---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Tidak ada jeleknya merayakan Valentine karena valentine itu adalah sebuah perayaan biasa seperti thanks giving atau Labor day, atau seperti hari lahir Ibu Kartini tanggal 21 April dan hari ibu 22 December di Indonesia. Jelas tanpa ragu, malam minggu yg bertepatan dengan malam Valentine kemarin ini saya membeli 2 tiket dance party di Clarion Hotel yang diselenggarakan oleh KSOP, sebuah radio station yang mengorbitkan lembali lagu lagu oldies yang tetap banyak digemari orang sini. Saya tidak mau terjebak dalam issue yang sering membebani pikiran muslim pragmatis yang mengharamkan perayaan Valentine, "karena tidak Islam " atau mengharamkan mengucapkan natal pada hari Christmas karena itu " Budaya Kristen " Sebab kalau anda mau lihat ktp manusia macam Wiseman dan para penyembah Arab lainnya, anda akan melihat bahwa tanggal lahir mereka di ktp mereka juga mengikuti kebiasaan kristen, Nama :Kyai H Moh Wiseman Tempat/ Tanggal Lahir :Kulonprogo ,tanggal 10 Maret 1955 tahun setelah Yesus lahir. Anda bisa lihat sendiri bahwa wiseman tidak pernah menggugat dan datang ke DKI untuk merubah tanggal lahirnya mengikuti tanggalan Islam ( tepatnya tanggalan Arab ) seperti Tempat/tanggal lahir : Kulonprogo, 10 Zulhijah 1343 tahun setelah Muhammad Hijrah ke Madinah. Jadi saya datang dengan ringan ke pesta Valentine.Tidak merasakan beban ketika berdansa dengan Istri, ruangan ballroomnya kecil dan sesak dipenuhi sekitar 200 pasangan. Kebanyakan suami Istri, Musiknya jelas oldies yang di lagukan oleh sebuah band yang sangat enerjik. Di lantai dansa saya melihat seorang marine yang berseragam lengkap mendekap tunangannya dengan erat, di ujung kanan saya melihat pasangan tua yang bergoyang macam anak muda. Ini adalah dansa yang sopan, kawan, tidak ada eritis erotisan. Tidak ada french kiss french kissan di pojokan. Di Lantai dansa, pinggul saya terasa pegal, sekelebat timbul juga pikiran bahwa tulang saya barangkali sudah menua. Musik menghentak dan keringat bercucuran.Sepasang cowboy tua dengan Istrinya yang bergigi renggang nampak menari bagaikan yang punya dunia. Sepasang anak muda berlenggok disamping kami begitu atraktif. Satu group manusia baya membuat lingkaran di ujung lantai bergoyang menikmati lagu Buddy Holly dan Elvis, mereka saling berpegangan tangan, 3 dari mereka berdiri dan meliuk liukan kaki dan tubuh, sedang satunya cuma bisa duduk di kursi roda dan mengoyang goyangkan tangan. Pria lumpuh yang tampan itu nampak kesenangan dan keringatnya juga bercucuran bagai air keran. MC yang bertampang seperti James Wood kadang menghentikan musik untuk memberikan pengumuman dan membagikan hadiah pada pengunjung pesta. Dari Coklat elvis sampai CD oldies, dari tiket bioskop sampai duit 105 dollar diundi dari robekan karcis masuk. Uang yang terkumpul dari penjualan tiket didermakan untuk Boys and Girls Town of Missouri, sebuah tempat penampungan anak yatim piatu dan anak anak terlantar di Grand Street. Di lantai dansa, Vicky nampak lincah, tapi kakinya tidak bisa bergerak mengikuti tubuhnya. urat achilles dia sudah luka sekian lama. 2 minggu lagi dia harus operasi kaki. Di lantai dansa, sekelebat saya ingat Indonesia. Tidak ada bedanya manusia di sini dan di sana, dansa di sini adalah joget dangdut di sana. Tua di sini, tua di sana. Pemusik diatas panggung di sini, pemusik panggung 17 Agustusan di kelurahan saya. Di lantai dansa, saya tidak perduli dengan segala agama. Perayaan Valentine ini adalah bagian dari hidup yang akan saya nikmati. Suatu saat semua hari akan lewat, hidup kitapun tamat. Mengapa mesti terombang ambing dengan mempertanyakan haram atau halalnya sebuah event? Lebih baik kita nikmati semuanya dalam damai, sebelum semua itu berakhir... Hasan Basri ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 15 Feb 1999 jam 19:44:33 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
