar dan meminta dukungan dari Bank
Dunia, Bank Pembangunan Asia dan Jepang untuk $ 5 milyar dari itu. Menko
menekankan bahwa defisit akan bertambah karena penuangan dana resmi
kepada lembaga keuangan dan bisa dipandang permintaan dukungan ini
berdasarkan Gagasan Baru Miyazawa. Selain ini Menko menyatakan juga
menaruh perhatian besar terhadap pinjaman dalam bentuk yen dengan bunga
pinjaman khusus yang baru dimulai untuk mendukung penataan prasarana Asia.

Menko Indonesia minta dukungan untuk menutup kekurangan anggaran keuangan
Kyodo, 19 Januari 1999

Menko Indonesia, Ginanjar, yang datang ke Jepang pada tanggal 19
Januari, dalam perundingan dengan Menteri Perdagangan dan Industri Yosano
Kaoru, mengharapkan Jepang, Bank Dunia dan Bank Pembangunan
Asia (ADB) membantu dana untuk menutup kekurangan $5 milyar dari kekurangan
perkiraan sekitar $9 milyar pada anggaran keuangan tahun 1999 dan
meminta dukungan untuk memanfaatkan gagasan dukungan terhadap Asia, yang
jumlah seluruhnya $30 milyar sebagaimana diusulkan  Menteri Keuangan Miyazawa
Kiichi. Menteri Perdagangan dan Industri Yosano Kaoru mengharapkan
pemberian informasi seperti misalnya prospek neraca pembayaran
luar negeri untuk masa depan dan menekankan bahwa pemberian informasi
secara aktif terhadap negara donor akan menjadi syarat untuk menunjukkan
sikap orientasi ke depan. Menko menyatakan maksud meminta dukungan
pinjaman dalam bentuk yen dan pinjaman khusus dalam bentuk yen, sebagaimana
dinyatakan PM Obuchi Keizo "Kami berharap dapat melanjutkan
diskusi, karena memiliki niat ke arah itu."

----------
NINDJA <[EMAIL PROTECTED]>
Network for Indonesian Democracy, Japan
Hinoki Bldg. 3F, 2-1 Kanda Ogawamachi Chiyoda-ku Tokyo 101-0052 Japan

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 2 Feb 1999 jam 11:14:50 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke