---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- HIMBAUAN KONTRAS TERHADAP SITUASI ACEH Dalam sebuah wawancara dengan reporter TV swasta nasional, ketua Kontras Munir, SH. Menghimbau aparat keamanan melalui Pangab untuk segera mengakhiri operasi Wibawa yang digelar untuk mencari korban aksi penculikan GPK Aceh terhadap beberapa anggota aparat keamanan setempat. Karena telah menimbulkan banyak korban kekerasan, maka Munir mengusulkan agar operasi itu diganti dengan operasi biasa sebagaimana fungsi kepolisian yang ada hingga kini sampai ketingkat kecamatan yang disebut Polsek. Perhatian Munir dan Kontrasnya terhadap masalah Aceh dalam dimensi kemanusiaan patut didukung dan diucapkan terima kasih, tetapi dalam dimensi politik tampaknya terdapat udang dibalik batu. Artinya perlu dicurigai sikap dan prilaku Munir yang tendensius yang selalu konsern terhadap masalah yang melibatkan aparat keamanan, sementara banyak kasus lain yang berdimensi kekerasan dan HAM justru lepas atau tentu sengaja dilepaskan oleh Munir karena tidak terkait dengan kepentingan Kontrasnya. Misalnya kasus Ketapang, Kupang, Ambon dan banyak aksi kerusuhan lain di Luwu-Sulsel dan Kalimantan sama sekali tak tergubris oleh aksi Munir dengan Kontrasnya karena tidak melibatkan aparat keamanan dalam arti aksi itu dipicu oleh gerakan murni massa dari bawah. Tapi jika aksi itu berhubungan dengan aparat keamanan maka Munir dan Kontrasnya pasti tampil sebagai pahlawan pembela rakyat. Tapi rakyat yang mana yang dibela Munir, kitapun sebagai masyarakat awam masih bingung, karena di Ketapang, Kupang, Ambon, Sulawesi dan Kalimantan juga adalah rakyat sebagaimana di Aceh yang perlu disikapi dan dibela hak-hak kemanusiaannya dari tindakan kekerasan yang dilakukan sesama rakyat yang brutal. Apakah Munir dan Kontrasnya benar-benar konsern terhadap masalah kemanusiaan dan kekerasan atau hanya memanfaatkan kondisi politik dengan membentuk institusi untuk suatu tujuan politik, mengundang perhatian kita rakyat awam untuk mencermatinya lebih jauh agar tidak terjebak dengan aksi Munir dan Kontrasnya dalam suatu sikap yang memusuhi aparat keamanan, karena memang patut kita akui bahwa di era reformasi ini terdapat indikasi upaya menimbulkan permusuhan antara rakyat dan aparat pemerintah khususnya aparat keamanan. Mungkinkah Munir dan Kontrasnya adalah salah satu bagian dari upaya tersebut juga masih perlu ditelusuri, namun yang pasti bahwa sumber dana dan sarana yang menunjang kiprah Munir dengan Kontrasnya tentu tidak kecil nilainya dan dari sini mengundang tanda tanya dari mana asalnya, dan siapa sponsornya ? ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Feb 1999 jam 10:09:13 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
