----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Jangan biarkan teroris bermarkas di bumi Nusantara,

Kita ketahui dari berbagai media bahwa para warga dan diplomat Australia
sedang mengalami tekanan bahkan ada yang telah meninggalkan Dili karena
ancaman para milisi pro integrasi. Para pemimpin milisi  berada di
Jakarta ketika Menlu Australia sedang berkunjung dan menerima faks
berisi ancaman tersebut.

Bukankah tindakan ini sama saja dengan teroris di belahan dunia lainnya?
Apakah pemerintah RI akan membela dan menampung para pemimpin teroris
paramiliter ini di Jakarta dgn bantuan ABRI mereka di tempatkan di hotel
dan hidup mewah? Di manakah harga diri kita sebagai suatu bangsa, tapi
justru menampung teroris apalagi pemimpinnya yang jelas-jelas telah
memberi ancaman kepada warga asing? Apakah kita akan mengorbankan
hubungan luar negeri kita hanya untuk membela kedua pemimpin teroris
seperit Canciu dan Euriku?

Para pemimpin bangsa RI sebaiknya lebih baik memikirkan kepentingan
bangsa dalam hubungan dengan dunia luar tampa harus mengorbankan
kepentingan rakyat Indonesia. Para pemimpin teroris Timor Timur tersebut
sebaiknya di usir jika tidak kelak mereka akan membawa petaka yang lebih
berat bagi bangsa dan negara kita tercinta ini.

Mereka adalah kriminal dan penjahat yang digolongkan teroris dan tak ada
tempat bagi mereka di bumi nusantara. Mereka telah menggunakan
kesempatan perjuangan rakyat Timor Timur untuk mencari popularitas dan
jabatan di Indonesia. Apakah ABRI juga akan tetap mendukung kedua oknum
teroris tersebut? Kita sekali lagi harus malu jika sampai mereka
bertindak sebagai teroris di bumi nusantara. Sekali lagi, kita punya
harga diri sebagai negara dan bangsa di Indonesia.

Ibnu Fajar

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 27 Feb 1999 jam 03:52:29 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke