----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Friday 19 February 1999 15:50 UTC



** KUBURAN MASSAL DITEMUKAN DI PULAU MINDANAO, FILIPINA.

** DAFTAR MUATAN PESAWAT EL AL YANG JATUH DITEMUKAN.

** NATO TENTUKAN BATAS WAKTU UNTUK PERUNDINGAN KOSOVO DI RAMBOUILLET

** PENANGKAPAN OCALAN SULUT KERUSUHAN BARU DI YUNANI DAN TURKI

** TOPIK FOKUS AKHIR PEKAN: GUS DUR SIAP JADI PRESIDEN KALAU DIKEHENDAKI
ELEKTORAT




* KUBURAN MASSAL DITEMUKAN DI PULAU MINDANAO, FILIPINA
Di pulau Mindanao, Filipina, ditemukan sebuah kuburan massal dengan
lebih dari 50 tengkorak. Kemungkinan para korban itu adalah warga suku
Higanon, yang awal tahun 80-an, dibunuh kaum pemberontak Komunis NPA.
Waktu itu, suku Higanon terlibat konflik dengan pihak pemberontak, yang
akan merebut pulau mereka. Di awal tahun 80-an, NPA dengan tentaranya
yang sebesar 25 ribu orang, merupakan gerakan gerilya terpenting di
Filipina. Sedang sekarang diperkirakan, gerakan itu hanya beranggotakan
7000 orang saja. Kamis kemarin kaum pemberontak NPA menculik seorang
jenderal Filipina. NPA menawarkan pelepasan jenderal tersebut, kalau
pemimpin mereka, Amado Payot, dibebaskan.


* DAFTAR MUATAN PESAWAT EL AL YANG JATUH DITEMUKAN
Setelah lebih enam tahun jatuhnya pesawat pengangkut Boeing milik
perusahaan penerbangan Israel El Al di peluaran Amsterdam, ditemukan
surat-surat pengangkutan yang menyebutkan bagian terpenting muatannya.
Surat-surat tersebut ditemukan di sebuah perusahaan ekspedisi di New
York, dan El Al menyerahkannya kepada Komisi Parlemen Belanda, yang
tengah melakukan penyelidikan terhadap bencana itu. Komisi tersebut
dibentuk guna melacak dengan tepat isi muatan pesawat itu. Sampai
sekarang 20 ton muatannya masih belum jelas. Karena anggota regu bantuan
dan saksi-saksi mata masih banyak mengalami gangguan-gangguan kesehatan,
diduga sebagian muatan tersebut mengandung bahan-bahan beracun yang
berbahaya. Tetapi menurut dokumen yang ditemukan baru-baru ini, muatan
itu hanya berisi komputer, chips dashboard-nya.


* NATO TENTUKAN BATAS WAKTU UNTUK PERUNDINGAN KOSOVO DI RAMBOUILLET
Para peserta perundingan Kosovo di Rambuillet, Perancis, diberi waktu
sampai Sabtu besok untuk mencapai kesepakatan perdamaian. Pakta
Pertahanan NATO mengancam akan melancarkan serangan udara, kalau
kesepakatan itu gagal. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Madeleine
Albright, kembali memperingatkan presiden Yugoslavia, Slobodan
Milosevic, bahwa NATO bertekad akan menyerang sasaran-sasaran Serbia.
Sabtu besok Albright akan pergi ke Rambouillet guna mendesak pihak
Serbia dan etnis Albania untuk menggalang kesepakatan. Sementara itu
pengungsian para diplomat dan pengamat PBB dari Yugoslavia terus
berlangsung, pengungsian ini merupakan persiapan kemungkinan dilancarkan
serangan udara NATO.


* PENANGKAPAN OCALAN SULUT KERUSUHAN BARU DI YUNANI DAN TURKI
Di Yunani dan Turki, demonstrasi pro-Kurdi berubah menjadi bentrokan
kekerasan dengan polisi. Di Ceyhan, Turki Selatan, tiga anggota polisi
penderita luka-luka, dua di antaranya terkena tembakan. Seorang
pengunjukrasa menderita cidera berat, ketika polisi bertindak keras. Di
Izmir, Turki sebelah Barat, puluhan demonstran ditangkap, setelah pihak
polisi dihujani lemparan batu. Dalam demo-demo di Turki Tenggara, polisi
melepaskan tembakan-tembakan peringatan. -- Juga di ibukota Yunani,
Athena, terjadi kerusuhan dalam unjukrasa menentang penangkapan
pemimipin Kurdi PKK, Abdullah Ocalan. Tidak diperoleh keterangan, apakah
dalam bentrokan itu terdapat korban luka-luka. Di Yunani, penangkapan
Ocalan mengakibatkan turunnya tiga orang menteri. Banyak negara Eropa
dalam hari-hari belakangan, mengecam Yunani, karena Athena tutup mulut
terhadap kehadiran Ocalan di Kedutaan besar Yunani di Kenya.


* SEKITAR MUSIBAH PESAWAT AMERIKA MENUBRUK KABEL LIFT DI ITALIA
Tabrakan pesawat olahraga Amerika dengan kabel lift di Italia Februari
tahun lalu, menurut seorang penerbang pesawat itu, disebabkan oleh
kerusakan alat pengukur ketinggian pesawat. Lagipula pandangannya waktu
itu terganggu oleh kabut tebal. Pilot tersebut adalah saksi pertama yang
diperiksa dalam pengadilan tentang kasus kecelakaan itu. Dalam
pengadilan sebelumnya diketahui, pesawat yang sedang melakukan terbang
latihan di lembah Cavalese itu, dinyatakan terbang terlalu rendah dan
cepat. Tetapi pilot itu membantah awak pesawatnya melakukan kesalahan
dan sembrono. -- Akibat kecelakaan itu kereta lift jatuh dari ketinggian
sekitar seratus meter. Keduapuluh orang yang ada di dalamnya tewas.


* UNI EROPA AKAN MENGIRIMKAN LAGI BANTUAN PANGAN KEPADA RUSIA.
Uni Eropa akan mengirimkan lagi bantuan pangan kepada Rusia. Jumat hari
ini, kedua pihak menanda-tangani perjanjian itu. Kamis kemarin di
Moskow, Presiden Rusia Boris Yeltsin, Kanserlir Jerman Gerhard Schroder
dan Ketua Komisi Eropa Jacques Santer, melangsungkan perundingan tentang
kasus tersebut. Bantuan pangan kepada Rusia itu dihentikan beberapa
waktu lalu, akibat sejumlah perbedaan pendapat antara Moskow dan
Brussel, terutama menyangkut kwalitas dan pembagian bahan pangan itu.


* 42 ORANG TEWAS DI KOLUMBIA DALAM PERTEMPURAN ANTARA PEMERINTAH DAN
FARC
Di Kolumbia 42 orang tewas dalam pertempuran yang berkobar antara
tentara pemerintah dan gerakan pemberonta-kiri FARC. Sekurang-kurangnya
12 korban tersebut adalah tentara pemerintah. Bentrokan itu terjadi di
kawasan perbatasan dengan Venezuela, 360 kilometer sebelah Timur ibukota
Bogota. Pemberontak FARC merencanakan serangan terhadap kawasan itu,
yang merupakan jalur pipa minyak penting. Pertempuran tersebut adalah
yang paling sengit, sejak berlangsungnya perundingan perdamaian antara
pemerintah Kolumbia dan FARC, yang dihentikan tiga pekan lalu.


* HUJAN SALJU TEBAL DI ALPEN MASIH MENYEBABKAN BANYAK KESULITAN
Turunnya salju tebal di Alpen masih menimbulkan banyak kesulitan. Di
Swis diadakan jembatan udara bagi para wisatawan olahraga musik dingin
di kawasan Grindelwald, Berner Oberland, diancam bahaya salju longsor.
Para wisatawan itu Saptu besok akan dijemput dengan pesawat-pesawat
helikopter. Di seluruh kawasan Berner Oberland enamratus penduduk harus
diungsikan akibat ancaman salju itu. Masih banyak kampung-kampung yang
terputus hubungannya dengan dunia luar, dan banyak jalan yang masih
belum bisa dilalui. Di Austria Barat juga masih direpotkan oleh salju
tebal. Di kawasan itu sekitar 2000 penduduk hidup tanpa aliran listrik,
karena banyak jaringannya yang terputus. Disebabkan bahaya salju longsor
itu, tempat-tempat olahraga musim dingin, seperti Lech, Galtur dan Sankt
Anton masih belum bisa dicapai.


* GUS DUR SIAP JADI PRESIDEN KALAU MEMANG DIKEHENDAKI ELEKTORAT
Intro: Ketua Umum PB NU dan calon presiden Partai Kebangkitan Bangsa -
Kyai Abdurrachman Wahid, siap jadi presiden kalau dikehendaki elektorat.
Demikian pertama kali ditegaskannya, ketika ditemui Radio Nederland di
Den Haag Belanda, Kamis malam. Gus Dur saat ini tengah memeriksakan
kesehatan serta mengadakan pertemuan dengan berbagai politisi Eropa
dalam perlawatan ke Belgia, Belanda dan Jerman.

Sumber-sumber yang dekat dengan Gus Dur mengatakan, Mantan Pangkostrad
Letjen Purnawirawan Prabowo telah menelpon Gus Dur dari Amman, Yordania.
Prabowo menurut sumber tersebut ingin banget ketemu Gus Dur, tetapi visa
Jermannya sudah habis. Kabarnya Prabowo ingin bertanya kepada Gus Dur
apakah sudah saatnya dia pulang. Tidak jelas, bagaimana jawab Gus Dur.
Yang jelas, Gus Dur lagi merasa diatas angin. PKB dan PDI Perjuangan
bakal menang. Kalau Golkar dapat 10% suara dalam pemilu, itu sudah
bagus. Tetapi mengapa Gus Dur perlu bertandang ke Eropa?

ABDURRAHMAN WAHID [AW]: Ya pertama saya ingin memeriksakan kesehatan
saya, karena setahun yang lalu saya dioperasi, di samping persoalan mata
saya. Jadi, saya pergi ke Leuven di Belgia, di samping itu saya juga di
Negeri Belanda telah bertemu dengan Menteri Kerjasama Pembangunan, juga
dengan Dirjennya. Lalu juga saya bertemu, tadi, dengan salah satu Dirjen
Kementerian Luar Negeri. Di Belgia saya ketemu dengan Tindemans, dari
Parlemen Eropa. Kemudian saya juga bertemu dengan Van den Broek,

RADIO NEDERLAND [RN]: Oh ya, itu Komisaris Luar Negeri Komisi Eropa?

AW: Ya, Komisaris Luar Negeri. Kemudian saya akan ke Jerman. Nah, saya
enggak tahu akan ketemu siapa saja, karena itu diurus oleh Friedrich
Neumann Stiftung. Tadinya, minggu yang lalu, saya dischedulekan
(dijadwalkan, Red) bertemu dengan Kanselir Gerhard Schroder. Ya, tapi
saya enggak tahu, sekarang dengan adanya kasus Kurdi ini, penangkapan
Ocalan segala macem, jadi ya, serba kacaulah semua appointments (janji-
janji, Red.) yang ada.

RN: Tapi, cukup padat ya, tiga hari ketemua begitu banyak politisi. Apa
saja topiknya?

AW: Ya, yang dibicarain soal keadaan di Indonesia. Artinya, persyaratan
rehabilitasi ekonomi itu kan keadaan harus tenang, stabilitas politik
harus terjamin. Ya saya katakan bahwa ada perbaikan-perbaikan di
Indonesia dalam hal ini. Pemilihan umum juga berjalan dengan baik,
persiapannya itu. Ada orang yang tidak setuju dengan cara berpikir saya,
tapi saya pikir ya, kenyataannyalah yang kita lihat. Bahwa sekarang
semua pihak itu ingin agar pemilu itu sukses, jadi berhasil dengan baik.

Saya buat semacam persyaratan, ya. Saya sampaikan kepada Presiden
Habibie soal ini. Yaitu bahwa pemilu harus diadakan di tiga tingkat di
Indonesia. Di tingkat nasional, tingkat satu dan tingkat dua. Kemudian,
kedua, harus diselenggarakan oleh sebuah komite independen, walaupun
terdiri dari pemerintah dan parpol, kalau bisa ormas, tapi kalau enggak
bisa ya enggak apa-apalah. Lalu yang ketiga ya, supaya penghitungan
suara nanti didasarkan kepada tanda tangan para peserta pemilu mengenai
hasilnya itu. Terus yang keempat supaya monitoring (pengawasan, Red.)
internasional dan domestik itu mempunyai keleluasaan untuk bergerak
meninjau hasil-hasil pemilu. Pak Habibie setuju semuanya itu.

Kemudian saya lihat juga keadaan bertambah baik. Umpamanya saja kita
lihat sekarang ada empat pihak yang tampak ingin pemilu ini sukses
dengan baik. Satu pihak adalah birokrasi sipil dan militer. Karena
keseluruhan gaji-gaji mereka, hidup mereka, dari bantuan luar negeri.
Dan bantuan luar negeri tidak akan datang kalau pemilunya tidak berjalan
dengan baik. Yang kedua dari parpol-parpol yang ikut pemilu itu sendiri,
mereka juga ingin kelihatan baik. Walaupun orang pada curiga dengan
Golkar saya malah tidak. Golkar juga ingin dianggap baik, kok.

Lalu yang ketiga ya pihak organisasi selain mengikuti pemilu, seperti
LBH, seperti KIPP, seperti NU, PGI dan segala macem itu kan. Itu
semuanya pada umumnya menginginkan pemilu yang sukseslah, relatif
sukses. Yang keempat moniroting agencies (lembaga-lembaga pengamat,
Red.) itu yang dari luar negeri juga menginginkan adanya pemilu yang
bersih.

RN: Di Eropa ini banyak perhatian untuk membantu, dana maupun
pemantauan, supaya pemilunya jurdil?

AW: Itu yang menjadi masalah. Artinya, apakah cukup jumlahnya itu,
jumlah orangnya dsb. Di kita itu kan sudah setengah juta lebih dari
kotak-kotak suara. Apakah ada monitor yang katakanlah sampai 30.000
orang saja enggak usah jauh-jauh. Kalau bisa jadi ya bagus. Kalau enggak
ya sudah. Tapi enggak apa-apa, yang dari dalam negeri juga sudah bagus.

RN: Tapi ada bantuan dana dari UNDP atau negara-negara Eropa?

AW: Kelihatannya ada.

RN: Sekarang semakin banyak orang Golkar berbicara bahwa memang Habibie
pantas menjadi calon kita, calon Golkar ini.

AW: Persoalannya bukan soal Habibie calon Golkar atau apa. Apakah Golkar
dapat suara, itulah masalahnya.

RN: Belum tentu dapat suara ya, percuma aja ya siapapun calonnya?

AW: Iya.

RN: Berapa perkiraan Gus Dur perolehan suara Golkar?

AW: O kalau Golkar dapet 10% saja sudah bagus.

RN: Jadi sisanya dibagi-bagi PKB dan PDI?

AW: Iya, ada juga untuk partai-partai kecil. Saya rasa PKB dan PDI bisa
mendapatkan 60%, selebihnya ABRI 5%, tinggal 35%, diambil Golkar 10%,
tinggal 25%, nah itulah yang dibagi berame-rame.

RN: Jadi PKB partai terbesar ya?

AW: Iya, PKB dan PDIlah.

RN: Lalu calon-calon presidennya siapa saja?

AW: Ya, macem-macem nanti, tergantung.

RN: Besar kemungkinan Gus Dur ya?

AW: Iya, kalau sembuh ya. Saya sendiri sih enggak pernah mimpi jadi
apa-apa, tapi yang terpenting kalau dipanggil ya harus bersedia, gitu
lho. Ini konsekuensinya demokrasi.

RN: Jadi Gus Dur bersedia apabila memang tiba saatnya gitu?

AW: Apabila dikehendaki.

RN: Dikehendaki oleh rakyat. Tapi, dari segi kesehatan sudah mengijinkan
kan?

AW: Ya mudah-mudahan sudah bisa.

RN: Demikian Abdurrahman Wahid yang menyatakan bersedia menjadi
presiden.


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Feb 1999 jam 16:57:36 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke