---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: KALIJAGA SERAYU Sikap perbedaan SARA yang ditumbuhkembangkan oleh rejim orde baru, sekarang telah menjadi buah yang matang dan telah dipanen oleh beberapa kejadian seperti Ketapang, Kupang, Ambon & Sambas. Perang antar agama di Ambon, adalah penyakit lama yang meledak dahsyat karena tindakan orang yang tidak punya tanggung jawab moral terhadap sesama manusia dan melupakan Tuhan. Perang agama di Ambon sudah berlangsung sejak dulu, hanya letupan-letupan kecil itu dapat diredam tidak menjadi letusan dahsyat seperti sekarang. Mengapa bisa seperti ini? Dalam kondisi serba sulit seperti ini, banyak orang mencari kesempatan u/ memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuan pribadinya. Entah itu tujuan politik atau tujuan yang lain. Yang jelas orang-orang seperti ini tidak punya rasa sebagai manusia. Dia sudah menjadi binatang yang berotak manusia, sehingga dia lebih sadis daripada binatang pemangsa. Dia telah memangsa ratusan bahkan ribuan manusia lain u/ menggendutkan egonya. Sadarlah kalian yang di Ambon, entah itu Muslim atau Kristen kalian sedang diperalat. Kalian saat ini sedang dimakan oleh seorang "'kanibal super hiper sadis". Hentikan segala pertikaian yg tidak berguna ini. Apa yg kalian dapatkan dari perang ini? Kematian, kesedihan, dendam, & angkara? Tidakkah kalian bisa hidup tenang berdampingan? Tidakkah kalian ingin menikmati enaknya nasi dengan tenang? Hentikan semua pertikaian. Aku sedih melihat kalian 'gelut' (berantem) seperti anak kecil berebut mainan. Kesedihanku bukan untuk kalian seagama denganku, tapi untuk kalian manusia. Semoga kalian mendengar suaraku yang lemah ditimpa gemuruh sungai serayu. SERAYU BERGOLAK. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 3 Mar 1999 jam 08:53:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
