---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk RATIH ABAIKAN PERINTAH PANGAB DILI (MateBEAN, 5/2/99), Pernyataan Menhankam/Pangab RI, Jenderal Wiranto untuk melucuti senjata dari satuan Wanra dan Ratih di Timor Timur di tentang keras Ketua DPRD Tk I Timor Timur Armindo Mariano Soares. Dalam wawancaranya dengan Radio BBC Seksi Indonesia Selasa (2/2) pukul 20.00 WIB, Armindo menyesalkan pernyataan Pangab yang hendak melucuti senjata dari satuan Wanra dan Ratih di Timor Timur. Menurutnya, tindakan tersebut akan sulit dipatuhi karena kehidupan rakyat Timor Timur akan terancam oleh tindakan teror kelompok pro-independence. "Sebelum melucuti senjata dari satuan-satuan Wanra dan Ratih, ABRI lebih dulu harus melucuti senjata Falintil yang ada di hutan," tegas Armindo kepada wartawan BBC. "Jika hal ini tidak dituruti, maka saya yakin bahwa para Wanra dan Ratih tidak akan pernah menyerahkan senjatanya," lanjut Armindo Mariano yang juga merupakan teman dekat Prabowo Subiyanto, mantan Danjen Kopassus itu. Sementara itu, sumber dari timor Timur melaporkan bahwa satuan-satuan Wanra dan Ratih yang dipersenjatai ABRI telah mengklaim beberapa kabupaten di perbatasan sebagai tempat untuk memulai gerilya bila keputusan dari pemrintah Indonesia tetap melepaskan timor timur dari wilayah RI. Mereka telah berencana untuk menguasai kabupaten: Ambeno, Ainaro, Suai dan Liquica sebagai basis perlawanan mereka. Untuk rencana tersebut, salah satu pemimpin Ratih, Joao Tavares telah memaksa penduduk di perbatasan untuk mengungsi ke wilayah NTT dengan dalih bahwa akan terjadi perang saudara di Timor Timur. Diperkiarakan sekitar 5.000 pucuk senjata telah dibagikan oleh Abri kepada satuan-satuan para militer tersebut. Sumber alin menyatakan bahwa angka 5.000 terlalu kecil bila melihat banyaknya kelompok yang terdapat di Timor Timur. Dengan asumsi bahwa di setiap kabupaten terdapat satuan Ratih yang berbeda dan setiap satuan terdiri dari 700 atau 800 personil maka di 13 kabupaten jumlah senjata bisa mencapai 9.000-10.000 pucuk. Sebagaimana diketahui bahwa di setiap kabupaten terdapat satuan paramiliter yang mempunyai nama berbeda. Misalnya di Lospalos ada Tim Alfa, Baucau dengan Tim Saka-nya, di Viqueque dengan Tim Makikit, di Liquica dengan Tim Halilintar, Ainaro dengan Tim Mahidin. Ada kecurigaan dari beberapa pengamat, bahwa tindakan seperti ini bertujuan untuk menjadikan sejumlah kabupaten tersebut sebagai Jalur Gaza, Tepi Barat dan Dataran Golan di Palestina. Sebuah rekayasa untuk membuntukan proses penyelesaian.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Feb 1999 jam 09:57:29 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
