---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- PROVOKATOR, APAKAH SEBAGAI LAPANGAN KERJA BARU ? Provokator secara tiba-tiba mungkin dapat disebut sebagai lapangan kerja baru, karena tidak sedikit jumlah mereka yang diduga telah menyebar ke berbagai wilayah di seluruh pelosok tanah air. Profesi yang masih misterius itu terus saja diperbincangkan banyak orang terutama aparat keamanan yang hingga kini belum dapat secara hukum membuktikan siapa-siapa figur atau orang yang telah masuk dalam inventarisasi sebagai golongan Provokator dalam berbagai aksi kerusuhan yang terjadi belakangan ini. Ditengah sempitnya lahan pekerjaan sebagai akibat krisis ekonomi dan meningkatnya jumlah pengangguran karena PHK dan sebagainya, memang bukan hal mustahil jika provokator menjadi sebuah lapangan kerja baru yang tentu menjajikan insentif memadai dari kelompok kepentingan politik yang sengaja menciptakan situasi dan kondisi nasional yang kacau balau dalam menyongsong digelarnya Pemilu bulan juni 1999 mendatang. Aksi demonstrasi mahasiswa yang oleh banyak pihak khususnya jajaran Departemen Dikbud sendiri telah mensinyalir adanya pihak sponsor (membiayai), merupakan salah satu bukti bahwa gerakan demonstrasi yang disertai insentif tetap ditambah dengan penyediaan fasilitas konsumsi, kini sudah menjadi lapangan kerja baru. Dengan demikian, Provokator-pun resiko yang ditimbulkannya tentu lebih besar dan berat tentu disertai jaminan insentif yang juga cukup memadai, sehingga sangat potensial menjadi lapangan pekerjaan baru. Dalam konteks ini, mengandung tantangan dan konsekuensi pemerintah untuk semakin peka memberi perhatian dan pemihakan terhadap masalah pengangguran dan ketenaga kerjaan, untuk segera dirumuskan dalam bentuk kebijakan teknis operasional melalui departemen terkait agar tidak menjadi kebijakan yang terlambat. Karena jika terlambat bisa jadi akan dinilai lagi sebagai sebuah manuver politik belaka, dan bukan sebagai kebijakan penyelematan negara dari krisis ekonomi yang terus menenggelamkan rakyat Indonesia dalam kondisi keprihatinan. Reaksi cepat, tegas, adil dan jujur serta transparan dari pemerintah dalam menyikapi fenomena yang berkembang ditengah kehidupan masyarakat khususnya berkaitan dengan ramainya isyu provokator ini, merupakan salah satu agenda penting pemerintah yang perlu dikorelasikan dengan kebijakan bidang ekonomi yang secara teknis terkait dengan sektor tenaga kerja, koperasi dan transmigrasi. Tunggu apa lagi ? silahkan bekerja para Menteri terkait agar tidak dicap oleh rakyat sebagai antek-antek KKN warisan Orde Baru. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Feb 1999 jam 10:08:56 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
