----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

From: kuku

Hai teman2 seperjuangan yang cinta keadilan dan kejujuran, mari kita
cari manusia pengecut, penfitnah, penuduh, pembohong, koruptor,
penghisap darah rakyat dan negara, lintah darat, pemeras, penipu, dan
perampok probosutejo saudara tiri dari $oeharto, lalu kita seret
badannya ke lapangan terbuka yang banyak dikunjungi rakyat dan disana
kita rajah badannya hidup-hidup lalu kita pancung kepalanya sebelum dia
menghembuskan napas tersengal-sengal terakhirnya, setelah darah muncrat
dari leher tertebasnya kita cepat-cepat siram dengan cukak dan jeruk
nipis yang banyak ke leher buntungnya agar dia bisa merasakan perih dan
ngilunya perut rakyat indonesia yang sekarang kelaparan karena kekayaan
negaranya telah di hisap habis oleh dia dan keluarganya. Ini semua untuk
menghindari dan menyetop mulut busuknya agar tidak lagi bercuap-cuap
ngawur dan angkuh seenaknya, tiap kali dia ataupun keluarga cendana
ketahuan belang busuknya oleh rakyat langsung saja dia dengan begitu sok
dan angkuhnya seolah-olah dia itu turunan ningrat atau malaikat yang
sedang memberi penjelasan kepada baturnya secara ngawur dan seenaknya
seperti semua orang itu bodoh, dan buta. Lalu dengan sangat sombongnya
dia langsung berusaha mengalihkan perhatiaan massa dengan melemparkan
tuduhan kosong dan bohong alias fitnah pada orang lain agar semua orang
bingung dengan subject baru dan lupa atas semua dosa-dosa besar tak
terampuni yang telah dia lakukan selama 40 tahun lebih ini terhadap
rakyat dan negara.
    Kita jangan termakan oleh pembodohannya yang bodoh, MARI KITA SERBU
RUMAHNYA DAN KITA SERET RAMAI-RAMAI SELURUH ANGGOTA KELUARGANYA DAN KITA
RAJAH RAMAI-RAMAI LALU KITA PANCUNG KEPALA JELEK probosutejo SI PENGECUT
ITU DAN KITA TANCAPKAN PADA UJUNG BAMBU RUNCING LALU KITA ARAK BERAMAI2
DARI SABANG SAMPAI MERAUKE AGAR KEPALA BUSUKNYA BISA MELIHAT DAN
MENYAKSIKAN SENDIRI DARI DEKAT PENDERITAAN YANG TELAH DIALAMI OLEH
RAKYAT INDONESIA. TUBUHNYA YANG BUNTUNG TANPA KEPALA ITU KITA
PUTUS-PUTUS DAN LALU KITA MAKANKAN KEPADA BUAYA AGAR SESUAI DENGAN
KELAKUANNYA SELAMA INI YANG SEPERTI BUAYA SELALU BERUSAHA MENIPU RAKYAT
INDONESIA, LALU KITA BAKAR RUMAH NYA BESERTA SELURUH ISINYA DAN JANGAN
ADA YANG LOLOS AGAR TIDAK MENODAI TANAH AIR INDONESIA DENGAN
KENISTAANNYA, BARULAH INDONESIA BISA BERSIH DARI NODA YANG SELAMA INI
MENEMPEL BAGAIKAN BENALU LENGKET TERUS UNTUK MENGHISAP DARAH TANAH,
RAKYAT DAN NEGARA!!! HIDUP INDONESIA, JAYALAH INDONESIA SETELAH ITU.
     Ingat tanggal 28 Maret 1999, jam 8.00 pagi kita semua berkumpul di
lapangan banteng, jakarta lalu dengan berjalan kaki kita menuju rumah
lintah dan benalu probosutejo, teman-teman jangan lupa untuk membawa
bambu runcing dan batu untuk merajah dan menusuk kepala probo.
sampai jumpa!

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 22 Mar 1999 jam 10:25:17 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke