----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Wednesday 10 February 1999 15:20 UTC



** XANANA GUSMAO DIPINDAHKAN KE RUMAH KHUSUS

** ROHANIWAN BUDAYAWAN YB MANGUNWIJAYA TUTUP USIA

** KAPAL BARANG INDONESIA TENGGELAM DI LAUT CINA SELATAN

** UNI SOVIET MENDESAK BELANDA MENYERAHKAN IRIAN JAYA

** TOPIK GEMA WARTA: ADA APA DI BALIK PERSETERUAN ABRI-BAKIN?




* XANANA GUSMAO DIPINDAHKAN KE RUMAH KHUSUS
Pemimpin perlawanan Timor Timur, Xanana Gusmao Rabu ini dipindahkan dari
LP Cipinang ke rumah khusus di Jalan Percetakan Negara VII/47, yang
dijaga ketat. Gusmao menyatakan akan tetap melanjutkan perjuangan
kemerdekaan Timor Timur, yang sudah berlangsung selama 20 tahun. Xanana
Gusmao dipenjara lima tahun di LP Cipinang, dan atas desakan masyarakat
internasional diberi perlunakan hukumaan, hingga bisa berpartisipasi
dalam penyelesaian damai masalah Timor Timur. Senin dan Selasa kemarin
Menteri Luar Negeri Ali Alatas dan rekannya Menlu Portugal Jaime Gama
membicarakan masalah Timor Timur di New York, Amerika Serikat. Masih
belum ada persetujuan mengenai cara untuk meminta pendapat rakyat
TimTim, karena pemerintah Jakarta menolak diadakannya referendum.


* ROHANIWAN BUDAYAWAN YB MANGUNWIJAYA TUTUP USIA
Rabu kemarin pukul 14.10 Yusuf Bilyarto Mangunwijaya meninggal dunia
dalam usia 69 tahun. Romo Mangunwijaya, novelis, rohaniwan, budayawan,
dan arsitek, terkenal tidak hanya karena karya-karya tulisnya, tetapi
juga karya-karya kemanusiaan, seperti pembangunan kawasan kumuh Kali
Code, bantuan kepada korban pembangunan Waduk Kedungombo, dan kepada
rakyat miskin lainnya. Nama Romo yang dulu pernah menjadi Tentara
Pelajar ini, belakangan semakin terkenal. Wilayah kegiatan, minat dan
produk pemikirannya merambat ke segala bidang. Warisan yang ditinggalkan
bukan hanya karya-karya tulis novel-novel besar seperti Burung-Burung
Manyar, dan karya arsitektur seperti Jalan Malioboro di Yogyakarta,
tetapi juga karya ilmu pengetahuan, budaya dan politik. Warisan yang
ditinggalkan juga berupa karya-karya monumental kemanusiaan, karena ia
sangat mengayomi rakyat miskin. Meski banyak kehebatannya, tetapi
Mangunwijaya merasa tetap sebagai guru. Sebagai pastor Keuskupan Agung
Semarang, kegiatannya adalah membina Yayasan Edukasi Dasar di Mrican,
Yogyakarta yang menitikberatkan perhatian pada pendidikan.


* KAPAL BARANG INDONESIA TENGGELAM DI LAUT CINA SELATAN
Sebuah kapal barang Indonesia yang mengangkut 330 orang penumpang,
tenggelam di Laut Cina Selatan. Sedikitnya 280 orang dinyatakan hilang,
demikian Harian Kompas. Sebuah kapal barang lain yang kebetulan berlayar
didekatnya berhasil menyelamatkan 19 orang, termasuk kapten kapal, yang
kemudian dibawa ke ibukota Kalimantan Barat, Pontianak. Kecelakaan ini
terjadi Sabtu lalu, antara Pulau Tambelan dan Pengiki, yang terletak 200
kilometer di barat laut Pontianak. Kapal barang kayu ini digunakan
sebagai kapal feri dan tidak mempunyai ijin untuk mengangkut penumpang.
Mesin kapal rusak sewaktu dalam perjalanan dari Kuala Sambas di
Kalimantan Barat menuju Riau, dan kemudian tenggelam karena dihantam
gelombang besar. Regu Angkatan Laut Indonesia masih mencari korban yang
mungkin selamat.


* UNI SOVIET MENDESAK BELANDA MENYERAHKAN IRIAN JAYA
Penyerahan kekuasaan Irian Jaya dari tangan Belanda kepada Indonesia,
tahun 1962, adalah juga atas desakan pemerintah Uni Soviet. Menurut
dokumen yang berada di arsip Moskow, yang keasliannya dibuktikan Rabu
ini, angkatan laut Uni Soviet sudah bersiaga di depan pantai Irian Jaya
untuk melakukan invasi. Enam kapal selam dan 400 tentara Uni Soviet,
bersama-sama dengan pasukan TNI, ditugaskan untuk mengakhiri
pemerintahan Belanda di Irian Jaya. Awal Agustus 1962 kapal-kapal Uni
Soviet dikirimkan ke perairan sekitar Irian Jaya. Dua minggu kemudian
pemerintah Belanda secara tiba-tiba mencabut keberatan atas penyerahan
kekuasaan kepada pemerintah Presiden Soekarno. Ketika itu hanya
diberitakan bahwa Belanda menyerahkan Irian Jaya atas desakan politik
Amerika Serikat.


* MASIH ADA ANGGOTA IOC YANG TERLIBAT SKANDAL SUAP
Kemungkinan masih ada 10 anggota Komite Olimpiade Internasional, IOC,
yang juga terlibat dalam skandal suap Olimpiade Musim Dingin di Salt
Lake City, Amerika Serikat. Sampai sekarang ke-10 orang tersebut tidak
pernah menjadi bahan pembicaraan. Demikian laporan komisi etis Komite
Organisasi Amerika Serikat. Sebelumnya 14 anggota IOC dituduh menerima
uang pelicin atau praktek terlarang lainnya. Lima diantaranya diskors
dan empat lainnya mengundurkan diri secara sukarela. Anggota IOC dari
Belanda, Anton Geesink, mendapat teguran keras. Pemimpin penyelidikan
skandal korupsi menyatakan, IOC harus menyeleksi calon anggotanya dengan
cara lain. Sejak didirikan tahun 1894, IOC berhak memilih sendiri
anggotanya, yang sebagian besar memegang jabatan selama beberapa puluh
tahun.


* SENAT AMERIKA MELANJUTKAN DEBAT PROSES PEMECATAN CLINTON
Rabu ini, Senat Amerika Serikat melanjutkan debat prosedur pemecatan
atau impeachment Presiden Bill Clinton. Para senator secara tertutup
akan merundingkan bentuk teguran resmi kepada presiden. Sejumlah senator
Partai Republik yang menentang Clinton mengancam akan memblokade
rancangan tersebut. Mereka menginginkan agar Senat mengambil suara untuk
memecat Clinton, tetapi sampai sekarang tidak dicapai persyaratan dua
pertiga suara yang diperlukan. Kamis atau Jumat mendatang para senator
akan memberikan suara atas dua tuduhan terhadap Clinton, yaitu tuduhan
berdusta dibawah sumpah, dan menghalangi jalannya sidang pengadilan.
Kedua tuduhan ini berhubungan dengan pernyataan Bill Clinton mengenai
skandal seks dengan mantan pegawai magang Gedung Putih, Monica Lewinsky.


* 10 ORANG TEWAS AKIBAT BADAI SALJU DI EROPA
Jumlah orang yang tewas akibat salju longsor di Pegunungan Alpen,
Perancis, meningkat hingga 10 orang. Semua korban adalah warga Perancis.
Regu penolong masih melanjutkan aksi pencarian korban lain yang mungkin
selamat. Kecelakaan ini terjadi Chamonix. Tiga desa hancur, dan sebagian
besar rumah tinggal hancur diseret badai salju. 20 orang penduduk, 17 di
antaranya yang cedera berhasil diselamatkan dari bawah timbunan salju.
Juga diberitakan salju longsor di tempat-tempat lain di Pegunungan
Alpen. Di Swis, ratusan penduduk terpaksa diungsikan karena ancaman
salju longsor di wilayah Wallis dan Berner Oberland. Sementara tentara
Austria akan mencoba kembali menyelamatkan 250.000 turis yang terjepit
diantara wilayah bencana. Salju longsor menyerang tempat-tempat bermain
ski di Austria Utara, teramsuk wilayah populer Sankt Anton, Lech dan
Ischgl.


* IRAK MENYERUKAN PANDUDUKNYA UNTUK MOBILISASI
Media resmi Irak berseru kepada semua penduduk negeri itu untuk
bermobilisasi, sehingga bisa mempersiapkan diri bagi kemungkinan
serangan baru Amerika Serikat. Penduduk Irak akan mendapat pendidikan
militer yang berlangsung selama satu bulan, dimulai bulan Maret
mendatang. Menurut Irak, tahun lalu, lebih dari satu juta penduduk, baik
pria maupun wanita, mengikuti pendidikan militer, ketika eskalasi krisis
inspektur senjata PBB. Sejak serangan udara Amerika-Inggris bulan
Desember lalu, masih belum diselesaikan konflik di wilayah larangan
terbang atau 'no-fly zones' di Irak Utara dan Selatan. Bagdad menamakan
patroli udara di wilayah ini melanggar hukum, dan bersumpah akan
menembaki setiap pesawat patroli dengan senjata penangkal serangan
udara.


* PERTEMPURAN ANTARA ERITREA DAN ETHIOPIA BERLANGSUNG TERUS
Pertempuran antara Etiopia dan Eritrea masih terus berlangsung, walaupun
masyarakat internasional berseru kepada keduanya supaya mengadakan
gencatan senjata. Konflik perbatasan ini pecah Sabtu lalu, dan kedua
negara menuduh satu dan lainnya memulai pertempuran. Presiden Amerika
Serikat, Bill Clinton, serta Dewan Keamanan PBB berseru kepada kedua
negara untuk meletakkan senjata. Bulan Mei tahun lalu juga pecah
pertempuran antara Eritrea dan Etiopia. Bulan November lalu Uni Eropa
mengajukan sebuah rancangan perdamaian yang memerintahkan tentara
Eritrea untuk keluar dari wilayah yang berhasil dikuasai setahun
sebelumnya. Tetapi Eritrea menolak usulan tersebut.


* ADA APA DI BALIK PERSETERUAN ABRI-BAKIN?
INTRO: Gara-gara BAKIN melontarkan ide untuk merubah nama ABRI menjadi
APRI, yaitu angkatan perang Republik Indonesia, maka tugas intelijenpun
banyak disorot sejumlah mantan perwira ABRI. Lebih lanjut laporan rekan
Syahrir dari Jakarta:

Isyu bom yang bakal diledakkan di Mal Kelapa Gading, tempat berkumpulnya
warga etnis Cina di Jakarta Utara akhirnya menjadi kenyataan. Meski
dijaga puluhan petugas sejak pagi hari, namun pada Selasa malam, sebuah
bom meledak juga di taman depan Mal tersebut. Sehari kemudian, hari
Rabu, tokoh kemerdekaan Timor Timur Xanana Gusmao dipindahkan dari
penjara Cipinang ke rumah tahanan kecil di seputar penjara Salemba. Pers
Jakarta kemarin memberitakan bahwa IMF sudah menyetujui kucuran dana
tambahan sebesar tiga milyar dollar. Namun Presiden Habibie tetap tidak
mampu menahan kemerosotan ekonomi Indonesia yang dalam keadaan terjun
bebas, "terburuk sepanjang abad ini", ujar seorang pakar ekonomi.

Sementara itu, gejolak politik yang tadinya masih berkisar di luar
pemerintahan, kinipun sudah mulai merembes ke dalam pemerintahan
Habibie. Pertentangan kelompok HMI dan ICMI di DPR RI kinipun sudah
terjadi di departemen-departemen, bahkan, konon, di dalam kabinet.
Demikian menurut sebuah sumber. Akbar Tanjung bentrok dengan Syarwan
Hamid. Tanri Abeng bertengkar dengan Muslimin Nasution. Kelompok
Ginandjar dengan kelompok Adi Sasono.

Memang, Presiden B.J. Habibie sampai sekarang masih harus bergumul dalam
empat masalah yang menonjol selama pemerintahannya yang baru sembilan
bulan ini. Empat masalah itu adalah krisis ekonomi, gejolak politik,
gejala disintegrasi, serta aksi kekerasan dan kerusuhan. Keempat masalah
itu tidak berdiri sendiri-sendiri, kata seorang pengamat. Ada korelasi
satu sama lain. Maka untuk memecahkannya perlu diketahui akar
permasalahannya. Keempat permasalahan itu sesungguhnya bersumber pada
mantan presiden Soeharto. Ketika berkuasa ia membiarkan benih-benih
permasalahan itu berkembang. Lalu iapun jatuh karena tak mampu mengatasi
krisis ekonomi, gejolak politik yang parah, aksi kerusuhan sara yang
disulut pengikut-pengikutnya, serta membiaknya benih-benih disintegrasi.

Kini, pemerintahan Habibie harus memikul beban yang cukup berat. Yang
juga dihadapi pemerintahan Habibie adalah pertentangan merah putih
versus hijau royo-royo yang, lagi-lagi, bermula sejak pemerintahan
Soeharto. Pers Indonesia misalnya memberitakan bagaimana sekarang
terjadi perseteruan antara Pangab Jenderal Wiranto dan kepala Bakin
Letjen Purnawirawan Z.A. Maulani. Ini oleh pers Jakarta dinilai sebagai
perseteruan elit ABRI. Zen Maulani yang pernah sangat dekat dengan
Prabowo, tetapi punya ikatan kekeluargaan secara tidak langsung dengan
Presiden Habibie, disebut-sebut sedang menggoyang Pangab Jenderal
Wiranto. Benarkah demikian?

Maulani memang sempat melontarkan ide untuk mengubah nama ABRI menjadi
APRI, Angkatan Perang Republik Indonesia. Nama ini memang pernah harum
namanya pada tahun-tahun awal kemerdekaan. Apalagi pada masa kampanye
pemilu tahun 1955, ujar seorang pengamat. Namun, saran Maulani ditolak
beberapa mantan perwira ABRI. Militer itu bersenjata, jika tidak
berdisiplin nanti bisa kacau, kata Bambang Triantoro, eks Kassospol.
Maka tidaklah mengherankan jika beberapa perwira aktif mulai mengecam
pihak intelijen yang dianggap kurang mampu mengantisipasi kerusuhan-
kerusuhan.

Sebaliknya ada yang berpendapat bahwa Bakin itu berada langsung di bawah
presiden sehingga tidak perlu meminta persetujuan Pangab. Bakin itu
berada di luar struktur ABRI. Yang menjadi pertanyaan sekarang, akan
berlarut-larutkah berbedaan pendapat antara Bakin dengan ABRI? Apalagi
perwira-perwira beragama Kristen yang dahulu sebagian besar taat kepada
Mabes ABRI itu sekarang banyak yang sudah dikeluarkan. Menurut wakil
ketua Komisi I DPRRI, Letjen Rustandi, Wiranto itu sangat demokratis
sehingga ia diterima semua unsur di ABRI. Maka sangat kecil kemungkinan
terjadi perpecahan antara sesama ABRI, katanya kepada pers. Memang, jika
timbul benih perpecahan di kalangan keluarga ABRI, maka hal ini bisa
merupakan faktor gejolak politik yang mengganggu Habibie mengatasi empat
masalah besar yang dihadapinya saat ini. Demikian pengamat tersebut.


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 10 Feb 1999 jam 16:26:33 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke