---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- KOALISI PARTAI SAAT INI TELAH DIPERLUKAN DR. AMIEN RAIS - Ketua DPP PAN beberapa waktu yang lalu menawarkan agar untuk menghadang "Pro Status Quo" maka diperlukan KOALISI PARTAI2. Kalau Partai2 yang lahir pada era reformasi ini bisa di himpun dalam suatu Koalisi maka di perkirakan Golkar akan tergusur dan kemungkinan Golkar hanya akan menjadi "oposisi"saja. Namun sebaliknya bila partai2 baru hanya meikirkan ambisi pribadi dan kelompoknya saja dan tidak memikirkan kepentingan nasional yang lebih besar maka di pastikan Golkar akan kembali berkuasa dan dengan demikian pula "Status Quo" masih akan berkuasa sampai dengan lima tahun mendatang. Bila demikian halnya maka Partai2 lain harus menerima secara ikhlas dan barangkali memang inilah kenyataan bahwa memang demikian hasil suatu proses yang telah kita lalui dalam berdemokrasi. KITA tidak boleh mencurigai kalau Golkar memerintah lagi setelah Pemilu mendatang dan kita harus secara ksatria menerima kenyataan tsb.Namun kalau ingin melihat kemungkinan perubahan - perubahan yang cukup berarti maka setiap partai diluar Golkar sudah harus memikirkan "Koalisi".Hilangkan ambisi pribadi,golongan dan lain2 dan alangkah baiknya kalau memikirkan Indonesia Baru di Era mandatang. Tidak ada jalan lain untuk mengalahkan Golkar "kecuali partai2" yang mempunyai Platform yang sama secara Nasional dan alangkah baiknya kita melupakan butir2 perbedaan dalam Platform setiap Partai. KOALISI seharusnya atau sebaiknya telah disepakati oleh partai yang ingi berkoalisi sebelum masa kampanye mendatang ,sehingga kampanye bisa dilakukan bersama atau dilakukan secara terpisah namun dalam mengkampanyekan program barangkali perlu disampaikan kesepakatan atas dasar program bersama partai yang berkoalisi. Kalau Koalisi dibentuk setelah Pemilu maka dikuatirkan Golkar (yang diperkirakan sebagai peraih suara terbanyak) akan mencari Partai untuk berkoalisi. Golkar akan memberikan "konsesi yang lebih baik dari yang seharusnya" bagi partai yang diajak oleh Golkar untuk berkoalisi.Apabila terjadi demikian maka "status quo" masih tetap bertahan. Untuk menghidari ini semua maka saya mengusulkan agar koalisi partai2 sudah harus terbentuk menjelang kampanye seperti yang sampaikan tsb di atas. BEBERAPA partai yang perlu menggalang Koalisi untuk mencegah Golkar kembali berkusa di negeri ini adalah partai2 yang diperkirakan mempunyai "masa pendukung yang cukup besar" baik di pusat maupun di daerah2.Partai2 yang dimaksud adalah PPP, PKB,PAN dan PDI Perjuangan.Apabila keempat Partai ini bisa menggalang kerja sama untuk membentuk suatu "Koalisi Besar" maka Golkar kemungkinan akan terpuruk dari Pemerintahan mendatang. Disamping itu perlu diperhitungkan beberapa partai Islam seperti PBB ,PSI dll, perlu mendapatkan perhatian untuk diajak berkoalisi. Perlu diingat Partai2 kecil lain mempunyai posisi penting dan apabila salah strategi maka Golkar akan mengajak mereka untuk bekerjasama.Perlu diingat pula partai pecahan Golkar kemungkinan akan bergabung dengan Golkar apabila Golkar menawarkan "konsesi" yang lebih menarik. Dan perlu pula diingat bahwa Para pimpinan partai2 pecahan Golkar semuanya adalah keluaran dari Kawah Condro Dimuko Orde Pak Harto. Golongan ini lebih perlu di waspadai dari pada Partai Golkar sendiri. DIPERKIRAKAN, tidak mustahil Golkar akan mengajak partai2 kecil seperti PDI Budi Harjono dan beberapa lainnya yang ingin menggolkan Habibie sebagai Presiden dan yang ingin melindungi / menyematkan Pak Harto dan keluarga dari tuntutan pengadilan . Tidak ada jalan lain bagi Partai2 yang disebutkan diatas untuk segera membentuk Koalisi guna mencegah kembalinya "ORDE BARU" dengan "WAJAH BARU". Pak Harto memang kita maklumi beliau tidak berkeinginan untuk kembali tetapi yang dikuatirkan adalah sistem pemerintahannya yang kemungkinan bisa kembali apabila Partai2 lain tidak bisa menghadang Golkar. Tulisan ini hanya merupakan analisis dari suatu rangkuman komentar dari tulisa2n saya di media ini. Terima kasih. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Feb 1999 jam 03:37:15 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
