---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Tuesday 23 February 1999 16:10 UTC ** DI AMBON LIMA ORANG TEWAS DAN 12 LAINNYA LUKA DITEMBAK ABRI ** KONFERENSI INTERNASIONAL TENTANG HEROINE DIBUKA DI MYANMAR ** ANWAR IBRAHIM MENYATAKAN MENGALAMI PENGANIAYAAN DALAM TAHANAN ** BATAS AKHIR PERUNDINGAN RAMBOUILLET TINGGAL BEBERAPA JAM ** TOPIK GEMA WARTA: BENARKAH HABIBIE INGIN BERSIHKAN ABRI DARI PENGARUH PRABOWO? * DI AMBON LIMA ORANG TEWAS DAN 12 LAINNYA LUKA DITEMBAK ABRI Di Ambon lima orang penduduk tewas dan 12 lainnya luka-luka, ketika ABRI melapaskan tembakan untuk membubarkan bentrokan antara penduduk muslim dan kristen. Delapan orang juga menderita luka-luka akibat tikaman. - Ambon dan sejumlah pulau di provinsi Maluku, sejak pertengahan Januari lalu, menjadi ajang kerusuhan antara penduduk muslim dan kristen, yang mengakibatkan sekurang-kurangnya 126 orang tewas dan kerusakan berat. Selasa hari ini kerusuhan kembali pecah di Batu Merah di pusat Ambon, setelah dua rumah habis dibakar. * KONFERENSI INTERNASIONAL TENTANG HEROINE DIBUKA DI MYANMAR Di ibukota Myanmaar, Rangoon, dimulai konferensi internasional tentang heroine. Pertemuan empat hari itu diprakarsai Interpol. Sejumlah negara Barat, di antaranya Amerika Serikat, Inggris dan Perancis, memboikot konferensi tersebut. Menurut mereka, Myanmaar sendiri, sebagai tuan rumah, adalah satu dari produsen candu terbesar di dunia. Candu adalah bahan dasar untuk heroine. Dalam sambutan pembukaannya, Menteri Dalam Negeri Myanmaar, Tin Hlaing balik menuduh, sebagian terbesar perdagangan obat-bius dikirimkan untuk memenuhi permintaan heroine negeri-negeri Barat. Menurut Tin Hlang, negara-negara Barat ikut bertanggung-jawab atas perdagangan obat-bius tersebut. Kritik lain dari Barat adalah, Myanmar melakukan pelanggaran hak-hak asasi manusia. * ANWAR IBRAHIM MENYATAKAN MENGALAMI PENGANIAYAAN DALAM TAHANAN Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim mengatakan, begitu dirinya ditahan, ia mengalami panganiayaan yang dilakukan oleh seorang pejabat tinggi polisi. Anwar mengatakan hal itu kepada sebuah Komisi Penyelidik. Mantan Wakil Perdana Menteri ditahan pada bulan September tahun lalu, dengan tuduhan melakukan korupsi dan pelecehan seksual. Segera setelah ia ditahan, matanya ditutup dengan kain lalu dipukuli dan ditendangi, demikian ungkap Anwar. Menurutnya, seorang dari mereka yang berada di dalam sel adalah Kepala Polisi Abdul Rahim Noor yang sudah mengundurkan diri Januari lalu. Anwar mengatakan mengenal suara orang itu. * BATAS AKHIR PERUNDINGAN RAMBOUILLET TINGGAL BEBERAPA JAM Perundingan Rambouillet tentang Kosovo hanya tinggal beberapa jam, sebelum batas ultimatum habis. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Madeleine Albright, mengajukan usulan terakhir kepada pihak Serbia dan etnis Albania Kosovo, perundingan bisa dilanjutkan sampai Selasa sore pukul 14.00 waktu Greenwich atau pukul 21.00 waktu Indonesia Barat. Takanan diplomatik berat terhadap pihak-pihak yang bersengketa dalam konflik Kosovo sampai sekarang tidak banyak berdampak. Kendala terbesar adalah penolakan Serbia terhadap kehadiran pasukan Pakta Pertahanan Nato, meskipun presiden Serbia, Milan Milutinovic memperlunak penolakan tersebut. Juga tentang tuntutan etnis Albania untuk referendum tentang kemerdekaan Kosovo belum dicapai kesepakatan. * ABDULLAH OCALAN SELASA INI DIHADAPKAN KE PENGADILAN Pemimpin pemberontak Kurdi Abdullah Ocalan Selasa hari ini diajukan ke pengadilan Turki. Sedang proses pengadilan itu sendiri baru akan dimulai April mendatang. Pihak otorita Turki menuduh pemimpin PKK itu, bertanggung jawab atas kematian 30 ribu jiwa dalam perjuangan kemerdekaan Kurdi. Ocalan menjalani pekan pertama penahanannya di pulau Imrali, Turki, di mana kemungkinan ia juga akan diadili. -- Selasa hari ini Pengadilan Hak-Hak Asasi Manusia Eropa Strassbourg sedang membahas pengaduan yang diajukan Ocalan terhadap Turki. Sejak penangkapan atas dirinya pekan lalu di Kenya, pemimpin Kurdi itu belum boleh berhubungan dengan para pengacaranya yang berasal dari luar negeri. Sementara itu sekelompok pengacara Turki mengajukan diri untuk membela Ocalan. * PERTEMPURAN ANTARA ISRAEL DAN GERAKAN HEZBOLLAH DI LIBANON SELATAN. Di Libanon Selatan tiga orang tentara Israel tewas dan empat lainnya luka-luka dalam pertempuran yang terjadi antara tentara Israel dan gerakan Hezbollah yang pro-Iran. Pertempuran berkobar setelah Hezbollah menembakkan mortir ke arah sasaran-sasaran Israel di tepi zone keamanan yang didirikan Israel. Beberapa jam kemudian, dua pesawat tempur Israel menembakkan rudal-rudalnya terhadap sasaran Hezbollah di sebelah Selatan Lembah Bekaa. Tidak diperoleh keterangan tentang jatuhnya korban. Sejak awal tahun ini, sudah 12 orang tentara Israel mengalami cidera di Libanon Selatan, terutama dalam bentrokan dengan gerakan Hezbollah. * ORANG-ORANG KURDI YANG DITAHAN PEKAN LALU DI DEN HAAG, MOGOK MAKAN. Semua orang Kurdi yang sejak insiden pekan lalu ditahan di Den Haag, melancarkan mogok makan. Hal itu diungkapkan seorang pembela mereka. Mereka berjumlah sekitar 80 orang. Orang-orang tersebut ikut dalam aksi menduduki Kedutaan Besar Yunani di Belanda, sebagai protes terhadap penangkapan pemimpin PKK, Abdulah Ocalan. Menurut para pembelanya, orang-orang Kurdi itu merasa ditipu, karena otorita Belanda tidak menepati janji akan segera membebaskan mereka. * ORGANISASI PBB MENYETUJUI PENANGANAN PECANDU OBAT BIUS DI BELANDA. Organiasi PBB yang mengurusi perjanjian obat-bius internasional, menganggap positif cara penanganan pecandu obat-bius di Belanda. Dalam laporan tahunannya, organisasi itu menyatakan, di Belanda terdapat banyak fasilitas untuk menolong pada pencandu obat bius. Organisasi PBB itu selanjutnya mengatakan, penaruh kepercayaan terhadap eksperimen yang memberikan heroine cuma-cuma kepada para pencandu berat yang sudah lama. -- Organisasi PBB itu juga mengajukan kritik yang mengatakan, pemerintah Belanda harus lebih menunjukkan kepada kawula mudanya, bahwa penggunaan obat-obat itu sangat berbahaya. Dalam laporan itu selanjutnya dinyatakan, Belanda adalah salah satu produsen terpenting pil-pil XTC. * BENARKAH HABIBIE INGIN BERSIHKAN ABRI DARI PENGARUH PRABOWO? INTRO: Kantor berita Reuters kemarin melaporkan, Pangab Jenderal Wiranto akan bertanya kepada mantan Pangkostrad Letjen Purnawirawan Prabowo Subianto tentang perannya pada kerusuhan bulan Mei tahun lalu. Prabowo akan ditanya soal pertemuan tanggal 14 Mei 1998 di Markas Kostrad. Ada dugaan pertemuan tersebut merupakan kegiatan yang menjurus pada pengorganisasian kerusuhan massal itu. Demikian Wiranto di DPR. Menurut Reuters terdapat laporan yang disusun suatu tim bulan November lalu yang menunjukkan tentara terlibat kerusuhan bulan November lalu. Lebih lanjut laporan rekan Syahrir dari Jakarta: KINI banyak pihak di Jakarta bertanya-tanya, kenapa tiba-tiba baik Presiden maupun Pangab mengungkit-ungkit kembali peran Prabowo tahun lalu, padahal Prabowo sudah di Yordania dan, sepintas lalu, nampak tidak berbahaya lagi. Sementara pers menyatakan, Habibie dan Wiranto ingin membersihkan ABRI dari sisa-sisa Prabowo yang dituduh melakukan kerusuhan di mana-mana mulai dari Banyuwangi sampai Ambon dan Singkawang. Tetapi pengamat lain mengatakan, sekarang ini jamannya maling teriak maling. Mingguan ASI menulis 120 orang perwira dukungan Prabowo di Korem-Korem dan Kodim-Kodim akan dimutasi. Ada yang menduga merekalah yang selalu melepaskan kembali para provokator. Memang, kalau pada awal Orde Baru setiap kali setiap kali ada kerusuhan orang menuduh PKI yang mendalanginya, maka, seolah hukum karma berlaku, kini telunjuk selalu diarahkan ke Soeharto atau Prabowo. Tetapi mengapa sebenarnya Habibie serang Prabowo? Menurut pers Jakarta ada beberapa kemungkinan. Ada yang mengatakan, Habibie terpaksa melancarkan serangan itu setelah ada laporan bahwa para pendukung Prabowo ternyata masih ikut bermain dalam berbagai kerusuhan di tanah air. Bahkan diduga kuat, gerakan orang-orang Prabowo tak saja bertarget untuk merongrong kewibawaan Wiranto dan kepemimpinan Habibie, tetapi juga bertarget jangka panjang yakni makar. Dengan pernyataan itu, Habibie mengisyaratkan agar masyarakat memahami jika kemudian dilakukan pembersihan terhadap orang-orang Prabowo di jajaran militer. Tapi mungkin saja Prabowo hanya sebagai kambing hitam. Kemungkinan kedua, bisa jadi pernyataan Habibie itu cuma uji coba untuk mengusut kesetiaan Menhankam/Pangab Jenderal Wiranto, lantaran Habibie kesal terhadap Wiranto yang lamban bertindak dalam menangani berbagai kerusuhan. Wiranto terkesan tak tegas dalam mengatasi persoalan yang membelit Indonesia. Di sisi lain Habibie merasa otoritasnya sebagai presiden terabaikan. Dengan melemparkan pernyataan itu, Habibie ingin menunjukkan kepada masyarakat, bahwa sebagai presiden, dirinya masih memegang kendali penuh. Kemungkinan ketiga yang dikemukakan pers ialah, bisa saja ucapan itu, cuma sekedar manuver politik Habibie. Orang mafhum bagaimana posisi Habibie saat ini. Dia dianggap cuma presiden transisi yang tidak lagi dikehendaki untuk periode berikutnya. Habibie hanya ingin menarik simpati massa dengan menggambarkan betapa berat perjuangannya ketika mulai menduduki kursi presiden. Kemungkinan empat yang dikemukakan mingguan AKSI misalnya, Habibie ingin menegaskan kepada publik bahwa dia memang sudah putus hubungan dengan keluarga Cendana, sekaligus berusaha mengembalikan citranya yang selama ini diobrak-abrik para pendukung keluarga Cendana. Dengan pernyataan itu Habibie ingin memperlihatkan segala kebijaksanaannya selama ini tak ada hubungannya dengan keluarga Cendana. Menurut seorang pengamat Presiden Habibie maupun Menhankam/Pangab Jenderal Wiranto tetap was-was terhadap kekuatan Prabowo. Meski sudah tidak lagi bisa memberi perintah kepada para prajurit di Indonesia, Prabowo masih punya pengaruh lewat orang-orang yang tetap setia kepadanya. Pada gilirannya orang-orang ini berharap suatu saat Prabowo akan "come back" kembali sebagaimana halnya pernah dibuktikan oleh ayahnya Prof. Sumitro pada jaman Soekarno. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 23 Feb 1999 jam 18:05:42 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
