----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

From: Herry Rajasa

Cinta Segitiga Pak Try -Edy Sudrajat Diungkap
------------------------------------------------------------------
detikcom, Jakarta. Benarkah Try Sutrisno dan Edy Sudrajat berseteru dan
terlibat cinta segitiga? Adalah Tabloid Warta Republik yang memberitakan hal
itu. Dan, karena laporannya itulah, maka mantan wapres Try Sutrisno berang
dan melaporkannya ke Polda Metro Jaya, Senin (28/12) siang.

Cinta segitiga itu, dimuat Warta Republik (tabloid dua mingguan) edisi
pertengahan November. Dalam laporan sehalaman itu, ditulis bahwa antara
kedua jenderal itu terlibat asmara dengan perempuan bernama Naning.

Bagaimana sampai cerita itu muncul, adalah karena Naning tiba-tiba datang ke
redaksi Warta Republik. Tabloid yang tidak terkenal itu, tiba-tiba sampai ke
tangan mantan Wapres Try Sutrsino. Lalu melaporlah Pak Try ke Polda dengan
menuduh tabloid itu sebagai penyebar fitnah.

Gugatan itu disampaikan oleh kuasa hukum Try Sutrisno, Amir Syamsudin SH.
Dan siang tadi, Husein Majelis, pemred Warta Republik sudah datang ke serse
Polda Metro Jaya. Untuk selanjutnya, Jenderal (Purn) Edy Sudrajat akan
dipanggil sebagai saksi, rencananya pekan depan.

Husein Majelis dalam penjelasannya menyatakan menolak bahwa pihaknya
menyebar kabar bohong. "Orang pelapornya datang ke kantor, kita tidak
menebar kabar bohong, pelapornya jelas," katanya tentang kedatangan wanita
yang dikabarkan sebagai rebutan Pak Try dan Edy Sudrajat.

"Kita justru menegakkan kebenaran. Sumbernya jelas ada," tambah Husein.
Ketika ditanya mengapa tidak melakukan konfirmasi ke Pak Try atau Edi
Sudrajat, diakui itu memang tak dilakukan. Tapi, katanya tak mudah untuk
mendapatkan wawancara orang seperti Pak Try.

Rumor hubungan antar ketiganya sebenarnya sudah pernah muncul puluhan tahun
lalu, tapi terhapus ketika ternyata antarkeduanya justru rukun-rukun saja.
Bahkan antara Pak Try dan Edi seperti kakak adik saja. Ketika Try jadi
Kasad, Edi wakilnya. Begitu pula ketika Try jadi Pangab, Edi jadi Kasad -nya
yang selalu saling kooordinasi.

Bahkan, ketika Edi mencalonkan diri sebagai ketua umum Golkar bersaing
dengan Akbar Tanjung beberapa waktu lalu, Try Sutrisno lah orang paling
depan dan getol untuk menggolkan Edi. Meski akhirnya gagal.

Tapi, akankah berita warta Republik itu mengandung kebenaran? Ataukah
sekadar isapan jempol, pengadilanlah yang akan menentukan. Atau kasus ini
tak akan ke pengadilan? Hanya pihak yang bertikai saja yang tahu.

Best regards--:)Herry

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Dec 1998 jam 16:15:37 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke