---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- MBAK MEGA CALON PRESIDEN RI KE-4 ? Tak mungkin kita menyangkal kalu Mbak Megawati yang Ketua PDI Perjuangan itu adalah Calon Presiden RI ke-4, karena hampir setiap hari media massa cetak dan elektronik memberitakan hal itu. Pendek kata Megawati bak Jago PDI yang dielus-elus untuk tampil sebagai Satria Piningit. Karena dielus-elus, maka Mbak Mega-pun cenderung banyak diam, walau di sana-sini terjadi huru hara yang telah mengorbankan banyak jiwa rakyat Indonesia, padahal katanya Mbak Mega sangat berpihak kepada rakyat. Apa diamnya karena takut salah omong dan ketahuan kemampuannya yang serba terbatas dalam menganalisis masalah dan lingkungannya ataukah memang Mbak Mega tak mau pusing dengan rakyat Indonesia yang sedang sekarat saat ini sayapun masih bingung. Tapi tentu akan lebih bingung lagi kalau nanti Mbak Mega betul-betul tampil sebagai Presiden yang ogah ngomong dan membiarkan rakyat terus mati bergelimpangan. Calon presiden siapa sebenarnya Mbak Mega ini..? sebab kalau calon Presiden seluruh rakyat RI, maka tentu ia akan banyak terlibat setidaknya memberi sumbangan pemikiran dan jalan keluar dalam mengatasi permasalahan rakyat Indonesia saat ini. Tapi kenapa Ia diam saja..? Apakah Mbak Mega calon Presiden Koran atau TV ? entahlah. Tapi yang pasti rakyat Indonesia yang sudah menderita ini tentu akan tetap bisa memiliki kemampuan untuk membedakan dan menilai secara jujur siapa sebenarnya yang layak menjadi pemimpin mereka, sebab tak mungkin mereka pilih orang yang sama sekali tidak membela dirinya karena, karena takut salah dan takut kelihatan kelemahannya. Padahal yang namanya Perempuan memang selalu berada pada posisi lemah dan tak mungkin lebih berani dari kaum Lelaki. Wanita tetap saja berada dalam harkat kewanitaan, kecuali jika Mbak mega sudah menjelma sebagai Wanira alias Wanita Pria. Tapi mungkinkah konstitusi kita membenarkan pemimpin RI yang berjenis kelamin ganda ? Tergantung bagaimana nanti tema kampanye PDI perjuangan yang pernah berkongres dengan mempraktekkan Gaya Orde Baru karena menampilkan Calon tunggal Ketua Umumnya. Katanya kongresnya demokratis, tapi yang dilakoni adalah praktek gaya otoriter. Inikah yang diebut kejujuran..? terserah rakyat menilainya. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Mar 1999 jam 10:16:58 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
