---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: JAGAKALI SERAYU Assalamu'alaikum................ Beberapa hari ini berita anggota dewan yg minta pesangon santer bermunculan di koran. Ada yg anggota dewan propinsi minta pesangon 1.000.000.000. (pikirnya masih jaman SDSB, lotere kali yaaa). Saya yg orang kecil dan bodoh nggak bisa membayangkan duwit segitu banyaknya kayak apa yaaa, darimana duwitnya yaa??? Ada lagi anggota dewan yang Malang, minta dinaikin haji......Inget mbah... naik haji pake minta duit rakyat kayak gitu nggak bakalan mabrur.....malah bisa mabur ke kubur.... Katanya anggota dewan mewakili rakyat. dulu gembar-gembor waktu kampanye ngomongnya mau ngurusi rakyat, sekarang rakyat lagi susah begini malah duwit rakyat malah digerogoti buat ngisi perut sendiri yg udah gendut kayak kuali item. Waktu kampanye dengan partainya yg tiga warni, dengan mengorbankan ratusan nyawa anak muda yg kelindes truk atau digebukin polisi mereka janji janji muluk. Partai ini janji mau itu, partai itu janji mau ini kalau menang. Setelah duduk di kursi empuk, kursi yang dibeli dari duwit rakyat mereka sengaja lupa dan melupakan diri. Sekarang gayeng kampanye mulai lagi, partainya banyak sekali. sampai pak Pami yg tukang becak teman mancing saya bingung tujuh bunderan. Apa sih yang dicari partai-partai ini. Membela rakyat? Mewakili rakyat? Mewakili umat? Mewakili anak muda? Atas nama demokrasi? Bullshit, tai kucing, goroh.... "NGGEDEBUS.SSSSS........BUSSS...." kata Jalal si tukang batu yang jarang dapat borongan. So....buat apa kita pilih partai ini itu buat apa pemilu yg ngabisin duwit rakyat milyaran..... buat apa kampanye...kalau ngganggu si Kampleng sopir angkot saat mencari rejeki....dan tentu kampleng lain yg terganggu mengais rejeki..... Buat apa partai kalo orangnya yg dipilih sama semua...... Oportunis bajingan........ yg mengaku pahlawan.......... kesiangan.... VIVA NGGAK MILIH...... (nggak pake golput lagi, ntar dikira golkar..) Wassalam.......... dari padas serayu ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 19 Mar 1999 jam 10:27:35 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
