----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

P e r j a l a n a n    I m a j i n e r


Maka setelah hampir 10  tahun lamanya tinggal di
di seberang benua, tahun 2002 Saya akhirnya
tidak tahan membendung homesick menemui
tanah air tercinta, Saya memutuskan pulang walau
apapun yang terjadi. Seenak enak saya di sini,
sebetah betahnya saya menikmati denyut denyut
hidup yang berlalu,pengalaman indah yang memperkaya
jiwa,selalu ada titik bosan yang tidak bisa dihindarkan.
Maka sayapun bertekad p u l a n g...

tidak ada yang berubah dari Indonesia ketika pesawat
SIngapore Airways yang mendarat di Jakarta. Dari
jendela. Dari ketinggian pesisir pantai di pesisir utara
pulau Jawa makin menghitam dan kotor, Teluk Jakarta
makin nampak berlumpur, dan dari kejauhan saya
melihat jalan jalan kecil padat mebelah perkampungan
dengan rumah rumah bergenteng dan seng.Ketika
roda pesawat menyentuh landasan air port Cingakareng,
saya menarik napas lega. Tuhan, saya akhirnya berada
di sini, di bumi kelahiran ini. Saya bersiap siap untuk
menikmati Indonesia yang berubah, ya sebuah perubahan
sosial yang unik. Jelas perubahan yang bagus bagus
yang saya harapkan di benak, kata orang,negara Indonesia
sejak tumbangnya Suharto, keadaannya makin baik,
aman, tenteram dan makin mencuat perokonomiannya.
Manusianya pun makin punya prinsip dan tidak mudah
dibeli.Memikirkan ini, saya berjalan ke arah boot Imirasi
sambil tersenyum senang.

Tapi senyum saya kandas, ketika sang petugas yang bertampang
seperti preman  pasar itu membawa saya ke kantornya di pojokan.
Dia bilang saya masuk ke Indonesia secara Illegal karena slip
keberangkatan 10 tahun yang lalu itu hilang. Saya bilang, mengapa
masuk negara sendiri saya harus legal ? " Ini peraturan International"
Katanya,Ketika saya bilang bahwa orang Amerika, Australia dan
negara negara lainnya kok nggak perlu memperlihatkan " surat
keberangkatan" seperti itu, petugas ini langsung mengancam "
akan memulangkan saya "  Saya bertanya balik kemana?"
Amerika bukan negara saya kok?" dia menjawab " sudah sudah
kasih saja uang disepensasi sebesar 50 dollar "

30 menit pertama di tanah air,dompet saya sudah mulai menipis,
kekayaan saya menguap 50 dollar. Tapi saya masih tetap optimis,
mungkin memang peraturannya sudah berubah, pikir saya dalam
hati.

Saya terperanjat melihat kakak perempuan beserta
suami dan ke dua anaknya yang menyambut saya
diluar pintu terminal. Mengapa mereka nampak masih
kelihatan begitu miskin? Dan astaga, kenapa si Risa,
keponakan saya yang sekarang sudah berangkat remaja
rambutnya menipis ?  mungkin lantaran kurang gizi..

Saya juga terperanjat ketika naik Taxi bersama rombongan
keluarga, Jakarta nampak makin kotor dan semrawut.
Manusia berjejalan di jalanan seperti semut.
Semua wajah nampak stress, maki memaki makin
terbiasa diantara sesama manusia. Pelacur berjualan
diri di siang bolong setiap pojok pinggiran kota.

Indonesia di bawah kepemimpinan presiden Adi Sasono
beserta wakilnya Wiranto   sukses memperkaya para
Konglomerat pribumi dan arab karena yang saya
lihat melintas dengan mobil Roll Royce dan BMW
seri 10, adalah wajah wajah coklat dan hidung mancung.
Di antaranya bahkan ada yang bersorban bak nabi nabi.

selain sukses mempermiskin manusia yang memang
sudah  miskin yang bertebaran dalam mikrolet dan kopaja
? Dimana para cina? astaga...mereka menghilang dari ibu kota?


Abang ipar saya bilang, Cina dibawah pemerintahan
AS memang dikandangkan dalam 2 pulau bernama
Buru dan Nusakambangan. Mereka di didik oleh para
serdadu muslim militan " Cinta Pribumi "bekerja sama
dengan Abri dan ormas pam swakarsa dalam satu kamp
untuk mengkaryakan mereka agar lebih nasionalis dan
Panca Silais, Islam sebagai agama negara secara
indokrinasi di paksakan pada mereka.
Cina yang tidak mau masuk Islam setelah dididik 6 tahun,
bisa memilih " mau menetap lebih lama di pulau tercinta,
atau dipulangkan menemui kuburan nenek moyangnya
di Nanking sana ( Abri dengan senang hati membawa
mereka pulang, untuk di terjunkan ke tengah laut )

3 Hari setelah beristirahat, saya berangkat naik taxi
menemui teman teman lama dan orang orang
yang saya kenal. Ada yang tetap sama
kondisinya dan ada yang telah berubah sesuai
dengan perjalanan waktu:

Sumantri tetap menjadi satpam PLN
Asep, pengangguran
Ucup, preman kebayoran lama
Agus, mati ditikam tetangga.
Slamet,tetap menjadi polantas yang gila duit.
Henny, bekas pacar beranak 4 dan janda.
Astri, bekas pacar menikah dengan Pengusaha Arab.
Debby ,bekas pacar sekarang jadi tkw di Malaysia.
Berny, teman sekelas di SMA yg kaya, jadi konglomerat.
Benyamin, teman cina, mati dibakar massa  waktu kerusuhan.
Pak Bambang, guru matematik di SMP mati kurang gizi.
Om Amir, tinggal di gubuk dekat kali krukut.
Neneng, cewek gebetan yg sexy sakit jiwa.
Aweh, teman kencan yang kece,menjadi perek monas.
Pak Iwan, Guru bahasa Inggris di smp, jadi kernet
Bowo, jagoan smp 38, jadi germo.
Idir,Hendra,Anong,Cecep mati di gebukin polisi.

Saya termenung di depan warteg Pak Dul yang
sekarang sudah menjadi puing puing.
Kenapa orang pada bermiskinan dan Bermatian?

Jakarta penuh dengan warna hijau kuning, lambang
partai baru " koalisi Islam & Gokar" Kabarnya Megawati
yang sebenarnya memenangkan pemilu tahun 1999,
tapi dinyatakan tidak sah, sekarang dia menginap di
rumah sakit sumber waras, disana dia tetap merasa
memimpin orang orang merah yang kurang waras,
dan sebentar sebentar di awal pidato pada pasien
merah dia akan biling " Bapak saya Sukarno lho..,
Bapak saya itu,,Sukarno lho "

Amien Rais diangkat menjadi ketua DPR  karena
prestasinya yang baik dalam menipu dan menggagalkan
reformasi mahasiswa, tokoh ICMI ini menggantikan
Akbar Tanjung yang sekarang menjabat mentri urusan
"keamanan Islam " sedang Harmoko adalah juru kampanye
partai yang merangkap menjadi Menpolkam.

Agama resmi cuma yaitu Islam, Kristen, Budha dan Hindu
ditambah dengan agama baru bernama Sapta margaisme
yang bertuhankan Pangab. Diantara agama resmi itu,
cuma Islam yang boleh melakukan peribadatan masal.
Selainnya, mereka boleh merayakan hari hari religi memang,
asal bukan ditempat keramaian, alias di hutan hutan...

Dollar melejit kursnya menjadi 30.000. Mentri keuangan
Abdul Qadir Jaelani bilang, itu bagus untuk tabungan
para jutawan. Sedang Fuad Bawazir yang kembali
menjadi Dirjen Pajak, mengenakan pajak Islamisasi
pada masyarakat. Pajak itu sebesar 40 persen personal
Income. Orang orang Arab seperti yang di krukut dan
para Habib karena masih keturunan nabi mendapat
dispensasi sebesar 35 persen.

Hijau dan kuning dimana mana. Anak anak sekolah nampak
layu.Manusia bertumbangan setiap kali bergantungan
dalam bisa kota karena kurang enersi dan gizi, jatuh
di aspal dan  beberapa dihantam bajaj turbo.

Habibie telah lama mangkat, dibalik botak yang kelihatan
jenius itu terdapat kanker otak, seperti Hitler yang diakhir
hidupnya terserang sakit jiwa lantaran penyakit gonorrhea
(spilis) Habibie mati dengan kena gangguan penyakit
" IPTNcomplex" Di akhir hidupnya dia berteriak dalam
bahasa Jerman " Aku ahli pesawat. Aku Ahli pesawat"
Crakkk...Mr Crack itu akhirnya kepalanya benar benar crak
ketika dia terjatuh di lantai Karaoke Club.

Irian masih dibawah jajahan Indonesia. Saham Freeport
sekarang sudah di Islamisasi oleh Gus Dur, seorang mentri
Agama bermata Moshe Dayan dengan tutup mata terbuat
dari sutra Persia.

Timor Timur tidak jadi merdeka.Mereka telah menjadi islam.
Islam di Aceh jadi merdeka. Mereka mati semua...

Bahasa Arab menggantikan bahasa Inggris yang hukumnya
wajib di semua sekolah dan universitas.

Setiap koran harus mencantumkan Assalamuaiakum
di awal tulisan dan laporan.

Film Film Barat lenyap. Berganti dengan Film Film
asal Mesir dan Sudan. Brad Pitt sudah lama tenggelam,
sekarang Abdulah Harabi dan Ali Akbar menjadi idola.

Perempuan harus pakai jilbab atau mati

Kaligraphi menjadi seni nasional, dan karena ajaran
Islam mengharamkan seni lukis yang menggabarkan
sosok manusia, alam dan binatang seperti dalam
Kaligraphi, maka ASRI di jogja dibubarkan, berganti
menjad PSKN, Pusat Seni Kaligraphi Nasional.

Setelah seminggu saya mulai tidak tahan,
saya percepat kepulangan saya kembali ke Amerika.
Indonesia jauh dari apa yang saya harapkan.
Sekarang Indonesia telah menjadi negara agama.
Dimana mana mereka menyembah agama.



Di Airport cingkareng, ketika saya check in,
saya bertemu si mas Imigrasi itu kembali.
Dan lagi lagi saya di kamarkan , kali ini dia
ber tiga dengan teman temannya.

Saya tidak bisa terbang, kata dia
" Karena saya tidak punya ijin meninggalkan
Indonesia  dari Departemen Iman Islam pimpinan
Zainudin MZ," Ketika saya sanggah bahwa saya ini
Islam, dia mengancam " Jangan pura pura islam ,
Kita kan tahu orang yang tinggal di Amerika semua
orang kafir " Dan ketika saya bersikeras menekakan
bahwa saya Islam sambil mengucapkan Shalawat
berkali kali , kali ini mereka mengancam untuk
me nusakambangkan saya bila tidak membayar
" Pajak Iman Muslimin " sebesar 200 dollar.
Belum ditambah Fiskal yang oleh Fuad Bawazir
di kenakan sebesar 1000 dollar bagi setiap
orang yang akan berpergian keluar negeri.

Hati saya berdebar debar ketika pesawat
yang membawa saya pergi dari negeri ini
bergerak di landasan pacu..Dalam seminggu
telah ribuan dollar kandas untuk urusan pajak
Iman dan Islam, belum dirampok polantas dan
Supir taxi,

Ketika pesawat menggemuruh take off,
Saya brdiri dari kursi, Sang Pramugari menghardik
saya untuk tetap duduk dan memakai sabuk pengaman,
Tapi saya berdiri untuk mengekpresikan hati
dan untuk meneriakan ,

" Allahu Akbar...Merdeka !!!!"


Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 9 Mar 1999 jam 03:25:37 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke