----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: iwans

Jajak Pendapat (Polling)

Untuk mengetahui kecenderungan keinginan masyarakat, baik tentang figur
pemimpin maupun institusi politik yang diinginkan, Jajak Pendapat
(Polling) cukup representatif dilakukan. Dan dibawah ini diangkat
kembali beberapa hasil Jajak Pendapat yang telah dilakukan oleh beberapa
lembaga secara garis besar.

Polling I :

Penyelenggara : Soegeng Sarjadi Syndicated, bekerja sama dengan
Laboratorium Ilmu Politik FISIP UI. Jumlah Sampel : 1.000 responden di 5
wilayah Jakarta berusia diatas 17 tahun. (sampling error 3 %).
Metodologi : (1) Waktu : Dari tanggal 13 - 16 Juli 1998, (2) Teknik
Sampling : Kerangka sampel
ditentukan dari buku telepon dengan teknik systematic sample (sampel
sistematis). Abjad pertama dipilih secara random (acak) kemudian
ditentukan interval untuk memilih abjad berikutnya. Besar sampel yang
ditarik 1.000 orang responden utama ditambah dua responden cadangan
untuk setiap responden utama. Jadi total sampel yang ditarik berjumlah
3.000 responden. (3) Pertanyaan Yang Diajukan : Siapa figur yang pantas
menjadi presiden setelah Pemilu 1999 dan Kebijakan presiden Habibie ?
(4) Rencana Tindak Lanjut : Jajak pendapat akan diulang kira-kira 3
bulan kemudian.

Hasil Polling :

Tentang figur yang pantas jadi presiden pasca Pemilu 1999 : Dr. Amien
Rais = 12,8 % (128 responden) dan Megawati Soekarnoputri = 11,3 % (113
responden).

Polling II :

Penyelenggara : Laboratorium Ilmu Politik FISIP UI dan Soegeng Sarjadi
Syndicated. Penanggung
Jawab : Dra. Valina Singka Subekti, MSi. (Kepala Laboratorium Ilmu
Politik FISIP UI). Jumlah Sampel : 4.925 responden di 9 kota besar (DKI
Jakarta, Surabaya, DI Yogyakarta, Banda Aceh, Medan, Ujung Pandang,
Pontianak, Denpasar, Kupang). Menado, sebelumnya termasuk kota yang di
survei, namun karena keterlambatan transportasi menyebabkan kuesioner 75
responden tidak dimasukkan dalam analisis. Metodologi : (1) Waktu : Dari
tanggal 5 - 11 Agustus 1998, (2) Teknik Sampling : Pengambilan sampel
dilakukan dengan metode probabilita acak sistemis berdasarkan buku
petunjuk telepon. Responden berusia 17 tahun keatas diwawancarai melalui
telepon. Sampling error 0,04 %. (3) Pertanyaan Yang Diajukan a.l. :
Partai pilihan responden, Pendapat tentang sistem kepartaian, dan Masa
depan Golkar.

Hasil Polling :

1. Jika pemilu diselenggarakan pada hari ini, partai politik apa yang
akan Anda pilih :

   Kategori                                  Frekuensi               %

1. Partai yang dipimpin Megawati         780                15,6
2. Partai Golkar (Akbar Tanjung)         252                 5,0
3. Tidak akan memilih pada pemilu
    1999                                            214
4,3
4. Partai yang dipimpin Amien Rais       211                 4,2
5. Partai Persatuan Pembangunan         165                 3,3
6. Lihat dulu programnya                     127                 2,5
7. Partai yang dibentuk warga NU
   (PKB)                                             74
1,5
8. Rahasia                                           45
0,9
9. Partai Bulan Bintang
   (Yusril Ihza Mahendra)                      29                 0,6
10. PDI pimpinan Soerjadi                    16                 0,3
11. PUDI (Sri Bintang Pamungkas)        15                 0,3
12. Partai yang sama dengan agama
      saya
13                 0,3
13. Tergantung siapa pemimpinnya          4                 0,1
14. Partai Tionghoa                               2                 0,0
15. Akan bikin partai sendiri                   2                 0,0
16. Partai SUNI (Abu Hasan)                 1                 0,0
17. Tidak tahu                                    2.186            43,7
18. Tidak menjawab                             789             15,8

Polling III (Telepoling RCTI) :

Dalam rangka HUT RCTI ke-9 selama sepekan berturut-turut (tanggal 10-14
Agustus 1998), RCTI
mengadakan Dialog Interaktif dimana pemirsa bisa memberikan masukan
melalui telepon dengan tema Bersatu Bangun Bangsa. Dialog ini membahas
berbagai masalah aktual yang saat ini sedang dihadapi bangsa. Selain
bersifat interaktif, dialog ini juga dilengkapi dengan Jajak Pendapat
Telepoling. Jajak Pendapat ini kami sebut telepoling karena menjaring
responden melalui telepon. Atas kerjasama dengan Hacicom, sebuah
provider yang bergerak di jasa premium call, maka dalam waktu relatif
singkat bisa menjaring responden dalam jumlah yang relatif banyak.
Setiap hari dalam durasi total 60 menit, rata-rata sebanyak 2000
responden berhasil dijaring dalam jajak pendapat telepoling ini. Salah
satu pertanyaannya adalah : Siapa tokoh yang mampu mempersatukan bangsa?

No.     Nama Tokoh                 Frek/
1.     Megawati Soekarnoputri        2.693 (35,6 %)
2.     Dr HM Amien Rais              2.362 (31,4 %)
3.     Prof Dr BJ Habibie                850  (11,3 %)
4.     Wiranto                                 579 (7,7 %)
5.     Abdurrahman Wahid               263 (3,5 %)
6.     Lain-lain                                775 (10 %)

Sumber : Hasil Jajak Pendapat Telepoling RCTI, Agustus 1998

Polling IV (masih berlangsung) :

Versi TEMPO Interaktif. Pertanyaan yang diajukan : Beberapa partai sudah
mencalonkan pimpinannya sebagai Presiden pada S.U. MPR hasil pemilu
nanti. Selain itu, beberapa tokoh juga disebut-sebut layak  sebagai
Presiden. Apakah anda akan memilih salah satu dari calon tersebut, atau
punya pilihan lain ?

Hasil polling :

1. Amien Rais              - 1.091 (42,5 %)
2. Megawati                 -   561 (21,8 %)
3. Sri Sultan HB X       -   263 (10,2 %)
4. BJ Habibie               -   243 (  9,5 %)
5. Abdurrahman Wahid -  109  (  4,2 %)
6. Wiranto                   -    62  (2,4 %)
7. Lain-lain                  -   241 (9,4 %)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 27 Feb 1999 jam 04:30:10 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke