----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

****************************************************************************
Adi Sasono Bantah Pemerintahan Habibie Hanya Hamburkan Uang
****************************************************************************
Reporter: Sigit Widodo
detikcom - Jakarta, Menteri Koperasi dan PPK, Adi Sasono, membantah tudingan
yang mengatakan pemerintahan Habibie hanya menghambur-hamburkan uang.
Bantahan ini dikelurkan Adi menjawab pertanyaan wartawan sebelum mengikuti
sidang kabinet terbatas bidang Kesra dan Taskin di Bina Graha Jakarta, Rabu
(17/3/1999).

Menurut Adi, justru angka pekerja meningkat pada masa pemerintahan Habibie.
Adi menganggap orang yang melemparkan tuduhan itu tidak atas dasar
penelitian. "Jadi saya kira omongan begitu nggak usah ditanggapi," ujar Adi.

Adi juga membantah tuduhan bahwa program ekonomi rakyat adalah salah satu
penghamburan uang. Menurut Adi jumlah kredit macet pada pengusaha besar
mencapai Rp 700 triliun dari total kredit Rp 930 triliun. Sedangkan pada
pengusaha kecil dan koperasi hanya mencapai 5 persen dari total Rp 31,9
triliun. "Dari data ini kita tahu siapa yang menghamburkan uang, kan?"
ungkap Adi.

Orang yang menuduhkan hal ini menurut Adi adalah kekuatan lama yang selama
ini menerima hak-hak istimewa dan para pakar yang selama ini menjadi
konsultan perusahaan yang sekarang bangkrut. "Mereka ini tentu saja ingin
mempertahankan kepentingan dan hak-hak istimewa ekonominya," ujar Adi. "Oleh
karena itu, kita tidak boleh terpengaruh kelompok yang pada dasaranya memang
anti rakyat," lanjut Adi.

Adi juga menuntut bankir-bankir yang kabur ke luar negeri diminta kembali
dan dihukum. Menurut Adi keadilan dan hukum harus ditegakkan. "Kalau pencuri
dikejar-kejar dan dipukuli, mengapa pencuri uang negara puluhan triliun
dibiarkan saja?" tanya Adi.

Betul, kenapa dibiarkan saja?

Hak Cipta ) detikcom Digital Life 1999
********************************************

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Mar 1999 jam 10:34:12 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke